tirto.id - Apa yang terjadi jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026? Dengan asumsi Skuad Garuda bisa finis di posisi runner-up ronde 4 Kualifikasi Zona AFC atau bertukar nasib dengan Irak, Timnas akan masuk ke Grup I bersama Prancis, Senegal, dan Norwegia.
Oktober 2025 lalu, mimpi Indonesia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sebagai negara merdeka, kandas. Berjumpa dengan Irak dan Arab Saudi di Grup B ronde 4 AFC, Skuad Garuda selalu kalah dalam 2 laga. Andai bisa finis sebagai runner-up grup saja, sebenarnya Timnas masih punya asa lolos lewat jalur playoff.
Kini, ketika negara-negara Asia lain seperti Jepang, Arab Saudi, Korea Selatan, hingga Uzbekistan siap bertempur di Piala Dunia 2026, Timnas hanya tampil dalam friendly match. Namun, kemenangan atas Oman sang peringkat 79 dunia dengan skor 3-0 pada Jumat (5/6) membuat pengandaian baru.
Faktanya, melawan tim yang ranking FIFA-nya tinggi, Timnas Indonesia bisa berbicara banyak, bahkan tampil dominan. Lantas, bagaimana seandainya di ronde 4 AFC Oktober lalu, hasil yang didapatkan Skuad Garuda berbeda? Tidak muluk-muluk, jadi runner-up saja, alias bertukar tempat dengan Irak, apa yang bakal terjadi?
Apa yang Terjadi Jika Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026?
Jika Timnas Indonesia finis sebagai runner-up Grup B ronde 4 AFC, Skuad Garuda akan menjalani partai ronde kelima kontra Uni Emirat Arab. Ini akan jadi batu sandungan tersendiri karena UEA punya ranking FIFA yang tinggi, yaitu 68 per April 2026.
Namun, jika Timnas Indonesia sepenuhnya bisa bertukar posisi dan nasib dengan Irak, Garuda akan melaju ke playoff interkontinental. Di sanalah, mereka akan beradu takdir lawan Bolivia, wakil CONMEBOL. Irak bisa memenangi laga kontra Bolivia itu dengan skor 2-1. Andai Timnas juga bisa mewujudkan hal yang sama, mereka akan lolos sebagai salah satu dari 2 pemenang playoff interkontinental di samping Kongo.
Andai bisa di posisi tersebut, Timnas Indonesia akan otomatis masuk ke Pot 4 dalam undian Piala Dunia 2026. Mereka bersama 5 tim lain yang lolos via playoff, bergabung dengan 6 negara dengan peringkat FIFA terendah di antara tim-tim yang sudah lolos lebih dahulu.
Situasi yang terjadi pun akan sama persis dengan Irak. Timnas Indonesia bakal bertarung di Grup I yang terdiri dari Prancis (UEFA, Pot 1), Senegal (CAF, Pot 2), dan Norwegia (UEFA, Pot 3).
Partai pertama Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026 bakal terjadi lawan Norwegia pada 17 Juni di Stadion Gillettte, Foxborough. Berselang 6 hari, Skuad Garuda bakal punya momen bersejarah menantang Prancis di Lincoln Financial Field, Philadelphia.
Terakhir, di partai pemungkas fase grup, lawan Timnas adalah Senegal. Partai ini berlangsung pada 27 Juni 2026 di BMO Field, Toronto. Dengan lawan-lawan level dunia seperti itu, Timnas memang akan kesulitan menang. Namun, bisa menembus putaran final Piala Dunia 2026 saja sudah merupakan rekor baru.
Lantas, bagaimana jika Timnas Indonesia keluar sebagai juara ronde 4 AFC, mengalahkan Arab Saudi dan Irak? Kemungkinan besar akan ada perubahan dalam susunan grup Piala Dunia 2026. Pasalnya, Indonesia akan masuk ke Pot 4. Skuad Garuda adalah negara dengan peringkat terendah dalam drawing, di bawah Selandia Baru (posisi 86).
Selain itu, Timnas tidak akan menempati Grup G yang ditempati Selandia Baru saat ini. Di grup tersebut sudah ada Iran yang sesama wakil AFC. Dengan jumlah wakil AFC yang hanya 9, setiap negara Asia akan diletakkan di grup yang berbeda-beda.
Daftar Negara Tidak Lolos Piala Dunia 2026, Siapa Selain Indonesia?
Selain Timnas Indonesia, ada beberapa negara terkenal yang gagal lolos Piala Dunia 2026. Yang paling mencolok adalah Italia. Sang juara dunia 4 kali tak bisa melewati playoff kualifikasi Eropa (UEFA). Ini adalah kegagalan ketiga beruntun Gli Azzurri. Sebelumnya, mereka sudah absen di Rusia 2018 dan Qatar 2022.
Kegagalan Italia membuktikan bahwa penambahan kuota menjadi 48 tim di Piala Dunia 2026 tetap tidak menjamin tiket bagi tim-tim raksasa. Mereka yang senasib dengan Italia di antaranya Polandia yang punya penyerang legendaris Robert Lewandowski, Denmark yang juara Euro 1992, dan tentu saja Rusia yang sejak awal terkena sanksi oleh FIFA dan UEFA.
Dari Afrika (CAF), Nigeria gagal melaju meski punya bintang seperti Victor Osimhen. Sementara itu, dari CONMEBOL, ada Chile. Pernah juara Copa America dalam dua edisi beruntun (2015 dan 2016) tidak menjamin La Roja lolos.
Berikut ini beberapa di antara negara yang tidak lolos ke Piala Dunia 2026.
| Konfederasi | Negara | Alasan Gagal Lolos |
| UEFA (Eropa) | Italia | Gugur di final Play-off |
| Polandia | Gugur di Final Play-off vs Swedia | |
| Denmark | Gagal di Kualifikasi Awal | |
| Rusia | Disanksi oleh FIFA & UEFA | |
| CAF (Afrika) | Nigeria | Gagal di Penyisihan Grup Zona Afrika |
| CONMEBOL (Amsel) | Chile | Gagal di Klasemen Zona CONMEBOL |
| AFC (Asia) | Indonesia | Gugur di Ronde 4 AFC |
| Malaysia | Gagal di Ronde 2 | |
| Vietnam | Gagal di Ronde 2 | |
| Thailand | Gagal di Ronde 2 |
Ikuti terus artikel terbaru Tirto.id seputar Piala Dunia 2026 dengan mengklik tautan ini. Anda juga dapat menelusuri rekomendasi artikel lain seputar drama Korea, film, anime, dan manga di tautan yang satu ini.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id































