tirto.id - Penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3). Kabar duka tersebut disampaikan keluarga dan sejumlah rekan musisi melalui media sosial.
Melalui akun Instagram pribadinya @mastercorbuzier, Deddy mengunggah ilustrasi hati yang retak dengan latar hitam disertai tulisan, “My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano".
Unggahan tersebut menuai ribuan komentar dalam waktu singkat. Pelantun lagu “Nuansa Bening” itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan terkait penyakit kanker ginjal yang dideritanya.
Informasi mengenai wafatnya Vidi Aldiano pertama kali beredar di media sosial setelah sejumlah tokoh dan musisi menyampaikan ucapan belasungkawa, di antaranya komposer Andi Rianto, Adib Hidayat serta beberapa figur publik lain.
Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi oleh pihak keluarga yang menyatakan bahwa Vidi Aldiano meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Biografi Vidi Aldiano & Riwayat Sakitnya
Penyanyi kelahiran 29 Maret 1990 di Jakarta ini diketahui mengidap kanker ginjal sejak 2019 dan sempat menjalani operasi serta perawatan medis di luar negeri.
Dalam beberapa bulan terakhir, aktivitasnya di dunia hiburan juga berkurang karena fokus pada pemulihan kesehatan.
Pria bernama lengkap Oxavia Aldiano ini dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai karier sejak akhir 2000-an.
Ia meraih popularitas melalui sejumlah lagu seperti “Nuansa Bening”, “Status Palsu”, dan “Cinta Jangan Kau Pergi”.
Vidi menempuh pendidikan di Universitas Pelita Harapan jurusan Manajemen dan melanjutkan pendidikan S2 di University of Manchester, Inggris untuk program Master of Innovation Management and Entrepreneurship.
Vidi menikah dengan Sheila Dara Aisha pada 2022. Mereka menikah setelah kurang lebih enam tahun berpacaran.
Vidi mulai dikenal sejak merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008. Beberapa lagu populernya antara lain: "Nuansa Bening", "Status Palsu", "Cemburu Menguras Hati", dan "Tak Sejalan"
Selain bermusik, Vidi juga aktif di dunia hiburan sebagai host, aktor, dan entrepreneur di industri kreatif.
Riwayat Sakit Vidi Aldiano
Sejak 2019, Vidi Aldiano diketahui mengidap Kanker Ginjal stadium 3. Ia menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri dan terapi lanjutan setelah kanker sempat muncul kembali dan menyebar. Hingga beberapa tahun setelahnya, ia masih menjalani pengobatan serta kontrol kesehatan secara rutin.Pada Oktober 2019, Vidi awalnya memeriksakan diri karena kehilangan suara dan ditemukan tekanan darah tinggi yang tidak biasa.
Pemeriksaan lanjutan di Singapura menemukan benjolan sekitar 5 cm pada ginjal kiri. Pada Desember 2019, ia resmi didiagnosis kanker ginjal stadium 3.
Ia kemudian menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri sehingga hidup dengan satu ginjal. Kemudian selama 2020–2021, pemantauan dan kanker muncul kembali. Setelah operasi, Vidi menjalani kontrol rutin.
Pada 2021, dokter menemukan sel kanker muncul kembali di area sekitar ginjal dengan jenis yang sama. Ia mulai menjalani pengobatan rutin dan kemoterapi secara berkala.
Pada 2022–2023, ppengobatan berlanjut dan Vidi terus menjalani terapi dan pemantauan kesehatan. Dalam beberapa kesempatan ia mengungkap bahwa kankernya sempat menyebar (metastasis) sehingga perlu pengobatan lebih intensif.
Ia tetap menjalani pengobatan kanker dan kontrol rutin di luar negeri selama tahun 2024-2025. Efek obat kemoterapi menyebabkan beberapa perubahan pada tubuh, seperti perubahan warna kulit dan kondisi fisik yang naik turun.
Setelah sekitar tujuh tahun berjuang melawan kanker, Vidi berpulang pada 7 Maret 2026 dikelilingi orang-orang terkasih.
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id





























