Menuju konten utama

Airlangga Targetkan Transaksi BINA Lebaran 2026 Capai Rp53 T

BINA Lebaran 2026 diproyeksikan jadi motor penggerak konsumsi domestik mengejar pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5% pada kuartal I-2026.

Airlangga Targetkan Transaksi BINA Lebaran 2026 Capai Rp53 T
sejumlah calon pembeli memilih barang dagangan di pasar beringharjo, yogyakarta, sabtu (2/7). pada h-4 menjelang lebaran masyarakat yogyakarta mulai mempersiapkan diri membeli kebutuhan untuk menyambut datangnya hari raya idulfitri 1437 h. antara foto/hendra nurdiyansyah/foc/16.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, resmi meluncurkan program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 dengan target transaksi mencapai Rp53 triliun. Program ini diproyeksikan menjadi motor penggerak konsumsi domestik guna mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5 persen pada kuartal I-2026.

"Saya monitor BINA targetnya sekarang 53 triliun dan ini naik 20 persen dibandingkan [BINA Lebaran] tahun yang lalu," ucap Airlangga saat meluncurkan program BINA Lebaran 2026 di salah satu pusat pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026).

Airlangga berharap program BINA Lebaran 2026 dapat juga mendongkrak konsumsi masyarakat pada awal tahun. Terlebih, momentum Ramadhan dan Lebaran 2026 dinilai menjadi kesempatan penting untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia berharap, melalui program BINA Lebaran 2026, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 dapat mencapai 5,5 persen.

"Kami berharap ini akan terus meningkatkan konsumsi dalam negeri," ucapnya.

"Demikian pula dengan pertumbuhan ekonomi. Kita berharap kuartal pertama ini bisa mencapai 5,5 persen," lanjut Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) Budihardjo Iduansjah berujar, BINA Lebaran 2026 akan berlangsung mulai 6-30 Maret 2026.

BINA Lebaran 2026 yang melibatkan ratusan brand disebut akan berlangsung di 414 pusat perbelanjaan. Sejumlah program promosi juga disiapkan untuk menarik belanja masyarakat.

"Kalau dari ritel, kita ada 800 brand, 80.000 toko. Makanan minuman terlibat, dan juga baju, electronic store, semua juga kita libatkan," tuturnya di lokasi yang sama.

"Untuk promo-promo, saya rasa dari mal sudah banyak membantu dengan midnight sales, dan juga ada kategori obat dan segala macam kita dorong," lanjut Budiharjo.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2026 atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah