tirto.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan program Beasiswa Bakti BCA 2026 dengan memilih 700 mahasiswa dari 20 perguruan tinggi sebagai penerima. Melalui inisiatif ini, BCA mendorong mereka menjadi agen perubahan yang berdaya saing, memiliki kepedulian sosial, dan berkontribusi nyata bagi negeri. Beasiswa Bakti BCA menjadi wujud komitmen BCA dalam meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan tinggi, sejalan dengan prioritas Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) di bidang Pendidikan Berkualitas.
Direktur BCA, Antonius Widodo, bersama EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, membuka program ini secara daring pada Sabtu (14/2/2026).
Dalam sambutannya, Antonius Widodo menekankan bahwa keberhasilan para penerima beasiswa lahir dari komitmen, keuletan, dan semangat mahasiswa dalam menggapainya.
“Kami mengucapkan selamat kepada 700 mahasiswa Bakti Champions 2026 terpilih. Melalui Beasiswa Bakti BCA, kami senantiasa mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tak hanya melalui bantuan dana pendidikan, tetapi juga pembekalan soft skill dan pengalaman nyata yang relevan dengan dunia profesional,” kata Antonius.
BCA menghadirkan Beasiswa Bakti BCA sebagai salah satu program unggulan di bidang pendidikan sebagai bagian dari inisiatif creating shared value di bawah naungan Bakti BCA. Program ini menyediakan bantuan dana pendidikan berupa uang saku dan biaya kuliah, sekaligus paket pengembangan diri selama satu tahun.
Para Bakti Champions, sebutan bagi penerima Beasiswa Bakti BCA, bakal mengikuti transformational workshop, Bakti Champions Movement, company visit, financial literacy, national summit, dan berbagai kegiatan lainnya. Mereka juga berkesempatan bergabung dalam komunitas alumni penerima Beasiswa Bakti BCA.
“BCA berharap manfaat Beasiswa Bakti BCA tidak hanya dirasakan Bakti Champions, tetapi juga komunitas, masyarakat, dan lingkungan. Beasiswa Bakti BCA merupakan bagian dari komitmen BCA mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” ujarnya.
Tahun ini, BCA menetapkan 653 mahasiswa sebagai Bakti Champions baru dan melanjutkan dukungan kepada 47 Bakti Champions dari angkatan 2025 terpilih yang dinilai layak kembali mendapatkan bantuan pendidikan untuk satu tahun ke depan.
BCA menyelenggarakan program melalui beberapa tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, asesmen, hingga wawancara daring. Program ini ditujukan bagi mahasiswa program Sarjana (S1) semester 3 yang belum menikah dan berusia maksimal 21 tahun hingga Desember 2026. Penerima beasiswa tidak terikat ikatan dinas dengan BCA. BCA menyalurkan manfaat beasiswa pada semester 4 dan 5. Informasi lengkap tersedia di laman resmi bca.id/beasiswabaktibca.
Sejak 1999, BCA telah menyalurkan Beasiswa Bakti BCA kepada lebih dari 8.500 mahasiswa berprestasi dari berbagai daerah. Para alumni tergabung dalam Bakti Champions Community yang mendorong kolaborasi dan kontribusi sosial melalui beragam inisiatif.
“Beasiswa Bakti BCA kami hadirkan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang BCA dalam memperluas akses dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Kami juga segera menghadirkan Bakti Champions Hub, platform digital untuk mempertemukan para alumni yang kini berkarya di berbagai bidang dalam satu ekosistem kolaboratif. Harapannya, para Bakti Champions yang tergabung dapat saling bertukar gagasan, memperluas jejaring, dan membangun nilai bersama yang relevan bagi pengembangan karier sekaligus pembentukan karakter,” tutur Hera F. Haryn.
Selain Beasiswa Bakti BCA, BCA menjalankan sejumlah program pendidikan lain, di antaranya Sekolah Bakti BCA, BCA Berbagi Ilmu, Pemberdayaan Disabilitas, Edukasi Literasi Keuangan, Program Magang Bakti BCA, Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan, serta Program Pendidikan Teknik Informatika.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































