Bisnis Miliaran PT Mawar Sebelas

Oleh: Mawa Kresna - 30 Agustus 2016
Dibaca Normal 2 menit
Sebuah perusahaan bernama PT Mawar Sebelas yang bergerak di jasa pengamanan berdiri di Kota Serang, Provinsi Banten. Direktur Utama PT Mawar Sebelas Anik Fitri Wandriani adalah isteri Brigjen (TNI) Yulius Selvanus, Kepala BIN Daerah Riau. Klien utamanya PT Freeport Indonesia.
tirto.id - Gambar bunga mawar tercetak pada dinding salah satu bangunan, di Jalan Mawar nomor 11, Drangong, Taktakan, Kota Serang. Selain gambar bunga mawar, juga tertera tulisan PT Mawar Sebelas dengan cat warna merah.

Berseberangan dengan bangunan itu ada lapangan rumput luas. Empat buah tenda barak hijau berdiri di sisi lapangan, sementara di tengah lapangan, kawat berduri di pasang setinggi sekitar 50 cm, melintang membentuk persegi panjang sejauh 10 meter.

“Itu untuk latihan merayap, tenda ini untuk tempat tidur. Masih ada lapangan satu lagi untuk latihan,” kata Andi Fianto, Direktur Umum PT Mawar Sebelas, kepada tirto.id, beberapa waktu lalu.

PT Mawar Sebelas bergerak di jasa pengamanan. Lapangan yang ditunjukan Andi Fianto itu merupakan tempat latihan para tenaga keamanan PT Mawar Sebelas yang jumlahnya seitar 500 orang.

Sebelum menunjukan lapangan, Andi sempat memamerkan ruang latihan menembak di dalam gedung PT Mawar Sebelas. Ruang latihan menembak dibuat bekerja sama dengan Perbakin Serang, sebab menjadi tempat latihan bersama antara anggota Perbakin dan tenaga keamanan PT Mawar Sebelas.

“Ini tempat latihan kita juga, kerja sama dengan Perbakin di sini,” ujar Andi.

Fasilitas milk PT Mawar Sebelas yang baru didirikan pada 2012 memang cukup mengagumkan. Mereka tidak hanya sebagai jasa penyalur tenaga keamanan, tapi juga sudah mengantongi izin untuk melakukan pelatihan.

Di dua lapangan milik PT Mawar Sebelas, fasilitas latihan pun cukup lengkap. Mulai dari barak, kelas, hingga fasilitas latihan fisik lainnya.

Maka tak perlu heran jika dengan fasilitas seperti itu, PT Mawar Sebelas dipercaya PT Mitra Siaga dan PT Harmoni Sinergi untuk menjadi mitra dalam penyedia tenaga keamanan di PT Freeport Indonesia, di Papua. Dari total 500-an tenaga keamanan PT Mawar Sebelas, sebanyak 360 personil menjadi tenaga keamanan di Freeport.

Jenderal di Balik PT Mawar Sebelas

Andi mulanya enggan membeberkan siapa pemilik PT Mawar Sebelas. Namun, dia akhirnya hanya memberikan informasi bahwa pemilik PT Mawar Sebelas adalah seorang jenderal yang masih aktif.

“Saya tidak perlu menyebut nama. Tapi yang jelas, yang punya orang hebat. Beliau orang hebatlah, dari baret merah, masih aktif, jenderal dia,” kata Andi.

Andi pun bercerita ikhwal berdirinya PT Mawar Sebelas. Pada awalnya Andi merupakan tenaga keamanan di Papua. Di sana, dia kerap bertemu dengan sang jenderal tadi. Pada suatu hari, mereka sama-sama memiliki ide untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang jasa keamanan.

Dari obrolan itu, maka mereka kemudian bersepakat untuk mendirikan sebuah BUJP (Badan Usaha Jasa Pengamanan) yang diberi nama PT Mawar Sebelas.

“Yang punya kan sering ke Freeport, tugas khusus. Jadi kita sounding-sounding jadilah PT ini,” terang Andi.

Nama PT Mawar Sebelas memang identik dengan Tim Mawar yang beranggotakan 11 orang yang terlibat dalam penculikan para aktivis pro demokrasi di tahun 1998.

Adakah kaitannya? Menurut Andi, penamaan Mawar Sebelas lebih karena alamat kantor yang berada di Jalan Mawar nomor 11.

Berdasarkan penelusuran tirto.id, diketahui Direktur Utama PT Mawar Sebelas adalah Anik Fitri Wandriani, isteri Brigjen (TNI) Yulius Selvanus, mantan anggota Tim Mawar yang kini menjabat sebagai Kepala BIN Daerah Riau.



Melibatkan Aparat

Secara blak-blakan, Andi menjelaskan bahwa sebagian besar tenaga keamanan yang direkrut Mawar Sebelas untuk dikirim ke Freeport adalah mantan anggota TNI. Mereka ada yang berstatus dipecat atau pensiunan.

“Itu karena mereka punya skill. Kalau yang pensiunan bukan jadi anggota, mereka leader di sana. Jadi sistemnya sekian puluh sipil, leader-nya mantan anggota. Karena di sana rawan, untuk patroli saja harus pakai mobil anti peluru, baju anti peluru,” beber Andi.

Sementara untuk jasa pengawalan khusus VVIP (very very important person) yang juga ditawarkan Mawar Sebelas, mereka melibatkan anggota TNI aktif sebagai leader. Mereka memang tidak turun ke lapangan, tetapi hanya mengatur strategi dan menerima laporan.

“Hanya mengatur saja. Atur jalur misalnya. Jadi tidak perlu terjun ke lapangan langsung. Jadi tidak menggangu kegiatannya dia,” ungkapnya.

Dari bisnis jasa pengamanan ini, PT Mawar Sebelas bisa meraup omzet hingga miliaran rupiah. Andi enggan menyebut angka pastinya. Namun menurutnya, setiap bulan, PT Mawar Sebelas harus membayar pajak mencapai Rp 300 juta.

PT Mawar Sebelas tidak hanya bergerak di bidang jasa pengamanan. PT Mawar Sebelas bahkan memiliki anak perusahaan yakni PT Valerie Bara Nusantara, PT Valerie Bara Medika dan Aqua Land Serang.

PT Valerie Bara Nusantara bergerak di BUJP sama seperti Mawar Sebelas. Bedanya pada pangsa pasar. Sementara PT Valerie Bara Medika bergerak di bidang kesehatan dengan membuka klinik di Serang. Usaha lainnya yang tak kalah menarik adalah Water Park yang diberi nama Aqua Land Serang.

Baca juga artikel terkait TIM MAWAR KOPASSUS atau tulisan menarik lainnya Mawa Kresna
(tirto.id - Mild Report)

Reporter: Mawa Kresna
Penulis: Mawa Kresna
Editor: Kukuh Bhimo Nugroho
Artikel Lanjutan
DarkLight