tirto.id - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono, mendorong realisasi pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Ia menegaskan program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera itu dilaksanakan atas perintah Presiden Prabowo Subianto. Targetnya, setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat.
Karena itu, ia memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai akan dijalankan dan tinggal menunggu waktu pelaksanaan.
"Saya ingin mengatakan, walaupun sekarang di Banggai sedang berproses, enggak usah khawatir karena itu perintah Presiden gitu loh, tinggal waktunya saja. Kalau tidak bisa mulai tahun ini ya mudah-mudahan karena sudah diusulkan awal-awal, tahun depan sudah bisa dibangun," kata dia.
Pernyataan itu disampaikan saat ia menerima audiensi Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili, Plt Kepala Dinas Sosial Banggai Nur Djalal, dan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Ronal Putje di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).
Agus Jabo menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua saat ini berlangsung di 104 titik di seluruh Indonesia. Sekolah-sekolah tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026, menggantikan sekolah rintisan yang telah berjalan sejak Juli 2025.
Jika Banggai belum masuk tahap kedua, menurut dia, daerah tersebut masih berpeluang mengikuti tahap ketiga. Namun, status lahan harus sudah jelas dan bersertifikat atas nama pemerintah daerah.
"Di Banggai kan tak ada rintisan, jadi kalau kemudian slot untuk tahap yang ketiga, karena Pak Presiden minta selain 104 (titik) ada 100 sekolah lagi (akan dibangun) di tahun ini. Kalau kuotanya masih ada, ya nanti (usulan Pemkab Banggai) masuk tahap ketiga dengan catatan, (lahan) harus definitif punya pemkab. Apa buktinya? Harus (punya) sertifikat atas nama pemkab," jelas Agus Jabo.
"Jadi untuk Pemkab Banggai silakan kekurangannya dilengkapi," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Banggai saat ini masih memproses pemecahan lahan dan sertifikasi tanah di Desa Bumi Beringin, Kecamatan Luwuk Utara. Luas lahan milik Pemda Banggai itu mencapai 85 hektare, dan 10 hektare di antaranya diusulkan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Pada kesempatan yang sama, Agus Jabo pun mengingatkan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program-program prioritas Presiden. Salah satu yang menjadi prioritas adalah penghapusan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
"(Target) Yang kedua, angka kemiskinan di Indonesia di tahun 2029 harus di bawah 2 persen. Maka program-program pusat, seperti Sekolah Rakyat, terus kemudian Koperasi Desa Merah Putih, kampung nelayan, silakan semuanya segera diakses," lanjut Agus Jabo.
Sementara itu, Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, menyampaikan bahwa proses sertifikasi lahan diperkirakan rampung pada akhir bulan ini. Ia juga memastikan lokasi yang diusulkan telah memenuhi syarat pembangunan.
"Kementerian PU juga sudah melakukan peninjauan. Hasilnya, memenuhi syarat," ungkap Furqanuddin.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id
































