Menuju konten utama

Tanda Lulus SNBT 2026 dan Tidak Lulus, Barcode Warna Apa?

Hasil UTBK SNBT 2026 diumumkan 25 Mei. Berikut cara cek pengumuman, akses link resmi SNPMB, dan tahapan setelah lolos seleksi.

Tanda Lulus SNBT 2026 dan Tidak Lulus, Barcode Warna Apa?
UTBK-SNBT. ANTARA FOTO/Auliya Rahman
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pengumuman hasil UTBK SNBT 2026 tinggal menghitung hari. Setelah melewati Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK), peserta tinggal menanti hasil akhir, apakah lolos ke perguruan tinggi negeri (PTN) impian atau tidak.

Sesuai jadwal resmi, hasil UTBK SNBT 2026 segera diumumkan 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB via portal SNPMB dan sejumlah link mirror dari berbagai PTN. Pada saat pengumuman berlangsung, peserta biasanya bakal melihat tampilan barcode dengan warna tertentu di laman hasil seleksi.

Banyak peserta bingung mengenai arti warna barcode tersebut. Tidak sedikit pula yang bertanya-tanya apakah barcode hijau artinya lulus dan barcode merah berarti gagal? Karena itu, penting memahami tanda lulus dan tidak lulus SNBT 2026 agar peserta tidak salah membaca hasil seleksi.

Tanda Lulus dan Tidak Lulus SNBT 2026

Sistem pengumuman SNBT menggunakan tampilan visual berupa barcode dan keterangan khusus untuk membantu peserta mengetahui status seleksi dengan cepat. Pola tampilan ini kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Peserta yang dinyatakan lolos SNBT 2026 biasanya akan melihat barcode warna biru atau hijau disertai ucapan selamat. Pada halaman tersebut juga tercantum identitas lengkap peserta, seperti nama, nomor pendaftaran, tanggal lahir, program studi, hingga nama perguruan tinggi tujuan.

Selain itu, peserta lolos umumnya akan dapat informasi tambahan mengenai tahapan registrasi ulang. Informasi ini bisa berupa tautan menuju situs resmi kampus, jadwal verifikasi berkas, hingga ketentuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Karena itu, peserta yang menerima tampilan barcode biru atau hijau disarankan segera membaca seluruh instruksi pada layar. Kesalahan dalam memahami info daftar ulang bisa berdampak pada pembatalan status penerimaan mahasiswa baru.

Adapun peserta yang belum lolos SNBT 2026 biasanya akan melihat barcode merah tanpa ucapan selamat. Sistem umumnya menampilkan pesan motivasi dan info bahwa peserta belum berhasil diterima melalui jalur SNBT.

Meski tidak lolos, peserta tetap bisa mengunduh sertifikat UTBK untuk dipakai daftar lewat jalur lain seperti seleksi mandiri di sejumlah PTN.

Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026

Pengumuman hasil SNBT 2026 bisa diakses melalui portal resmi maupun link mirror dari berbagai kampus negeri di Indonesia. Link mirror disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung saat pengumuman dibuka secara serentak.

Ratusan ribu peserta akan mengakses portal pengumuman dalam waktu bersamaan, sehingga server utama berpotensi mengalami gangguan. Karena itu, panitia menyediakan alternatif server dari sejumlah PTN agar akses tetap lancar.

Berikut langkah cek hasil UTBK SNBT 2026:

  • Buka portal resmi: https://pengumuman-snbt.snpmb.id;
  • Pilih menu pengumuman SNBT;
  • Masukkan nomor pendaftaran SNBT;
  • Isi tanggal lahir sesuai data pendaftaran;
  • Klik "Lihat Hasil Seleksi";
  • Sistem akan menampilkan status diterima atau tidak diterima.
Jika peserta dinyatakan lolos SNBT 2026, halaman pengumuman akan memuat detail program studi dan kampus tujuan. Sebaliknya, jika tidak lolos, sistem hanya menampilkan info bahwa peserta belum berhasil pada jalur SNBT 2026.

Peserta disarankan menyiapkan nomor pendaftaran dan koneksi internet stabil sebelum waktu pengumuman dimulai. Sebab, tingginya trafik pengunjung sering membuat akses portal menjadi lambat pada menit-menit awal pengumuman.

Hal yang Harus Dilakukan Setelah Lulus SNBT 2026

Peserta yang dinyatakan lolos SNBT 2026 tidak boleh terlalu lama larut dalam euforia. Setelah pengumuman keluar, ada sejumlah tahapan administratif untuk diselesaikan dalam batas waktu tertentu.

Tahap pertama yakni mengunduh sertifikat hasil UTBK yang dijadwalkan 2 Juni - 31 Juli 2026. Dokumen ini penting karena jadi bukti resmi nilai peserta, dan biasanya dibutuhkan dalam proses registrasi ulang.

Selanjutnya, peserta harus memantau jadwal verifikasi berkas dari kampus tujuan. Setiap PTN memiliki ketentuan berbeda terkait dokumen daftar ulang. Umumnya, kampus meminta dokumen seperti ijazah, kartu keluarga, pas foto, hingga bukti penghasilan orang tua.

Lalu, tahapan setelah itu yakni proses penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pada tahap ini, kampus akan menilai kondisi ekonomi keluarga mahasiswa untuk menentukan besaran biaya kuliah.

Adapun beberapa kampus juga mewajibkan registrasi fisik, seperti pengambilan foto kartu tanda mahasiswa (KTM), pemeriksaan dokumen asli, hingga pembagian jaket almamater.

Peserta yang tidak melakukan daftar ulang sesuai jadwal berisiko kehilangan status kelulusan. Maka, calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos SNBT 2026 disarankan rutin memantau pengumuman resmi dari universitas masing-masing setelah hasil diumumkan.

Baca juga artikel terkait PENGUMUMAN UTBK atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora