Menuju konten utama

600 Nakes Siap Dikirim ke Daerah Terdampak Bencana Sumatra

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan para tenaga medis itu berasal dari kampus-kampus dan rumah sakit di wilayah Indonesia.

600 Nakes Siap Dikirim ke Daerah Terdampak Bencana Sumatra
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025). Dalam rapat tersebut Menkes memaparkan sejumlah temuan penyebab keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya adalah salmonela hingga Escherichia coli. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

tirto.id - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, melaporkan sebanyak 600 tenaga kesehatan, yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dan dokter magang akan diberangkatkan ke rumah sakit dan puskesmas di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

Adapun para tenaga medis yang dikerahkan akan diberangkatkan secara bertahap. Pekan ini, katanya, sebanyak 450 dari 600 tenaga kerja siap dikirim.

“Kami batch pertama akan memberangkatkan 600 orang. 450 sudah siap untuk diberangkatkan minggu ini,” ucap Budi saat memaparkan laporan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Budi pun ingin agar pemberangkatan para tenaga kesehatan itu menggunakan pesawat Hercules melalui Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

“Kalau Bapak berkenan flag off, atau nanti, saya enggak tahu, kalau berkenan diangkutnya pakai Hercules saja biar mereka merasakan Hercules gitu, Pak, di Halim,” katanya.

“Kalau Bapak berkenan, itu 450-nya bisa kami kumpulkan dan Bapak foto-foto dan flag off,” tambah Budi.

Prabowo pun menanggapi laporan Menkes Budi. Dia pun mempertanyakan dari mana saja tenaga kesehatan yang akan dikirimian ke lokasi terdampak bencana. Menurut Budi, 600 dokter tersebut berasal dari hasil rekrutmen yang digelar oleh kementeriannya.

Budi mengatakan para tenaga medis itu berasal dari kampus-kampus dan rumah sakit di wilayah Indonesia. Kemenkes membuka rekrutmen melalui organisasi profesi dan fakultas kedokteran.

“Sumbernya dari seluruh Indonesia kami buka rekrutmen, Pak. Jadi, misalnya ada organisasi profesi, ada Fakultas Kedokteran UGM, ada Fakultas Kedokteran Ul, ada Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, kami buka, Pak. Kami ada database relawan. Jadi, mereka nanti kalau sudah kayak ABRI, Pak, nanti dikasih bintang gitu,” jelas Budi.

Kemudian, Prabowo kembali menanyakan tingkatan hingga status dokter yang terpilih. Budi pun menjelaskan dokter magang, umum, hingga spesialis yang dikirim adalah mereka yang rela mengorbankan pendapatan untuk menjadi relawan selama dua pekan di lokasi terdampak.

Pihaknya juga akan merotasi para dokter relawan untuk meminimalisir kelelahan.

“Sekatang kami buka yang datang ternyata bukan hanya dokter-dokter magang atau koas, Pak. Dokter umum, spesialis pun mau mengorbankan pendapatan mereka untuk pergi, Pak. Kami kasih waktu dua minggu, Pak. Dua minggu kami rotasi supaya enggak fatigue,” katanya.

“Jadi, mereka siap 450 kalau Bapak berkenan diberangkatkan. Kalau boleh pinjam pesawat Pak TNI gitu jadi agak beda,” katanya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto