tirto.id - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima untuk umat Muslim yang mampu secara finansial maupun fisik karena harus menempuh jarak yang jauh. Selain dikenal karena upaya yang besar untuk mewujudkannya, ibadah haji juga memiliki berbagai keutamaan sendiri yakni penghapus dosa, balasan berupa surga, menjadi tamu Allah SWT, menambah keimanan, terhitung sebagai jihad fii sabilillah.
Saat melaksanakan ibadah haji doa-doa juga banyak dikabulkan apalagi setelah didoakan di tempat yang mustajab doa. Tempat tersebut bisa diartikan sebagai tempat dimana doa dikabulkan atau dijawab oleh Allah SWT. Beberapa tempat tersebut ada di ada di Masjidil Haram, Mekkah hingga ada anjuran untuk melaksanakan tahajud di Masjidil Haram.
Dalam Islam salah satu paling ijabah untuk berdoa adalah sepertiga malam terakhir sebelum datang fajar. Biasanya pada waktu tersebut dilaksanakan salat tahajud atau solat malam, ibadah sunnah tersebut pastinya akan semakin baik dilaksanakan di tempat yang juga mustajah doa yakni Masjidil Haram.
Tempat Doa Mustajab di Masjidil Haram
Selain melaksanakan tahajud di Masjidil Haram ada beberapa tempat dan waktu yang dipercaya sebagai lokasi mustajab doa yakni sebagai berikut:
1. Thawaf Mengelilingi Ka'bah
Saat sedang melaksanakan ibadah ini doa yang dipanjatkan menjadi lebih mustajab. Rasulullah SAW diketahui sering kali berdoa saat thawaf, mengharapkan keberkahan dan ampunan dari Allah Swt.2. Bawah Mizab (Talang Ka’bah)
Mizab merupakan talang air yang berada di bagian atas Ka’bah. Lokasi ini sangat disarankan dan termasuk pada tempat yang diberkahi sehingga banyak jemaah haji memohon rahmat dan ampunan di sini.3. Sumur ZamZam
Masih termasuk dalam area Masjidil Haram yang mana terletak 21 meter dari Ka'bah, lokasi ini juga dikenal sebagai tempat mustajab doa saat umat muslim berdoa sembari meminum airnya.4. Multazam
Multazam yang merupakan dinding Ka'bah yang terletak di antara Hajar Aswad dengan pintu Kakbah dan berjarak sekitar kurang lebih 2 meter. Multazam sendiri bisa dimaknai sebagai tempat memeluk yang pemaknaannya diambil dari kisah Rasulullah SAW yang pernah memeluk Kabah.5. Shafa & Marwah
Dua bukit yang berada di area Masjidil haram ini merupakan bagian dari rukun Sa’i. Ibadah ini terdiri dari berlari-lari kecil antara keduanya sebanyak tujuh kali. Saat sedang berlari maupun sampai di salah satu bukit jemaah dianjurkan untuk banyak berdoa.6. Maqam Ibrahim
Lokasi ini terletak di dalam Masjidil Haram, tepatnya di sebelah timur Ka'bah. Maqam ini berbeda dengan makam, Maqam Ibrahim merupakan tempat Nabi Ibrahim AS berdiri ketika membangun Ka’bah bersama putranya Ismail.7. Di dalam Ka'bah
Hanya segelintir orang yang bisa masuk ke dalam Ka'bah. Bukan tempat yang bisa diakses secara umum Ka’bah merupakan tempat mustajab untuk berdoa.20 Contoh Titip Doa Haji untuk Dipertemukan Jodoh
Saat melaksanakan ibadah haji banyak jemaah yang menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya dengan berdoa. Tidak hanya mendoakan diri sendiri bahkan banyak juga jemaah yang sudah dititipi doa dari tanah air oleh orang-orang terdekat. Hal ini dilakukan karena ibadah haji lekat dengan doa yang dikabulkan dan tak sedikit orang yang meminta agar didekatkan jodohnya.
Berikut beberapa contoh doa yang bisa dititipkan pada jemaah haji agar bisa didoakan di Tanah Suci:
- "Aku berdoa kepada Allah agar aku dan jodohku kelak menjadi pasangan yang saling melengkapi dalam kebaikan dan ketakwaan kepadaMu"
- "Ya Allah anugerahkanlah keberkahan dalam mencari jodoh yang halal, dan pertemukanlah aku dengan orang yang mencintaiMu dan dapat membimbingku menuju surgaMu"
- "Ya Allah, Engkau yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Saya berdiri di hadapan-Mu melalui (nama yang dititipi doa) dengan hati yang penuh harap, memohon kepada-Mu agar saya lekas dipertemukan jodoh yang baik"
- "Ya Allah lekas dipertemukanlah aku dengan orang baik untuk sempurnakan separuh agamaku hingga akherat nanti"
- "Ya Allah yang Rahman dan Rahim pertemukanlah aku dengan sosok yang menjadi perpanjangan sifat-sifat baikmu agar aku bisa membina keluarga bersamanya di bawah naunganmu"
- "Ya Allah, mudahkanlah aku dalam mencari tulang rusukku agar kita bisa saling mendampingi untuk meraih surga-Mu"
- "Ya Allah, kuatkan hatiku dalam berdoa dan berusaha menemukan jodoh yang membawa kebaikan."
- "Ya Allah, jika sudah tiba waktunya, pertemukan aku dengan sosok terbaik yang bisa melengkapiku, menerima kurang dan lebihku, dan senantiasa mencintaiku."
- "Ya Allah, jauhkanlah aku dari jodoh yang buruk dan tidak menyebabkan kebaikan bagiku di dunia dan akhirat"
- "Ya Allah, jauhkan aku dari pasangan yang tidak Engkau ridai, dan pertemukan aku dengan jodoh yang sesuai dengan kehendak-Mu."
- "Ya Allah, Engkau Maha Mendengar doa hamba-Mu, Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang tersembunyi termasuk takdir masa depanku bersama jodohku. Pertemukanlah kami di waktu yang tepat dan yang Engkau ridhai."
- "Ya Allah, di waktu yang tepat menurutMu mohon segera pertemukan aku dengan seseorang yang Engkau berkahi, yang saling menguatkan dalam kebaikan dan kebahagiaan."
- "Ya Allah, aku memohon kepadamu agar berikan aku jodoh yang mencintai-Mu dan mencintaiku, serta bersama-sama kita dapat beribadah kepada-Mu."
- "Ya Allah, jodoh sudah Kau sudah tuliskan dalam takdirku maka ku mohon jadikan ia anugerah bagiku sebagai pasangan yang saleh/salehah, yang mampu menuntunku dalam ketaatan kepada-Mu."
- "Ya Allah, terima dan kabulkanlah doa ini sebagai bentuk kerendahan hatiku agar bisa dipertemukan dengan seseorang yang nantinya akan melengkapiku"
- "Ya Allah, berikanlah dan mudahkanlah (nama Anda) mendapatkan jodoh dunia akhirat sesuai dengan apa yang diinginkan".
- "Ya Allah, teguhkanlah (nama Anda) dalam mencari pasangan yang baik"
- "Ya Allah pertemukanlah aku dengan sosok yang ikhlas menerimaku sebagai penyempurna agamanya"
- "Ya Allah siapapun jodohku nanti, lindungilah dia dan pertemukanlah denganku pada waktu yang sudah Engkau gariskan"
- "Ya Allah, jadikanlah jodohku seseorang yang baik dan sudah selesai dengan dirinya sendiri sehingga bisa membimbingku dengan penuh cinta menuju surga-Mu"
Penulis: Rachma Dania
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































