tirto.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak kembali mendatangi Aceh Tamiang. Kedatangannya pada Minggu (1/2/2026), untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Dahnil menggandeng organisasi Matahari Pagi Indonesia dengan fokus pemulihan sektor pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Dahnil mengatakan, kunjungan kali ini memiliki makna personal baginya. Ia bersama rombongan menyambangi SD Negeri 1 Kuala Simpang, sekolah tempat ia pernah menempuh pendidikan dasar.
Di lokasi tersebut, ia menyerahkan langsung bantuan perlengkapan sekolah kepada para siswa yang terdampak banjir.
“Hari ini saya berada di SDN 1 Kuala Simpang. Kebetulan saya pernah bersekolah di sini saat SD. Tadi kita membagikan bantuan alat-alat sekolah untuk murid-murid yang terdampak,” kata Dahnil dalam keterangan yang Tirto terima, Minggu (1/2/2026).
Dia juga memuji peran personel TNI yang terlibat dalam perbaikan fasilitas sekolah pascabencana. Menurutnya, keterbatasan akses membuat alat berat tidak dapat digunakan di sejumlah lokasi, sehingga proses perbaikan dilakukan secara manual.
“Di lokasi ini banyak bapak-bapak TNI yang membenahi sekolah pascabencana. Karena alat berat tidak bisa masuk, mereka bekerja menggunakan alat sederhana seperti cangkul dan sekop. Alhamdulillah kondisinya sekarang jauh lebih baik,” ujarnya.

Bersama Matahari Pagi Indonesia, Kemenhaj turut membawa alat-alat bangunan untuk mendukung kerja gotong royong TNI dan masyarakat dalam memperbaiki sarana pendidikan di Kuala Simpang dan wilayah sekitarnya.
“InsyaAllah semua unsur bekerja bersama TNI, masyarakat, dan relawan, agar sarana pendidikan bisa segera pulih dan anak-anak dapat kembali belajar. Kami juga membawa tas, buku, seragam, sepatu, serta sembako yang disalurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan, lanjutnya, juga akan menjangkau sejumlah sekolah lain melalui koordinasi dengan aparat TNI yang bertugas langsung di lapangan, terutama di wilayah yang tidak dapat dijangkau alat berat.
Dalam kesempatan tersebut, Dahnil menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya. Dirinya meminta masyarakat Aceh Tamiang tetap percaya pada upaya pemerintah dan seluruh unsur terkait.
“Kami berharap masyarakat Aceh Tamiang percaya bahwa pemerintah terus bekerja maksimal melalui bapak-bapak TNI-Polri dan seluruh unsur terkait. Presiden ingin memastikan proses pemulihan dapat segera berjalan, dengan fokus pembenahan saat ini di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ucapnya.
Selain menyalurkan bantuan, Dahnil bersama tim Matahari Pagi Indonesia juga berkeliling ke sejumlah sekolah dasar dan menengah pertama di Aceh Tamiang untuk menyapa serta berbagi kebahagiaan dengan anak-anak korban banjir bandang. Kunjungan ini tercatat sebagai kali kelima Dahnil datang ke Aceh Tamiang untuk memantau langsung proses pemulihan.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Alfons Yoshio Hartanto
Masuk tirto.id




























