Update Corona DKI 1 Juli: Bertambah 204 kasus, Total 11.482 Positif

Oleh: Riyan Setiawan - 1 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Kasus Corona di DKI Jakarta per hari ini, 11.482 kasus positif, 644 pasien meninggal dan 6.680 sembuh.
tirto.id -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengatakan pasien positif COVID-19 sebanyak 11.482 kasus per Rabu (1/7/2020).

Jumlah tersebut bertambah sebanyak 204 kasus dari pasien hari sebelumnya Selasa (30//2020) sebanyak 11.278 orang.

Kemudian berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 644 pasien meninggal dunia dan 6.680 dinyatakan telah sembuh dari COVID-19.

"Sampai dengan hari ini kami laporkan, 889 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.269 orang melakukan isolasi diri di rumah," kata Kepala Bidang Layanan Kesehatan dinas Kesehatan Dinas Kesehatan Weningtyas Purnomorini di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 27.037 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yaitu 17.843 orang.

Dia juga menerangkan, Pemprov DKI telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19. Mengelola sebagian besar lahan RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 41 laboratorium pemeriksa COVID-19.

Pada 30 Juni 2020 kemarin, telah dilakukan tes PCR terhadap 4.616 orang, sehingga secara kumulatif terdapat 313.450 sampel yang telah diperiksa. Dari sejumlah data tersebut, 3.277 diantaranya dilakukan tes untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru.

"Hasilnya hasil 204 positif dan 3.073 negatif," ucapnya.

Lebih lanjut, Pemprov DKI juga telah melakukan rapid test di 6 wilayah Kota / Kabupaten Administrasi Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Totalnya, sebanyak 238.796 orang telah melakukan tes cepat.

Dari hasil Rapid tes, persentase positif COVID-19 sebesar 3,5 persen, dengan total 8.326 orang dinyatakan reaktif dan 230.470 orang dinyatakan non-reaktif.

"Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR, dan apabila hasilnya positif, dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah," jelas dia.

Jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tetap melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mall, objek wisata, pasar, check point SIKM, bersama dengan tim terpadu SKPD.

Selain melakukan imbauan, tim juga akan melakukan penindakan berupa denda. Penindakan dengan penutupan turut dilakukan pada lokasi yang seharusnya belum boleh membuka aktivitas, di antaranya termasuk kategori rumah minum atau bar serta griya pijat.

"Selama masa PSBB transisi ini, kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak antarorang minimal 1,5 - 2 meter, dan batasi aktivitasi ke luar rumah jika tidak terlalu penting," jelas dia.

Pemprov DKI Jakarta masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB). Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai.

Terhitung sejak 24 April 2020 hingga 28 Juni 2020 pukul 14.00, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen dari para donatur sebanyak 432.694 Paket Sembako dan 174.261 Paket Makan Siap Saji. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi. Riyan Setiawan

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Reja Hidayat
DarkLight