Menuju konten utama

Baznas Salurkan Rp1,5 M ke Pelaku UMK Terdampak Banjir Sumatra

Dana sebesar Rp1,5 miliar disalurkan Baznas kepada 1.500 mustahik di 12 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Baznas Salurkan Rp1,5 M ke Pelaku UMK Terdampak Banjir Sumatra
Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat (tengah), menghadiri peresmian Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I di Aula Wali Kota Sibolga, Sumatra Utara, Rabu (11/3/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumbantobing, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR Baznas RI Eka Budhi Sulistyo, Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR Baznas RI Ajat Sudrajat, Ketua Baznas Provinsi Sumatra Utara Mohammad Hatta, serta Ketua Baznas Kota Sibolga Kamil Gulo. FOTO/M. Irfan Al Amin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI meluncurkan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro terdampak bencana banjir di wilayah Sumatra. Program tersebut diresmikan di Aula Wali Kota Sibolga, Sumatra Utara, Rabu (11/3/2026).

Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Imdadun Rahmat mengatakan, program ini dirancang sebagai bentuk intervensi ekonomi berbasis zakat, infak, dan sedekah untuk membantu pelaku usaha mikro bangkit dari dampak bencana.

"Program Kita Jaga Usaha ini dirancang khusus untuk menjadi bantuan ekonomi bagi pelaku UMKM yang usahanya terpuruk akibat bencana agar mereka bisa segera bangkit kembali. Kami ingin memastikan modal usaha yang diberikan dapat menjadi stimulan bagi kemandirian ekonomi para mustahik secara berkelanjutan," jelas Imdadun dalam keterangan pers.

Pada tahap pertama, Baznas menyalurkan dana sebesar Rp1,5 miliar kepada 1.500 mustahik di 12 kabupaten/kota yang tersebar di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Setiap penerima manfaat memperoleh hibah sebesar Rp1 juta yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.

Imdadun menjelaskan, penyaluran dana secara langsung ke rekening penerima dilakukan untuk memastikan transparansi sekaligus ketepatan distribusi bantuan.

Ia menambahkan, pelaksanaan tahap pertama program ini juga melibatkan dukungan dari berbagai pihak yang turut membantu pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana.

"Terdapat 51 mitra yang berkontribusi dalam tahap pertama ini. Dukungan mereka sangat krusial dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak. Kami berharap sinergi ini terus kuat agar target menjangkau 5.000 mustahik di seluruh wilayah Sumatra dengan total anggaran Rp5 miliar dapat segera tercapai," ujarnya.

Menurut Imdadun, penerima manfaat dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya pelaku usaha mikro dengan omzet di bawah Rp500.000 per hari atau pendapatan bulanan di bawah upah minimum regional (UMR). Prioritas diberikan kepada pemilik usaha mandiri yang memiliki rencana pengembangan usaha, tetapi terkendala modal setelah terdampak bencana.

Selain memberikan bantuan modal usaha, Baznas juga menggandeng Baznas daerah setempat untuk melakukan pengawasan serta pendampingan terhadap perkembangan usaha para mustahik. Pendampingan ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tidak habis untuk kebutuhan konsumtif, melainkan dapat diputar kembali sebagai modal usaha.

"Melalui peluncuran Program KJU ini, Baznas berharap angka kemiskinan di wilayah pascabencana dapat ditekan melalui penguatan sektor akar rumput. Dengan modal yang terjaga, para pelaku usaha mikro diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga naik kelas menjadi muzakki di masa depan," tutur Imdadun.

Acara peluncuran program ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumbantobing, Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR Baznas RI Eka Budhi Sulistyo, Kepala Divisi Penyaluran UPZ dan CSR Baznas RI Ajat Sudrajat, Ketua Baznas Provinsi Sumatra Utara Mohammad Hatta, serta Ketua Baznas Kota Sibolga Kamil Gulo.

Baca juga artikel terkait BAZNAS atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Hendra Friana