Menuju konten utama

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Kabupaten Bogor

Banjir ini terjadi akibat meluapnya sejumlah aliran sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Bogor.

Banjir Rendam 3 Kecamatan di Kabupaten Bogor
Anak-anak bermain saat banjir merendam Lingkungan Kadipaten, Kota Cilegon, Banten, Jumat (6/3/2026). Menurut data BPBD Kota Cilegon, banjir yang terjadi akibat hujan deras dan buruknya sistem drainase di sejumlah titik tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter hingga 1,5 meter dan berdampak kepada sedikitnya 180 Kepala Keluarga (KK) atau 370 jiwa. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat banjir merendam delapan desa di tiga kecamatan pada Sabtu (18/4/2026) petang. Banjir ini terjadi akibat meluapnya sejumlah aliran sungai setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan wilayah yang paling banyak terdampak berada di Kecamatan Cigudeg dengan enam desa terdampak banjir.

“Di Kecamatan Cigudeg terdapat enam desa terdampak, yakni Desa Cintamanik, Argapura, Bangun Jaya, Rengasjajar, Tegalega, dan Batujajar,” kata Adam dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026) dilansir dari Antara.

Ia menjelaskan, banjir di wilayah Cigudeg diduga disebabkan meluapnya aliran Kali Tipar, Kali Cipangaur, dan Kali Kadaung setelah curah hujan meningkat.

Selain Cigudeg, banjir juga terjadi di Kecamatan Jasinga tepatnya di Desa Cibarengkok serta Kecamatan Rumpin yang meliputi Desa Kampung Sawah dan Desa Leuwibatu.

Menurut Adam, banjir di Desa Kampung Sawah diduga terjadi akibat tersumbatnya aliran kali di wilayah tersebut, sementara di Desa Leuwibatu disebabkan meluapnya Sungai Citempuhan.

BPBD bersama aparat kecamatan, desa, serta relawan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak guna memastikan keselamatan warga.

Ia menyebutkan, kondisi banjir di Kecamatan Cigudeg saat ini mulai berangsur surut, namun petugas tetap bersiaga mengantisipasi kemungkinan hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali.
“Untuk Cigudeg saat ini sudah mulai surut, tetapi kami tetap melakukan pemantauan karena potensi hujan masih ada,” ujarnya.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat.

Baca juga artikel terkait BANJIR

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto