Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google
tirto.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akan memberikan kompensasi kepada pengemudi angkutan kota, becak, dan andong di jalur mudik agar tidak beroperasi sementara.
Sosok yang akrab disapa KDM tersebut menilai kompensasi yang diberikan menjadi salah satu bentuk bantuan kepada kepolisian dalam melancarkan arus mudik di wilayah Jawa Barat selama masa libur Idul Fitri 1447 H.
Dengan berhentinya operasional angkot hingga tukang becak selama libur lebaran, KDM meyakini arus mudik di wilayah Jawa Barat tidak akan ada penyumbatan sehingga masyarakat yang akan menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur bisa melewati wilayahnya dengan nyaman.
"Pemprov Jabar tidak akan membebani Polri terlalu berat saya sudah lapor ke Pak Kapolda seluruh jalur mudik yang ada angkot, becak, andong dan berbagai hal lainnya akan diliburkan menjelang dan setelah idul fitri," kata Dedi dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Sebelummya, Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas Polri) akan menerapkan pembatasan operasional angkutan berat mulai H-8 Lebaran. Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin mengatakan, kebijakan tersebut merupakan salah satu rekayasa lalu lintas yang bertujuan untuk memperlancar arus mudik jelang libur Idul Fitri 2026.
"Pembatasan angkutan berat di tol dan non tol akan diberlakukan pada H-8 lebaran, atau pada Jumat (13/3/2026) pukul 12.00 WIB," ujarnya saat dikonfirmasi reporter Tirto, Selasa (3/3/2026).
Aries menjelaskan, selain pembatasan angkutan berat, sejumlah rekayasa lalu lintas lain juga akan diterapkan. Skema contraflow akan diberlakukan pada H-4 hingga H+1 Lebaran, mulai dari Gerbang Tol (GT) Karawang Barat KM 47 hingga Tol Jakarta–Cikampek (Japek) KM 70. Sementara itu, skema one way akan diterapkan di Tol Japek KM 70 hingga GT Banyumanik KM 421 pada H-4 hingga H-1.
Ganjil genap saat arus mudik akan diberlakukan di Tol Japek (KM 47) sampai GT Kalikangkung (KM 414) pada H-4 sampai H-1 lebaran. Di Tol GT Cikupa (KM 31) sampai Merak (KM 98) juga ganjil genap berlaku di waktu yang sama," ungkap Aries.
Untuk arus balik, kata Aries, skema one way akan diterapkan dari GT Banyumanik KM 421 hingga GT Japek KM 70 pada H+2 sampai H+9 Lebaran. Pada periode yang sama, contraflow juga akan diberlakukan dari GT Japek KM 70 hingga GT Karawang Barat KM 47.
Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin
tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id





























