tirto.id - Rekrutmen PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025 kini tengah berlangsung. Bagaimana cara penilaian tes seleksi PPPK BGN 2025 dan tahapan lengkap?
Rekrutmen PPPK BGN 2025 bertujuan memenuhi kebutuhan tenaga ahli dan profesional dalam menjalankan program prioritas pemerintah, yakni program makan bergizi gratis.
Jumlah formasi yang dibuka mencapai 32.000 formasi. Rinciannya terdiri dari 31.250 formasi khusus dan 750 formasi umum.
Formasi khusus mencakup jabatan Penata Layanan Operasional. Formasi umum meliputi jabatan Penata Layanan Operasional dan Pengelola Layanan Operasional.
Tahapan Seleksi PPPK BGN 2025
Sesuai jadwal, seleksi PPPK BGN 2025 telah memasuki tahap pengumuman seleksi administrasi pada Kamis, 11 Desember 2025.
Peserta yang dinyatakan lolos, selanjutnya akan mengikuti tahap tes kompetensi dan wawancara menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) berhak mengajukan sanggah.
Pada masa sanggah dimungkinkan terjadi perubahan status dari yang sebelumnya lulus menjadi tidak lulus seleksi administrasi karena ditemukan adanya persyaratan yang tidak sesuai ketentuan.
Secara umum, tahap seleksi formasi umum dan formasi khusus terdiri dari tahap pendaftaran, seleksi administrasi, sanggah dan jawab sanggah, hingga tes kompetensi dan wawancara. Namun, beberapa tahap memiliki jadwal yang berbeda.
Berikut tahapan seleksi PPPK BGN 2025 beserta jadwal lengkapnya berdasarkan formasi:
A. Formasi Khusus
- Pendaftaran dan seleksi administrasi: 5–10 Desember 2025.
- Pengumuman administrasi: 11 Desember 2025.
- Masa sanggah: 12–13 Desember 2025.
- Jawab sanggah: 12–13 Desember 2025.
- Pengumuman pascasanggah: 13 Desember 2025.
- Penjadwalan seleksi kompetensi: 12–13 Desember 2025.
- Pengumuman peserta/waktu/lokasi CAT: 14–15 Desember 2025.
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 16–29 Desember 2025.
- Pengolahan nilai: 30 Desember 2025–3 Januari 2026.
- Pengumuman kelulusan: 4–5 Januari 2026.
- Pengisian DRH NI PPPK: 6–15 Januari 2026.
- Usul penetapan NI PPPK: 16–25 Januari 2026.
- Pendaftaran dan seleksi administrasi: 5–10 Desember 2025.
- Pengumuman administrasi: 11 Desember 2025.
- Masa sanggah: 12–13 Desember 2025.
- Jawab sanggah: 12–13 Desember 2025.
- Pengumuman pascasanggah: 13 Desember 2025.
- Penjadwalan seleksi kompetensi (CAT BKN): 14–15 Desember 2025.
- Pengumuman jadwal seleksi kompetensi: 16–17 Desember 2025.
- Pelaksanaan seleksi kompetensi: 18–29 Desember 2025.
- Pengolahan nilai: 30 Desember 2025–3 Januari 2026.
- Pengumuman kelulusan: 4–5 Januari 2026.
- Pengisian DRH NI PPPK: 6–15 Januari 2026.
- Usul penetapan NI PPPK: 16–25 Januari 2026.
Sistem Penilaian PPPK BGN 2025
Seleksi PPPK BGN 2025 menggunakan sistem gugur. Bagi peserta yang dinyatakan tidak lolos dalam tahap tertentu, maka tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Kendati begitu, peserta memiliki hak untuk melakukan sanggah pada seleksi administrasi.
1. Seleksi Administrasi
Seleksi administrasi merupakan tahap verifikasi dokumen yang ang diunggah pelamar dan disesuaikan dengan kriteria pendaftaran. Proses ini dilakukan oleh verifikator yang bertugas.
Apabila peserta yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS), maka dapat mengajukan sanggah melalui laman SSCASN BKN paling lama dua hari sejak hasil seleksi administrasi diumumkan.
Dalam hal ini, Panitia Seleksi Pengadaan ASN BGN dapat menerima dan/atau menolak alasan sanggah yang diajukan pelamar setelah dilakukan verifikasi kembali terhadap kesesuaian persyaratan dengan dokumen yang diunggah pelamar. Alasan sanggah dapat diterima jika kesalahan bukan berasal dari pelamar.
Apabila sanggah diterima, maka pelamar dapat mengikuti tahap berikutnya yaitu seleksi kompetensi. Jika sanggah ditolak, maka pelamar gugur dan tidak bisa melanjutkan seleksi.
2. Seleksi Kompetensi dan Wawancara
Tahap kompetensi dan wawancara menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Pada tahap ini, pelamar akan dinilai penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan sikap/perilaku yang dapat diamati, diukur, dan dikembangkan, yang spesifik berkaitan dengan bidang teknis jabatan.
Sementara itu, materi wawancara mencakup informasi nonkognitif yang bertujuan untuk menilai integritas dan moralitas yang meliputi kejujuran, komitmen, keadilan, etika, dan kepatuhan.
Seleksi kompetensi dan wawancara menjadi tahap penting dan krusial. Sselain menjadi tes terakhir, tahap ini menjadi penentu pengolahan hasil nilai akhir bagi pelamar PPPK BGN 2025. Sebab itu, pelamar perlu mempersiapkan diri dengan baik agar memperoleh hasil yang memuaskan.
Artikel lengkap terkait informasi PPPK juga bisa dibaca melalui link di bawah ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































