tirto.id - Sebanyak 16 desa di 5 kecamatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, terendam banjir selama lima hari terakhir. Banjir tersebut menyebabkan 5.295 warga terisolasi dan membutuhkan bantuan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, banjir merendam sedikitnya 1.277 rumah yang dihuni 1.413 kepala keluarga. Di hari kelima, banjir semakin meluas dan kini menyebar di 16 desa di lima kecamatan.
BPBD OKU merinci ada 6 desa yang masih terendam banjir di wilayah Kecamatan Baturaja Timur, 1 kelurahan di Kecamatan Baturaja Barat, 2 desa di Kecamatan Lubuk Batang, 2 desa di Kecamatan Peninjauan, dan 5 desa di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.
Kepala BPBD OKU, Januar Effendi, mengungkapkan meluasnya cakupan banjir adalah akibat intensitas hujan yang sangat tinggi ditambah meluapnya Sungai Ogan. Banjir belum sempat surut karena diguyur hujan terus-menerus beberapa hari terakhir.
"Dalam catatan kami, banjir di hari kelima ini semakin meluas yang sekarang sudah ada 16 desa di lima kecamatan terendam. Ketinggian air 30 cm sampai 1,5 meter," ungkap Januar, Sabtu (18/4/2026).
Januar mengatakan pihaknya terus melakukan upaya evakuasi terhadap 5 ribuan warga yang terdampak. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi makin tingginya air dan membuat warga terisolasi.
"Kami terus pantau di lapangan untuk mengetahui kondisi masyarakat terdampak," kata Januar.
Pemerintah setempat pun telah menyalurkan bantuan logistik guna membantu meringankan beban warga. Kebutuhan sanitasi dan air bersih juga didistribusikan ke setiap wilayah terdampak.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas rendah dan tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Sumsel pada masa peralihan musim hujan ke kemarau tahun ini. Bahkan, cuaca ekstrem, seperti petir dan angin kencang, terjadi di beberapa wilayah.
BMKG mencatat adanya peningkatan intensitas hujan dengan peluang terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang dalam durasi singkat.
Cuaca ekstrem di siang hari berpeluang terjadi di Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, OKU, dan OKU Timur. Sementara itu, cuaca ekstrem di sore hingga malam terjadi di Banyuasin, Palembang, Ogan Ilir, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Musi Banyuasin.
Masuk tirto.id


































