Menuju konten utama

Alfamidi Bagikan Dividen Rp396,2 Miliar, Cair 25 Juni 2026

Pihak Alfamidi menyatakan dividen yang dibagikan di tahun 2025 naik 5 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 atau menjadi 50 persen.

Alfamidi Bagikan Dividen Rp396,2 Miliar, Cair 25 Juni 2026
Finance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk Suantopo Po saat konferensi pers di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026). TIRTO.ID/Naufal

tirto.id - PT Midi Utama Indonesia Tbk akan membagikan dividen senilai Rp396,2 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Pembagian dividen dilakukan berdasar keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Alfa Tower, Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026).

Finance Director PT Midi Utama Indonesia, Suantopo Po, menyatakan, dividen yang dibagikan naik 5 persen dibandingkan dividen tahun buku 2024 atau menjadi 50 persen.

"Dividen akan dibagikan naik dari 45 persen menjadi 50 persen dari laba bersih. Jadi, rupiah per lembarnya adalah sebesar Rp11,85 per lembar. Total dividen yang akan dibagikan adalah sejumlah Rp396,2 miliar," ucapnya saat konferensi pers di Alfa Tower, Banten, Kamis (4/6/2026).

Kata Suantopo, nilai total dividen yang dibagikan dari laba bersih tahun buku 2025 atau Rp396,2 miliar tersebut naik 61 persen dari nilai total dividen yang dibagikan dari laba bersih tahun buku 2024.

"Adapun dividen tunainya akan dibagikan pada tanggal 25 Juni 2026," sebutnya.

Ia menyampaikan, perseroan membukukan kenaikan pendapatan neto sebesar 3,79 persen dari Rp19,89 triliun pada 2024 menjadi Rp20,64 triliun pada 2025.

Sementara itu, laba bersih tahun berjalan PT Midi Utama Indonesia yang diatribusikan kepada perusahaan utama naik 45,01 persen dari Rp546,41 miliar pada 2024 menjadi Rp792,36 miliar pada 2025.

Kemudian, Suantopo menerangkan, laba per saham dasar naik dari Rp16,34 per lembar pada 2024 menjadi Rp23,7 per lembar pada 2025. Lalu, nihil pinjaman dengan beban bunga pada 2024-2025 sehingga nihil pinjaman bank.

"Terkait pendapatan neto untuk tiga bulan pertama [2026], perseroan berhasil membukukan pendapatan neto 4p5,88 triliun, naik sebesar 6,43 persen dari 5,52 triliun pada tiga bulan pertama 2025," urainya.

"Dari sisi laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, perseroan berhasil membukukan laba Rp265,57 miliar untuk tiga bulan pertama tahun 2026, naik sebesar 39,5 persen dibandingkan Rp190,37 milar pada tiga bulan pertama tahun 2025," sambung Suantopo.

Baca juga artikel terkait SAHAM atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher