Bagaimana Karakter Master of Kung Fu Shang-Chi dari Marvel?

Kontributor: Sirojul Khafid, tirto.id - 8 Jul 2020 13:32 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Film "Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings" dijadwalkan rilis pada 7 Mei 2021.
tirto.id - Setelah tertunda akibat merebaknya virus corona COVID-19, produksi Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings akan mulai pada akhir Juli 2020 ini, demikian seperti diwartakan Collider.

Proses pengambilan gambar akan dilaksanakan di Australia. Tim produksi film bekerjasama dengan pemerintah dalam menerapkan protokol kesehatan selama proses tersebut.

Pengambilan gambar Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings tertunda pertama kali pada Maret 2020. Kala itu, sutradara Destin Daniel Cretton memilih untuk mengisolasi diri dan melakukan tes COVID-19. Hasil tes menunjukan bahwa dia negatif COVID-19.

Beberapa pemain yang bergabung di antaranya Simu Liu sebagai Shang-Chi. Dia merupakan seorang seniman bela diri yang kuat. Adapula Tony Leung yang berperan sebagai orang Mandarin yang jahat, serta Awkwafina dan Ronny Chieng yang perannya masih dirahasiakan.

Sementara itu, Cretton akan mengembangkan skenario yang berasal dari naskah David Callaham. Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings dijadwalkan rilis pada 7 Mei 2021.

Sebelum nantinya kita menonton film pertama Marvel di tahun 2021 ini, ada baiknya kita mengenal karakter Shang-Chi. Dilansir dari Marvel, berikut beberapa penjelasan karakter ini:

Melawan Takdir

Shang-Chi yang berarti “kebangkitan dan peningkatan semangat” merupakan anak dari ayah seorang kriminal terkenal. Dia tumbuh dan besar di sebuah benteng kuno di Tiongkok. Shang-Chi merupakan pemuda yang ahli bela diri dan mahir dalam hal filosofi hidup. Dia tidak begitu paham sesuatu yang dilakukan oleh ayahnya.

Sebagai pewaris keluarga, Shang-Chi mendapat tugas dari ayah dan komplotannya untuk melawan musuh lama ayahnya. Namun selama perjalanan misi itu, Shang-Chi bertemu dengan agen rahasia terhormat dari Inggris bernama Smith. Melalui pergaulannya dengan Smith, Shang-Chi tahu kebenaran dunia ayahnya. Hal ini membuat Shang-Chi menyatakan perang terhadap ayahnya sendiri.

Master Kung Fu

Segala bentuk latihan yang Shang-Chi pelajari menanamkan kebijaksanaan dalam dirinya. Meskipun mahir dalam berbagai bentuk pertempuran, dia terkenal akan fokusnya pada kung fu dan kesukaannya bertarung dengan tangan kosong. Walaupun menyukai pertempuran tangan kosong, Shang-Chi juga mahir menggunakan senjata seperti pedang, paranada, nunchaku, dan shuriken.

Shang-Chi merupakan orang yang suka kedamaian dan ketenangan. Dia sering bermeditasi serta membersihkan batin. Penggunaan chi atau energi internal bisa membantunya dalam pertempuran. Ketenangan ini pula yang memungkinkannya untuk menghindari peluru.

Orang di Sekeliling Shang-Chi

Shang-Chi menjalin hubungan dengan beberapa orang, kebanyakan agen rahasia dan sejenisnya. Smith misalnya, agen rahasia asal Inggris ini telah Shang-Chi anggap sebagai ayahnya sendiri, menggantikan ayahnya yang jahat.

Shang-Chi juga menjalin hubungan cinta dengan Leiko dan Juliette. Sayangnya kedua hubungan itu kandas. Dia juga menjalin persahabatan dengan Tarr dan Reston. Hubungan itu dimulai di sebuah tanah berbatu. Awalnya, mereka melakukan kerja bersama dalam menyerang perusahaan milik ayah Shang-Chi.

Musuh Shang-Chi

Meskipun terlihat seakan membesarkan Shang-Chi sebagai pewaris keluarga, ayah Shang-Chi justru memperalat anaknya dalam mencapai tujuan. Shang-Chi hanya sebatas objek. Setelah Shang-Chi membelot, sang ayah menganggapnya sebagai pengkhianat dan musuh, walaupun dia memiliki hubungan darah.

Ayah Shang-Chi juga mencari “anak-anak” lain sebagai pewaris kerajaan jahatnya. Mereka bertarung melawan Shang-Chi. Namun, jarang ada yang berhasil melawan Shang-Chi yang telah bertekad untuk mengakhiri kejahatannya di Bumi.

Selama perjalannya, Shang-Chi akan menghadapi banyak musuh dalam pertempuran seperti operasi dari perkumpulan rahasia ayahnya, penyelundup obat bius, anggota geng, dan penjahat super.

Sekilas Perjalanan Shang-Chi

Setelah setuju bekerja dengan Smith dalam rangka menghentikan ayahnya, Shang-Chi bertemu dengan agen Smith Black Jack Tarr dan anggota MI-6 bernama Clive Reston. Saat pertama kali bertemu, dua orang itu memandang Shang-Chi dengan mata menghina. Shang-Chi menolak untuk secara resmi bergabung dengan MI-6, tetapi dia bekerja bersama organisasi itu dalam banyak misi.

Beberapa misi yang dia lakukan bersama MI-6 yaitu menghalangi upaya ayahnya untuk menggeser bulan dari orbitnya dan melawan leluhur yang telah bangkit, Shaka Kharn. Pada masa itu pula, Shang-Chi menjalin hubungan dengan agen rahasia Leiko Wu.

Shang-Chi memutuskan untuk meninggalkan Mi-6 setelah ayahnya meninggal. Namun beberapa waktu setelahnya, dia mengetahui ternyata ayahnya masih hidup. Hal itu membuat Shang-Chi tidak terkendali dan menyerang ayahnya dengan brutal.

Setelah kejadian itu, Shang-Chi dan Leiko pindah ke Kota New York untuk mencari kedamaian dan penghiburan. Namun, Smith dan Tarr datang dan membawanya kembali pada serangkaian petualangan. Pada pertempuran puncak, dia akan melawan ayahnya dalam bentuk lain, lawan yang kekuatannya mirip dengannya, serta menghancurkan benteng ayahnya di Tiongkok.

Hidup dalam dunia yang penuh kekerasan membuat Shang-Chi merasa malu. Dia kembali menarik diri. Kini Shang-Chi hidup sebagai seorang nelayan sederhana. Namun lagi-lagi, Tarr menemukan Shang-Chi dan menariknya kembali untuk menghadapi ancaman teroris.

Ketika Shang-Chi dan Leiko tertangkap oleh pemimpin teroris Argus, Leiko terpotong tangannya dan Shang diracuni. Dampak dari racun itu membuat hidupnya hanya tersisa satu tahun. Untungnya, Shang-Chi bisa menyembuhkan dirinya sendiri dengan ramuan yang berkhasiat untuk memperpanjang hidup milik ayahnya.

Setelah periode tersebut, Shang-Chi akan mulai berhubungan dengan para superhero lain seperti captain America, Spider-Man, Iron-Man, dan lainnya. Ini termasuk masa saat dia bergabung dengan Avengers.


Baca juga artikel terkait FILM SHANG-CHI atau tulisan menarik lainnya Sirojul Khafid
(tirto.id - Film)

Kontributor: Sirojul Khafid
Penulis: Sirojul Khafid
Editor: Alexander Haryanto

DarkLight