tirto.id - Update hasil final badminton Indonesia Master 2025 Super 100 hari ini Minggu (26/10/2025) di GOR Pancing, Medan, memastikan Nozomi Okuhara (Jepang) jadi juara tunggal putri. Lantas, bagaimana hasil final ganda putri all Indonesian Final Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti?
Dalam final Indonesia Master 2025 edisi kedua tahun ini, dari total 4 laga partai puncak, 4 di antaranya diisi oleh wakil Indonesia. Hanya ganda putri saja yang tanpa pemain tuan rumah. Selebihnya, 4 final lain, dari ganda campuran, ganda putra, tunggal putra, hingga ganda putri, diisi oleh atlet tanah air.
Dengan 1 gelar juara yang sudah pasti di tangan, yaitu ganda putri, Indonesia masih mengincar 3 gelar lain. Lantas, bisakah misi itu terwujud? Apakah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Mohammad Zaki Ubaidillah, dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata jadi juara?
Update Hasil Final BWF Indonesia Master 2025 & Daftar Juara
Dalam laga pembuka final badminton Indonesia Master 2025 pada Minggu (26/10), terjadi duel Nozomi Okuhara (Jepang) vs Devika Sihag (India) yang berbeda generasi. Okuhara yang kini berusia 30 tahun, menempati peringkat 33 BWF. Sebaliknya, Sihag yang baru 20 tahun, ada di urutan 69 dunia.
Sebelum final, Sihag yang unggulan 8 di Indonesia Master 2025, lebih banyak menghadapi lawan non-unggulan. Pertarungan terberatnya ada di peringkat 4 saat jumpa Ishika Jaiswal (Amerika Serikat). Ketika itu, Sihag menang 3 set.
Dengan perbedaan ranking yang cukup jauh dari Okuhara, Devika Sihag tidak bisa mengimbangi sang atlet senior. Hasilnya adalah pertarungan satu sisi. Dalam tempo 35 menit, Sihag takluk. Di set pertama, sang wakil India jatuh dengan perbedaan yang signifikan, yaitu 10 poin (21-11). Set kedua, perbedaan makin mencolok lagi jadi 12 angka (21-19).
Kemenangan Nozomi Okuhara di Indonesia Master 2025 ini adalah momentum penting bagi sang atlet yang pernah mengalami cedera panjang ini. Sepanjang 2025, Okuhara tercatat sudah 3 kali merebut gelar di turnamen Super 100, yatu Kaohsiung Masters, Malaysia Super 100, dan Indonesia Master II.
Di pertandingan kedua, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Pranata mampu mengalahkan lawan mereka dari Malaysia, Jimmy Wong/Lai Pei Jing. Caranya pun spektakuler dengan melakukan comeback.
Pada set pertama, Faza/Aisyah kalah 16-21. Namun, di set kedua yang sangat ketat, ganda campuran Indonesia mampu menang 21-19. Dengan kondisi yang sudah berhasil mengejar ketertinggalan, pasangan tuan rumah menyelesaikan set ketiga 21-3. Skor 2-1 dalam 49 menit.
Kemenangan Faza/Aisyah yang membuka gelar tuan rumah di Indonesia Master 2025 II ini, diikuti kesuksesan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Menghadapi pasangan Choi Sol-gyu/Goh V Shem, duo ini memang butuh pertarungan 3 set. Namun, tetap saja gelar kedua bisa diamankan.
Raymond/Nikolaus memenangi set pertama dengan 18-21/ Meskipun Choi/Goh bisa memukul balik di set kedua dengan 21-17, drama berakhir di set ketiga via laga yang sangat sengit, 22-24. Total, butuh 1 jam 6 menit bagi ganda putra Indonesia untuk meraih trofi mereka di nomor ini.
Di pertandingan keempat, Muhammad Ubaidillah mengalahkan Dong Tian Yi dari China melalui 2 set langsung 11-21 dan 8-21 hanya dalam tempo 30 menit.
Dalam laga pemungkas final Indonesia Master 2025 dari nomor ganda putri, pertarungan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine vs Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti berjalan sengit. Di set pertama, Apri/Fadia yang unggul pengalaman bisa membabat junior mereka 11-21.
Namun, di set kedua, perlawanan makin ketat. Hanya saja pada akhirnya, Apri/Fadia menyelesaikan final ini 2 set langsung dengan 17-21. Lengkap sudah, 4 dari total 5 gelar Indonesia Master 2025 jadi milik tuan rumah.
Berikut hasil final badminton Indonesia Master 2025 Super 100 hari ini Minggu, 26 Oktober.
| No | Kategori | Pertandingan |
|---|---|---|
| 1 | Tunggal Putri (WS) | Nozomi Okuhara (Jepang, 3) vs Devika Sihag (India, 8) 21-11 dan 21-9 |
| 2 | Ganda Campuran (XD) | Marwan Faza/Aisyah Salsabila Pranata (Indonesia, 1) vs Jimmy Wong/Lai Pei Jing (Malaysia, 2) 16-21, 21-19, 21-3 |
| 3 | Ganda Putra (MD) | Choi Sol-gyu/Goh V Shem (Korea Selatan/Malaysia, 8) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia, 3) 18-21, 21-17, 22-24 |
| 4 | Tunggal Putra (MS) | Dong Tian Yi (China) vs Muhammad Ubaidillah (Indonesia) 11-21, 8-21 |
| 5 | Ganda Putri (WD) | Indah Meida/Ribka Rasti Nastine (Indonesia, 1) vs Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia, 5) 11-21, 17-21 |
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































