Menuju konten utama

TNI Usut Kasus Penyerangan oleh WN Cina di Tambang Emas Ketapang

TNI mulai mengumpulkan dan memverifikasi data di lapangan terkait kronologi penyerangan dan jumlah korban.

TNI Usut Kasus Penyerangan oleh WN Cina di Tambang Emas Ketapang
Ilustrasi Penyerangan. foto/istockphoto

tirto.id - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah, mengatakan pihaknya kini tengah menyelidiki kasus penyerangan yang diduga dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Cina.

“Terkait informasi tersebut, saat ini TNI masih mengumpulkan dan memverifikasi data di lapangan,” ujarnya Freddy dikonfirmasi Tirto, Senin (15/12/2025).

Namun, Freddy masih enggan membeberkan secara gamblang informasi yang sudah dikantonginya. Dia hanya mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran peristiwa secara lengkap.

“Belum ada informasi yang komprehensif terkait kronologi maupun jumlah korban,” lontarnya.

Freddy berjanji akan menyampaikan kronologi peristiwa tersebut setelah penelusuran yang dilakukan oleh timnya dirasa cukup. “Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan setelah data lengkap dan terkonfirmasi,” tegasnya.

Beredar kabar, lima orang anggota TNI diserang oleh 15 WNA asal Cina. Penyerangan dilakukan dengan membawa sejumlah senjata, mulai dari senjata tajam, airsoft gun, dan alat setrum.

Peristiwa yang terjadi pada akhir pekan lalu itu terjadi di kawasan pertambangan emas Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Dalam insiden itu, dua kendaraan juga turut dirusak oleh rombongan WNA.

Namun, belum ada laporan resmi yang diterima polisi terhadap peristiwa penyerangan tersebut.

Baca juga artikel terkait KASUS PENYERANGAN atau tulisan lainnya dari Siti Fatimah

tirto.id - Flash News
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Siti Fatimah