Menuju konten utama

1.205 Orang Meninggal & 139 Hilang Imbas Bencana Sumatra

Jumlah korban meninggal dalam bencana Sumatra antara lain 267 warga di Sumatra Barat, 376 warga di Sumatra Utara, dan 562 orang di Aceh.

1.205 Orang Meninggal & 139 Hilang Imbas Bencana Sumatra
Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatra, Tito Karnavian, saat memberikan keterangan media (Dok: Antara)

tirto.id - Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatra, Tito Karnavian, berujar, sebanyak 1.205 orang meninggal dunia dan 139 orang menghilang di Sumatra imbas bencana berupa banjir bandang hingga longsor.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ini mengatakan, bencana Sumatra masih menyisakan 12.994 masyarakat yang mengungsi di tenda pengungsian hingga saat ini.

"Itu yang meninggal dunia, dalam data kita, adalah 1.205 orang dan yang hilang 139 orang. Pengungsi juga tadinya 2 juta lebih, sekarang menjadi lebih kurang 12.994 yang ada di tenda," ucap Tito dalam rapat bersama DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).

Menurut Tito, seribuan orang yang meninggal akibat bencana itu terdiri atas 267 warga meninggal di Sumatra Barat, 376 warga meninggal di Sumatra Utara, dan 562 orang meninggal di Aceh. Kemudian, sebanyak 70 orang hilang di Sumatra Barat, 40 orang hilang di Sumatra Utara, serta 29 orang hilang di Aceh.

Sementara itu, total sebanyak 52 kabupaten/kota, 491 kecamatan, dan 4.511 desa yang terdampak bencana Sumatra. "Termasuk kerusakan rumah, baik ringan, sedang, berat, maupun yang hilang. Kemudian fasilitas pendidikan yang rusak, sesuai data," katanya.

"Fasilitas kesehatan, kemudian juga jembatan yang rusak ataupun roboh, fasilitas ibadah, baik masjid maupun gereja, jalan, kemudian fasilitas umum lain, serta tadi, pengungsi," lanjut Tito.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan, penyebab longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menunjukkan pola yang sama. Penyebab longsor yakni hujan lebat yang membuat daerah dataran tinggi mengalami longsor.

"Longsor ini mengakibatkan jalan yang terputus, jembatan yang rusak, di samping ada beberapa daerah yang memang juga ada banjir, terutama di pinggir yang di sungai," tutur Tito.

Baca juga artikel terkait BENCANA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher