tirto.id - Media Tirto.id menggelar Jangkar Media Day di Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (12/7/2026), dengan mengusung tema “Suara Lokal di Ruang Digital”. Kegiatan ini dihadiri 67 peserta dari berbagai kalangan pegiat media sosial dan media lokal di wilayah Tegal dan sekitarnya.
Acara ini terdiri dari dua sesi yakni sesi workshop periksa fakta dan sharing session bersama Meta, lalu yang kedua sesi diskusi membangun bisnis berkelanjutan melalui konten yang kredibel.
Dalam sambutannya, Rina Nurjanah selaku Wakil Pemimpin Redaksi tirto.id menegaskan bahwa new media yang kini tumbuh pesat memiliki peran yang sangat penting termasuk mencegah hoaks beredar di masyarakat.
“Anda semua adalah suara yang paling dekat dengan masyarakat, suara yang memahami denyut nadi daerah, dan suara yang memiliki potensi besar untuk menjadi jangkar kebenaran di tengah ombak hoaks,” ucap Rina dalam sambutannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sharing bersama Meta yang diwakili oleh Bernie Moestafa selaku Head of Public Policy Indonesia at Meta dan workshop periksa fakta bersama Alfitra Akbar, editor periksa fakta tirto.id.
Dalam sesi ini Bernie menekankan pentingnya mematuhi community guideline pada setiap platform media sosial termasuk fokus Meta dalam menangkal unggahan misinformasi dan iklan judi online. Sementara Alfitra memaparkan tips dan trik untuk dapat ikut serta mengedukasi warga dan menangkal penyebaran hoaks di ruang digital.

Selain berkolaborasi dengan Meta, acara ini juga menghadirkan pembicara dari pihak industri yakni Dewi Sri Utami selaku Manager Media Communication PT Pertamina (Persero).
Dewi menyatakan bahwa di tengah perubahan lanskap informasi digital, para pengelola new media yang sangat dekat dengan audiens lokal memiliki peran sebagai kontrol sosial dan mencegah terjadinya polarisasi. Oleh karena itu, penting bagi para pengelola new media untuk dapat menjaga kualitas konten yang disampaikan juga tetap kredibel dan akurat.
Dewi juga mengatakan kolaborasi seperti Jangkar Media Day perlu terus dilakukan sebagai bentuk sinergi antarberbagai pihak.
“Kita perlu berkolaborasi, karena masyarakat sudah pasti banyak melihat yang dibagikan oleh teman-teman new media,” katanya.
Salah satu peserta, Eki Hasan, mengaku kegiatan tersebut menjadi momen yang telah lama dinantikan. Ia menilai forum tersebut memberikan kesempatan untuk menambah wawasan dalam mengelola komunitas yang dibangunnya di media sosial.
“Karena kami punya komunitas di media sosial, ini adalah salah satu upaya saya untuk belajar dan menjaga komunitas tersebut,” ujarnya.
Acara Jangkar Media Day ini menjadi acara roadshow tirto.id yang ketiga kalinya dalam membangun kolaborasi bersama para pegiat new media. Sebelumnya acara Jangkar Media Day dilaksanakan di Banda Aceh dan Denpasar yang juga melatih para peserta untuk ikut serta mencegah penyebaran misinformasi dan kolaborasi bisnis bersama melalui konten kredibel.
Penulis: Tegalterkini.id
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id
































