Menuju konten utama

Strategi Maresca Agar Chelsea Bisa Redam Barcelona di UCL 2025

Pelatih Chelsea, Enzo Maresca mempersiapkan strategi bertahan menghadapi Barcelona di Liga Champion. Chelsea tidak diperkuat Cole Palmer.

Strategi Maresca Agar Chelsea Bisa Redam Barcelona di UCL 2025
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca memberikan instruksi kepada Pedro Neto saat melawan Los Angeles FC (LAFC). di stadion Mercedes-Benz stadium. www.chelseafc.com/pri.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, menekankan pentingnya disiplin saat menghadapi Barcelona. Chelsea dijadwalkan menjamu Barcelona di Stamford Bridge, dalam lanjutan Liga Champion 2025/2026, Rabu, 26 November 2025 pukul 03.00 WIB.

Pertandingan Chelsea vs Barcelona diprediksi berlangsung ketat. Pasalnya, hasil pertandingan bakal mempengaruhi posisi kedua tim di klasemen League Phase Liga Champion 2025/2026 secara signifikan.

Enzo Maresca memahami gaya permainan agresif Barcelona sangat sulit diredam. Kombinasi antara kecepatan dan kualitas individu Lamine Yamal dan kolega, kerap merepotkan lawan-lawannya.

Oleh sebab itu, Chelsea wajib menjaga keseimbangan tim saat menghadapi Barcelona. Mereka harus bisa tampil disiplin saat bertahan, maupun menyerang.

Barcelona sendiri selalu bisa menciptakan peluang berbahaya dalam berbagai situasi. Teranyar, mereka menumbangkan Athletic Bilbao dengan skor 4-0 di Liga Spanyol 2025/2026.

“Barcelona tim yang luar biasa, tetapi kami akan memberikan yang terbaik untuk menang. Garis pertahanan tinggi mereka memang menjadi faktor, tetapi hal terpenting adalah disiplin saat kami tidak menguasai bola,” kata Enzo Maresca dikutip dari laman resmi klub.

Chelsea Akan Bertahan Secara Kolektif dan Agresif

Maresca menegaskan Chelsea harus bertahan secara kolektif menghadapi Barcelona. Tak hanya itu, Wesley Fofana dan kawan-kawan harus tampil agresif untuk merusak ritme permainan lawan.

Target utama dari permainan agresif Chelsea adalah mematikan pemain kunci Barcelona. Beberapa nama yang diwaspadai adalah Robert Lewandowski, Raphinha hingga Lamine Yamal.

Selain itu, Maresca juga mewaspadai Fermin Lopez, Ferran Torres, dan Frenkie de Jong. "Kami akan bertahan sebagai satu kesatuan tim," ujar Maresca.

Kendati tampil di kandang sendiri, Chelsea tidak akan segan bermain bertahan. Pasalnya, yang paling penting saat ini adalah meraih poin.

Target utama pertahanan agresif Chelsea adalah membatasi ruang gerak pemain kreatif Barcelona. Hal ini penting untuk mencegah dominasi penguasaan bola dilakukan Blaugrana.

Kendati begitu, menghadapi Barcelona tetap tidak mudah. Terlebih, sejumlah pemain andalan seperti Levi Colwill, Romeo Lavia hingga Cole Palmer dipastikan absen.

Sementara untuk melakukan serangan, Chelsea bakal mengandalkan counter attack. Efektivitas serangan pun bakal krusial untuk Chelsea bisa membobol gawang Barcelona.

Pemain Chelsea Cole Palmer

Gelandang Chelsea Cole Palmer merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Newcastle pada pekan kesembilan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Minggu (27/10/2024). (HO-Chelsea/chelseafc.com)

Siasat Chelsea Tanpa Cole Palmer

Chelsea akan bermain tanpa Cole Palmer yang mengalami cedera. Absennya gelandang serang ini tentu menjadi kerugian besar.

Enzo Maresca harus memaksimalkan potensi pemain yang tersedia. Ia bisa memanfaatkan pemain muda seperti Estevao Willian atau Alejandro Garnacho.

Lini tengah yang diisi Moises Caicedo dan Enzo Fernandez akan krusial. Mereka harus memenangkan semua duel di lini tengah. Pertarungan taktis antara penguasaan bola Barcelona dan serangan balik Chelsea akan menarik.

Maresca berharap strateginya dapat diterapkan dengan baik. Chelsea bertekad untuk meraih hasil positif di Stamford Bridge. Kemenangan sangat penting untuk menjaga posisi tim tetap berada di jalur lolos playoff langsung.

Chelsea akan berjuang keras membuktikan diri sebagai salah satu tim terbaik di Eropa. Selain itu, laga ini juga menjadi duel antara 2 winger muda, Estevao Willian vs Lamine Yamal.

Dengan komposisi pemain yang dimiliki, Chelsea dapat bersaing dengan Barcelona. Moises Caicedo dan kawan-kawan harus tampil disiplin sepanjang 90 menit.

Baca juga artikel terkait LIGA CHAMPION atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Sepakbola
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Yantina Debora