Menuju konten utama

Wamensos Serahkan Santunan bagi Korban Longsor Banjarnegara

Kemensos menyalurkan santunan kepada ahli waris dari 28 korban meninggal dunia serta kepada empat korban yang mengalami luka berat.

Wamensos Serahkan Santunan bagi Korban Longsor Banjarnegara
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyerahkan langsung santunan bagi ahli waris korban meninggal dan luka berat akibat longsor yang terjadi di Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah pada pertengahan November 2025 lalu. Penyerahan dilakukan di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (15/3/2026).
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia dan korban luka berat akibat bencana longsor yang melanda Desa Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, pada pertengahan November 2025.

Penyerahan santunan dilakukan di Pendopo Kabupaten Banjarnegara, Minggu (15/3). Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo menyampaikan duka cita kepada para keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana tersebut.

"Kami atas nama Kemensos, atas nama pemerintah pusat, ingin mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada bapak ibu alih waris. Mudah-mudahan almarhum, almarhumah yang kemarin terkena bencana mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah SWT," kata Agus Jabo.

Kementerian Sosial menyalurkan santunan kepada ahli waris dari 28 korban meninggal dunia serta kepada empat korban yang mengalami luka berat. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp440 juta. Setiap ahli waris korban jiwa menerima santunan sebesar Rp15 juta, sementara korban luka berat memperoleh bantuan Rp5 juta.

Selain santunan, pemerintah juga menyalurkan bantuan logistik berupa buffer stock kebencanaan dengan nilai Rp171.784.648 serta 20 paket sembako untuk masyarakat terdampak.

Menurut Agus Jabo, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

"Jadi sekali lagi mohon maaf bapak-ibu, jangan dilihat nilainya, tapi itu sebagai salah satu bentuk nyata bahwa negara hadir di tengah-tengah kesedihan rakyatnya, pemerintah hadir di tengah-tengah cobaan yang diderita oleh masyarakatnya," jelas Agus Jabo.

Ia menjelaskan bahwa penanganan bencana longsor di Banjarnegara kini telah memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya terdampak bencana.

Untuk mendukung kebutuhan para penyintas yang kini tinggal di hunian sementara, Kementerian Sosial Republik Indonesia juga menyiapkan bantuan perlengkapan rumah tangga senilai Rp3 juta bagi setiap keluarga terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa kasur, lemari, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

"Nilainya itu Rp3 juta, ya juga sebagai salah satu bentuk atensi kita kepada panjenengan sedaya (bapak ibu sekalian) yang sekarang ini tinggal di huntara, ya. Nanti Pak Wakil (Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali) akan berkomunikasi dengan Kemensos supaya mengajukan usulan, terus meminta supaya ada dukungan untuk isi hunian rumah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat kepada warga terdampak longsor.

Menurutnya, hingga saat ini telah dibangun sekitar 100 unit hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

"Kita masih ada 92 huntara yang insyaallah dalam waktu segera, nanti mungkin BNPB juga hari ini akan hadir tentunya, sehingga support dari pemerintah pusat, dari Kementerian Sosial ini tentu sangat berarti," kata Wakhid.

Ia juga menilai kehadiran pemerintah pusat melalui kunjungan Wakil Menteri Sosial memberikan dorongan penting bagi proses pemulihan masyarakat pascabencana.

"Kehadiran Pak Wamen, segala apa kebijakan dari pemerintahan pusat ini tentu sangat berarti, sangat membantu sekali untuk kemudian recovery, sehingga para korban terdampak ini bisa kemudian segera pulih kembali tentunya dari segala aspeknya. Sekali lagi terima kasih yang sebesar-besarnya," sambungnya.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis