tirto.id - Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas, menanggapi santai lonjakan harga cabai pada momen Ramadhan dan jelang Idul Fitri 2026. Mengutip celetukan Jusuf Kalla (JK), Zulhas menyebut kenaikan ini sebagai berkah tahunan agar petani bisa "beli baju baru".
"Alhamdulillah cabai yang mahal. [Cabai mahal] karena musim hujan, tapi Pak JK semalam protes kalau cabai mahal biar saja. Katanya petani cabai setahun sekali bisa beli baju baru, gitu," lontarnya jelang rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026) sore.

Meski begitu, Zulhas tetap menginstruksikan kepala daerah untuk menggelar operasi pasar dan bazar. Instruksi itu sebagai langkah guna memastikan harga komoditas pangan tetap terjangkau bagi masyarakat luas.
Selain itu, pemerintah daerah juga disarankan untuk memberikan subsidi kepada penjual cabai agar harga komoditas tersebut cenderung stabil selama periode Ramadhan-Hari Raya Idul Fitri 2026.
"Saya mengurusi pangan, bagaimana lebaran itu ketersediaan, terus harga terjangkau. Nah, untuk yang naik itu, saya juga sudah minta, keliling Indonesia, saya ke daerah-daerah, bupati, wali kota untuk juga bazar atau operasi pasar," urai politikus PAN itu.
"Nah, yang keduanya, bisa mengambil dari dana kan, untuk memberikan subsidi," sambung dia.
Sementara itu, Zulhas mengaku hendak melaporkan sejumlah hal kepada Prabowo pada Rabu sore ini. Beberapa di antaranya, yakni terkait makan bergizi gratis (MBG), Kampung Nelayan, serta produksi padi.
Ia enggan mengungkapkan secara rinci terkait hal yang hendak dilaporkan ke Prabowo.
"Ya lapor dulu lah [ke Prabowo]. Nanti ya, habis itu saja," sebutnya.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id




































