Ada Workshop Critical Thinking Gratis 31 Juli 2022, Ayo Daftar!

Penulis: Addi M Idhom, tirto.id - 29 Jul 2022 12:15 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Workshop critical thinking akan digelar secara gratis bagi masyarakat umum pada 31 Juli 2022, guna menyambut Critical Thinking Championship 2022.
tirto.id - Indonesia Intellectual Academy (IIA) bersama Indonesia Memory Sports Council (IMSC) menggelar rangkaian workshop critical thinking pada akhir Juli 2022. Workshop buat melatih kemampuan ini diselenggarakan untuk menyambut kompetisi Critical Thinking Championship 2022 mendatang.

Salah satu Workshop Critical Thinking itu akan digelar pada Minggu, 31 Juli 2022, mulai dari pukul 13.00 WIB. Bertajuk “Mengasah Berpikir Kritis Melalui Critical Writing,” kegiatan workshop ini dapat diikuti oleh masyarakat umum secara gratis.

Selain itu, terdapat sesi khusus setelah workshop bagi para peserta Critical Thinking Championship 2022 yang telah mendaftar. Adapun narasumber utama dalam workshop critical thinking ini adalah penulis sekaligus General Manager Publishing Kompas Gramedia, Wahyu Raharjo.

Pendaftaran kompetisi Critical Thinking Championship 2022 masih dibuka hingga 1 Agustus 2022. Pembaca yang tertarik menjadi peserta kompetisi itu atau mengikuti workshop critical thinking di tanggal 31 Juli, bisa mengunjungi link di bawah ini:

www.criticalthinkingchamp.com


Sebelumnya, IIA bersama IMSC juga sudah menyelenggarakan workshop pra-kompetisi pada hari Minggu, 24 Juli 2022. Workshop dengan tema “Mengasah Kemampuan Berpikir Kritis lewat Berpikir Terstruktur” merupakan bagian dari persiapan kompetisi Critical Thinking Championship 2022.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para peserta supaya dapat berpikir secara terstruktur dan sistematis melalui berbagai macam metode. Misalnya, membuat pertanyaan yang bersifat kritis, membikin kategorisasi informasi, membandingkan dua hal secara sistematis, hingga menganalisis topik-topik berita yg sedang hangat terjadi saat ini.

Ada puluhan peserta yang mengikuti workshop tersebut. Acara dilaksanakan secara hybrid, yakni secara offline di IngatanGajah Training Center Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, sementara format online melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 jam yang terbagi menjadi 2 sesi. Di sesi pertama, narasumber workshop ialah Direktur IIA dan International Grandmaster of Memory, Yudi Lesmana. Kemudian, di sesi kedua, peserta mengerjakan kuis dari soal-soal critical thinking sebelumnya dan membahas soal-soal tersebut bersama mentor-mentor program.

Sesi pertama workshop dibuka dengan “Facts about Critical Thinking Skills.” Kemampuan berpikir kritis ini sangat dibutuhkan dan telah menjadi top 3 skills hingga tahun 2025 (data World Economic Forum) dan diprediksi semakin diperlukan pada masa yang akan datang.


Yudi juga mengajak para peserta untuk melatih critical thinking melalui metode berpikir terstruktur yang dinamakan USE COMPASS. Istilah terakhir adalah singkatan dari USE, Color, Origin, Material, Parts, Age, Size, dan Shape.

Metode USE COMPASS membantu para peserta workshop agar dapat berpikir lebih sistematis dan terorganisir dalam menjelaskan hasil observasi terhadap suatu objek.

Selanjutnya, memasuki sesi kedua, para peserta workshop diajak mengerjakan kuis dari soal-soal Critical Thinking Championship 2021. Ada 10 soal dengan berbagai topik, mulai dari Categorizing, Comparing, Analyzing Relationship, Analyzing Pattern, hingga Ordering in Term Size and Time.

Kegiatan pengerjaan soal itu merupakan bagian dari persiapan menuju babak penyisihan kompetisi Critical Thinking Thinking Championship 2022 yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2022.

Workshop ini berlangsung secara interaktif dan lancar antara peserta yang mengikuti secara online maupun offline. Panitia Critical Thinking Championship 2022 juga mendapat banyak feedback yang positif dari para peserta, seperti usulan agar durasi workshop lebih lama.

Baca juga artikel terkait CRITICAL THINKING atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH

DarkLight