tirto.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bakal memberi arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026, di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, arahan yang diberikan Prabowo kemungkinan akan berlangsung tertutup selama kurang lebih 180 menit.
"Presiden agendanya memberikan arahan," kata Prasetyo, kepada awak media.
Tidak ada arahan khusus, menurut Pras, Prabowo ingin menjadikan agenda rutin yang dihelat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini untuk menyampaikan program-program, arahan-arahan dan garis-garis dalam pemerintahannya.
"Dari beliau sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan kepada seluruh jajaran, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota," ungkapnya.
Dengan daftar undangan yang sangat lengkap, mulai dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, dan seluruh unsur Forkopimda daerah, Rakornas ini diharapkan dapat menyatukan langkah, visi, persepsi, sekaligus diharapkan dapat menghasilkan jalan keluar bagi masalah yang sedang terjadi di Tanah Air.
"Sekali lagi, bilamana ada hal-hal yang sekiranya perlu dicarikan jalan keluar di forum-forum seperti ini juga nanti memungkinkan untuk bisa kita bahas," tutur dia.
Selain membahas kondisi politik dan ekonomi di dalam negeri, dalam Rakornas ini Prabowo juga akan memberikan update terkait dinamika dan kondisi geopolitik internasional.
"Kemudian juga tentunya pasti ada penekanan-penekanan karena beberapa program yang sudah berhasil dicapai dalam kurun waktu satu tahun tentunya harus dijaga dan ditingkatkan. Kemudian juga ada beberapa program yang belum semua tercapai di tahun pertama, jadi mungkin itu menjadi bagian dari penekanan beliau," beber Prasetyo.
Sementara itu, untuk mencapai komitmen untuk good governance, Presiden juga akan memberikan arahan strategis bagi pemerintah daerah untuk menjalankan pemerintahan tanpa korupsi.
"Itu juga selalu menjadi konsennya Bapak Presiden," tutup Prasetyo.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id































