Menuju konten utama

BMKG: Gempa M 5,1 Guncang Sarmi, Papua, Tak Berpotensi Tsunami

Daryono menyebut gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa yang terjadi pada 16 Oktober 2025 lalu dengan kekuatan M6,6.

BMKG: Gempa M 5,1 Guncang Sarmi, Papua, Tak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi Gempa. FOTO/Istockphoto

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik yang terjadi di Sarmi, Papua, pada Minggu (18/10/2025) pukul 09.52 WIB. Gempa bumi itu berkekuatan magnitudo M 5,1 dan tidak berpotensi tsunami.

“Hasil pemodelan menuniukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam keterangannya, Minggu (19/10/2025).

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,01° LS; 138,95° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 28 Km Tenggara Sarmi, Papua pada kedalaman 10 km. Daryono menyebut gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Anjak Mamberamo.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar-naik (oblique thrust fault),” katanya.

Guncangan dilaporkan dirasakan di wilayah Sarmi dengan skala intensitas II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Selain itu, Daryono menyebut gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa yang terjadi pada 16 Oktober 2025 lalu dengan kekuatan M6,6.

“Hingga pukul 10:15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan ada 120 kejadian gempabumi susulan (aftershock). Gempabumi susulan terbesar tercatat dengan magnitudo M5.1 dan terkecil M2.2,” kata Daryono.

BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kata Daryono, warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher