tirto.id - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengungkapkan lembaganya meluncurkan aplikasi Reviu Pelaksanaan MBG. Sony menjelaskan aplikasi Reviu akan digunakan langsung oleh para penerima manfaat dari program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Reviu MBG yang akan kami luncurkan adalah menampung laporan-laporan dari kelompok penerima manfaat," kata Sony dalam agenda peluncuran aplikasi Reviu Pelaksanaan MBG di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2026).
Sony menjelaskan aplikasi tersebut digunakan oleh setiap penanggung jawab di sekolah hingga Posyandu tempat penerimaan MBG.
"Contoh, di sekolah. Di setiap sekolah, itu telah ditunjuk PIC-PIC sekolah. Misalkan dalam satu sekolah itu ada dua orang atau tiga orang guru yang ditunjuk sebagai PIC untuk menerima MBG," jelasnya.
Aplikasi Reviu akan menampung keluhan dan permasalahan di akar rumput saat proses pembagian MBG berlangsung. Pengguna juga dapat melakukan penilaian atas proses penerimaan MBG, seperti ketepatan waktu, kualitas, rasa, hingga aroma makanan yang diterima.
"Ada empat parameter yang kami luncurkan di dalam aplikasi yang tujuannya adalah untuk meningkatkan awareness kepada Kepala SPPG, pengawas gizi, dan mitra," ujarnya.
Sony berharap aplikasi tersebut dapat membangun kesadaran seluruh penyelenggara MBG sehingga kualitas MBG dapat terjaga dengan baik hingga para penerima manfaat program tersebut.
"Awareness inilah yang harus kami tanamkan kepada seluruh Kepala SPPG, kepada seluruh mitra, dan kepada seluruh pengawas gizi. Dengan demikian, insyaallah mereka akan berpikir supaya tidak terlambat," terangnya.
Aplikasi Reviu akan dikelola langsung oleh Pusat Data dan Informasi BGN. Data dan kritik penerima manfaat yang masuk terkait pelaksanaan MBG pun dapat dipantau langsung oleh publik.
"Ini adalah tahap awal pencegahan, merupakan satu langkah strategis. Meskipun kecil, insyaallah memiliki arti. Diperlukan terus inovasi oleh Pusdatin. Terima kasih Pusdatin yang telah merancang aplikasi ini," tutur Sony.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































