tirto.id - Selama periode H-7 hingga H+1 libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tercatat 345.879 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Angka ini meningkat 45,72 persen dibanding volume normal yang sebesar 237.359 kendaraan.
Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang CIkampek (PT JJC), Hendri Taufik, menyatakan pihaknya masih terus melakukan pemantauan sembari memastikan kelancaran arus perjalanan.
“Dari pantauan lalu lintas sejak H-7 s.d H+1 masih terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan dari lalu lintas normal. Kami senantiasa memastikan dapat melayani pengguna jalan yang melintas di Ruas Layang MBZ secara optimal, agar perjalanan yang dilakukan lancar, aman dan nyaman,” kata Hendri dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).
Adapun, pada H+1 (26 Desember 2025) saja, kendaraan yang meninggalkan Jakarta via ruas ini tercatat 38.972 unit, naik 17,69 persen dari normal 33.115 kendaraan.
Sementara kendaraan yang kembali ke Jakarta pada hari yang sama juga masih tinggi, yakni 33.390 unit atau meningkat 31,82 persen dibanding arus normal 25.330 kendaraan.
PT JJC mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Imbauan tersebut meliputi memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, bahan bakar minyak (BBM) terisi penuh, serta daya kendaraan listrik terpenuhi.
Masyarakat juga disarankan untuk memilih waktu perjalanan dengan baik, termasuk menghindari jam puncak.
Arus Lalu Lintas Selama Nataru di Wilayah Lain
Sementara itu, berdasarkan pantauan Jasa Marga di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada H+1 Natal juga menunjukkan peningkatan. Volume kendaraan yang kembali ke Jabodetabek melalui Gerbang Tol (GT) Cikunir 6 dan GT Ciawi 2 tercatat 50.623 unit, naik 21,15 persen dari normal.
Sedangkan, arus kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung dan sekitarnya via jalan tol ruas Padaleunyi tercatat 62.183 kendaraan, meningkat 1,78 persen.
“Masih terjadi pergerakan masyarakat yang meninggalkan Jabotabek pada H-7 hingga H+1 Natal 2025. Di sisi lain, Jasa Marga juga sudah melihat adanya pergerakan arus kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada H+1 Natal 2025,” kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono.
Jasa Marga berkomitmen menjaga layanan optimal selama Nataru dan mengingatkan pengguna tol untuk menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat masuk dan keluar gerbang, khususnya di ruas tol dengan sistem transaksi tertutup.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































