Menuju konten utama

Antam Evakuasi Dua Korban Insiden Tambang Ilegal di Pongkor

Antam bersama tim gabungan dan aparat berwenang mengevakuasi dua korban jiwa di lokasi insiden. Peristiwa diduga terkait dengan aktivitas tambang ilegal.

Antam Evakuasi Dua Korban Insiden Tambang Ilegal di Pongkor
ANTAM Evakuasi Korban Penambang Tanpa Izin di Pongkor, Dirut Tegaskan Pengetatan Pengawasan dan Penegakan K3. foto/Dok. ANTAM

tirto.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengevakuasi dua korban jiwa dalam insiden kepulan asap putih di sekitar area Tambang Emas Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Evakuasi dilakukan sebagai tindak lanjut hasil verifikasi lapangan atas peristiwa yang terjadi pada Rabu (14/1/2026) pekan lalu.

Proses evakuasi dilaksanakan melalui koordinasi intensif lintas instansi, dengan mengedepankan prosedur keselamatan kerja yang ketat serta mempertimbangkan kondisi teknis dan aspek keamanan di lokasi kejadian.

Direktur Utama Antam Untung Budiharto menyampaikan empati dan duka mendalam kepada keluarga korban. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius manajemen dan akan dijadikan dasar untuk memperkuat pengawasan serta penegakan keselamatan kerja dan keamanan wilayah tambang.

Berdasarkan hasil penelusuran bersama aparat dan otoritas berwenang, insiden tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas penambangan tanpa izin (gurandil) yang menerobos wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Antam. Lokasi kejadian juga berada di luar area operasi resmi perusahaan.

“Keselamatan manusia adalah prioritas utama. Antam tidak menoleransi aktivitas penambangan ilegal karena berisiko tinggi dan dapat menimbulkan korban. Ke depan, kami akan memperketat pengawasan, penegakan K3, serta pengamanan wilayah tambang agar aktivitas ilegal tidak kembali terjadi dan masyarakat tidak lagi menjadi korban,” ujar Untung dalam keterangan resminya, dikutip Senin (19/1/2026).

Hingga saat ini, kata Untung, upaya penelusuran dan penanganan lanjutan masih terus dilakukan sesuai hasil asesmen teknis serta rekomendasi aparat terkait. Seluruh tahapan evakuasi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan penuh kehati-hatian, dengan keselamatan personel tim di lapangan sebagai prioritas utama.

Ia menambahkan, penguatan pengamanan wilayah tambang akan dilakukan secara terintegrasi bersama aparat dan para pemangku kepentingan terkait, termasuk melalui peningkatan sistem pemantauan dan pengendalian akses di area IUP.

Langkah tersebut, lanjut Untung, sejalan dengan komitmen Antam dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara konsisten, khususnya pada aspek keselamatan kerja, perlindungan masyarakat di sekitar tambang, serta tata kelola operasi yang bertanggung jawab.

“Penegakan K3 dan keamanan wilayah bukan hanya untuk melindungi operasional perusahaan, tetapi juga untuk melindungi masyarakat. Tambang ilegal tidak hanya merugikan negara, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.

Antam juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan otoritas terkait dalam penanganan lanjutan, serta mendukung penuh langkah penertiban agar aktivitas penambangan ilegal di sekitar wilayah operasional dapat dihentikan secara permanen.

Baca juga artikel terkait ANTAM atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Insider
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana