Menuju konten utama

Khutbah Gerhana Bulan Ramadhan 2026: Doa Ukhuwah Islamiyah

Contoh teks khutbah gerhana bulan total Ramadhan 3 Maret 2026 lengkap beserta doa dengan tema ukhuwah islamiyah.

Khutbah Gerhana Bulan Ramadhan 2026: Doa Ukhuwah Islamiyah
Fase gerhana bulan total terlihat di langit Ternate, Maluku Utara, Senin (8/9/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Ternate menyebut fenomena astronomis gerhana bulan total dapat dilihat dengan mata telanjang di seluruh langit kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara sekitar pukul 00:26 WIT dan berakhir pukul 03:53 WIT. ANTARA FOTO/Andri Saputra/rwa.

tirto.id - Teks lengkap khutbah gerhana bulan Ramadhan 2026 bertema ukhuwah Islamiyah dapat digunakan oleh para imam dan khatib. Pada saat fenomena gerhana bulan total Selasa 3 Maret 2026, umat Islam dianjurkan untuk mengisi momentum ini dengan melaksanakan shalat sunnah khusuf serta mendengarkan khutbah yang sarat spiritual.

Gerhana bulan merupakan peristiwa terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak seluruh cahaya tersebut sampai ke bulan. Hal ini disebabkan oleh dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gerhana bulan total akan terjadi pada 3 Maret 2026. Puncaknya akan berlangsung pada 19.03.23 WIB atau 20.03.23 WITA atau 21.03.23 WIT.

Selama periode gerhana bulan tersebut, umat Islam dianjurkan untuk menjalankan shalat sunah gerhana bulan (khusuf). Shalat ini dapat dilakukan secara berjamaah ataupun sendiri. Dalam shalat khusuf berjamaah, terdapat khutbah setelah selesai shalat sebanyak 2 kali.

Khutbah Gerhana Bulan Ramadhan 2026: Doa Ukhuwah Islamiyah

Shalat sunnah gerhana bulan pada 3 Maret 2026 dilakukan menyesuaikan fase gerhana yang tampak di wilayah masing-masing. Dalam pelaksanaan salat khusuf ini, terdapat khutbah yang disampaikan imam atau orang yang diberi wewenang.

Salah satu tema dalam khutbah salat sunah gerhana bulan yakni menyoal ukhuwah islamiyah atau hubungan persaudaraan sesama muslim. Hal ini dapat disampaikan dengan menyerukan pentingnya ukhuwah islamiyah dan peduli terhadap sesama muslim yang tertimpa musibah.

Berikut ini contoh teks khutbah salat gerhana bulan mengenai ukhuwah islamiyah.

Khutbah I

اَلْـحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي وَحَّدَ قُلُوْبَ الْمُؤْمِنِيْنَ بِالْإِيْمَانِ، وَحَذَّرَهُمْ مِنَ الْفُرْقَةِ وَالْخُصُوْمَةِ وَالْعُدْوَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً تُنَجِّي قَائِلَهَا يَوْمَ الْمِيْزَانِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَإِمَامًا لِلْمُتَّقِيْنَ وَقُدْوَةً لِلْإِخْوَانِ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِيْنَ أَقَامُوا الدِّيْنَ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ، اَمَّا بَعْدُ. فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللّٰهِ وَقَدْ قَالَ: وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ

Para jamaah yang dirahmati Allah,

Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah Swt. dan atas rahmat-Nya kita memperoleh kesehatan dan ketenteraman sehingga dapat berkumpul untuk menunaikan salat gerhana bulan.

Selawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw. Semoga pula tercurah kepada keluarga beliau, para sahabat, dan seluruh pengikutnya yang setia menegakkan ajaran persaudaraan hingga akhir zaman.

Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Hadirin jamaah shalat gerhana yang dimuliakan Allah,

Fenomena tertutupnya cahaya bulan malam ini adalah peringatan dari Allah agar kita segera bersujud dan memohon ampunan. Gerhana adalah momentum untuk bertaubat nasuha, membersihkan noda-noda dosa yang selama ini mengotori hati kita.

Sebab, seringkali kegelapan yang sesungguhnya bukanlah gelapnya alam semesta, melainkan gelapnya hati yang tertutup oleh rasa benci dan permusuhan.

Perlu kita sadari bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Namun, hari ini kita melihat bagaimana perbedaan digunakan sebagai alasan untuk saling menjatuhkan, saling bermusuhan, bahkan memicu pertumpahan darah.

Tak terkecuali yang terjadi di dalam umat Islam. Padahal, Allah Swt. berfirman dalam surat Al-Hujurat ayat 10 bahwa kaum muslimin tidak boleh berseteru atau bermusuhan. Hal ini tidak lain karena pada hakikatnya, semua umat Islam itu bersaudara.

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.”

Jamaah yang dirahmati Allah,

Sebaiknya kita semua menghindari pertikaian, perselisihan, buruk sangka, dan sejenisnya yang meretakkan hubungan persaudaraan. Perlu kita sadari bahwa persatuan akan selalu menguatkan kita. Lain halnya jika kita sendiri-sendiri.

Rasulullah saw. bersabda, yang artinya:

“Perumpamaan seorang mukmin seperti tanaman (biji-bijian seperti padi, jelai, dan semisalnya), angin selalu menggoyang-goyangkannya, dan seorang Mukmin senantiasa mengalami cobaan; sedangkan perumpamaan orang munafik seperti pohon aras yang kuat tidak pernah tidak bergoyang (karena diterpa angin) sampai masuk waktu dipanen.” (HR Muslim)

Para jamaah rahimakumullah,

Setiap hari kita senantiasa dibiasakan untuk bersatu. Misal, ketika salat berjamaah, salat jumat, hingga dalam kegiatan seperti hari ini ketika kita salat sunah gerhana buln.

Kita mengharap ampunan Allah sekaligus mengambil pelajaran untuk senantiasa beriringan dengan sesama muslim. Tak lain yakni untuk bersama-sama mengharap ridha Allah dan kemuliaan hidup di dunia hingga akhirat kelak.

Tak lupa pula, kita doakan saudara-saudara kita seiman yang saat ini tengah menghadapi musibah. Saudara-saudara kita, baik se-tanah air maupun di belahan bumi lain, semoga tetap dalam lindungan-Nya dan mendapat berkah keselamatan dunia dan akhirat.

Akhir kata, semoga Allah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya pada kita semua, mengampuni dosa-dosa kita, dan seluruh amal ibadah kita diterima di sisi-Nya.

Khutbah II

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَه لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِه وِأَصْحَابِه وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلى يَوْمِ الدّيْن. اَمَّا بَعْدُ فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالى وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَنْ، وَحَافِظُوْاعَلى الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمُعَةِ وَالْجَمَاعَةِ. وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالى وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَه يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيّ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اَللّهُمَّ صَلِّ عَلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ،فى العالمين إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ اللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ ، اللّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ وَالجُنُونِ والجُذَامِ وَسَيِّءِ الأسْقَامِ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, اللّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدى والتُّقَى والعَفَافَ والغِنَى، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَصَلَّى اللهُ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلى آلِه وَصَحْبِه و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبى ويَنْهى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Pembaca yang ingin mendapatkan rekomendasi artikel seputar Ramadhan 2026, dapat mengaksesnya melalui tautan ini.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2026 atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus