tirto.id - Arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto depan Gerbang Utama Gedung MPR/DPR RI sempat disterilisasi saat Presiden Prabowo Subianto, hendak memasuki area Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD.
Berdasarkan pantauan reporter Tirto di lapangan, penghentian arus kendaraan berlangsung sejak pukul 08.31 WIB hingga 08.35 WIB.
Setelah rangkaian kendaraan Presiden Prabowo memasuki Gedung MPR/DPR, arus kendaraan kembali normal.
Sebelumnya, pukul 08.15 WIB saat rangkaian kendaraan Wakil Presiden melintas, hanya ada penghentian sementara. Sejumlah mobil pribadi terpantau memasuki jalur Transjakarta yang tetap bisa berjalan lancar.
?rel=0" title="YouTube video player" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" allowfullscreen>
Setelah rangkaian Presiden dan Wakil Presiden memasuki gedung MPR/DPR RI akses gerbang utama langsung ditutup. Namun, sejumlah anggota DPR dan Menteri Kabinet Merah Putih yang terlambat mengantre untuk dibukakan pintu.
Arus lalu lintas pun sempat padat dan dihentikan sementara karena antrean tamu yang terlambat hadir. Tercatat setidaknya dua menteri dan dua anggota DPR RI terlambat memasuki area sidang tahunan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyatakan, arus lalu lintas pagi ini secara umum tetap terkendali. Kepadatan juga terjadi normal sebagaimana hari-hari biasanya dan tidak ada peningkatan.
“Pantauan secara umum arus lalu lintas hari ini normal, seperti biasa. Hanya memang banyaknya undangan yang memasuki ke dalam DPR. Namun, saat ini seluruhnya sudah dapat dipastikan mengalir seperti biasa,” ucap Komarudin di depan Gerbang Utama MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (15/8/2025).
Lebih lanjut, Komarudin menyampaikan, titik kepadatan terjadi seperti biasa ketika masyarakat akan masuk perkantoran. Jalan yang terpantau padat pun hanya ada di Sudirman-Thamrin.
“Selebihnya normal seperti biasa. Seperti kita lihat sendiri saat ini di depan DPR RI, arus lalu lintas yang mengarah ke barat, keluaran dari arah Cawang itu relatif normal seperti biasa,” tutur Komarudin.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























