Menuju konten utama

Sinopsis Webtoon Wind Breaker & Dihentikan Naver Karena Apa?

Simak sinopsis webtoon Wind Breaker karya Jo Yongseok dan alasan penghentian serial setelah 12 tahun tayang akibat dugaan plagiarisme visual.

Sinopsis Webtoon Wind Breaker & Dihentikan Naver Karena Apa?
Webtoon Wind Breaker. FOTO/Webtoon
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wind Breaker adalah judul webtoon karya Jo Yongseok yang dihentikan tayang oleh Naver per 11 Juli 2025. Benarkah karena plagiarisme?

Wind Breaker pertama dirilis pada 8 Desember 2013. Setelah merilis 26 volume dalam 12 tahun, Naver memutuskan untuk menghentikan penayangannya dan tidak melanjutkannya karena adanya dugaan plagiarisme.

Banyak yang salah mengira antara Wind Breakerwebtoon karya Jo Yongseok dengan Wind Breaker manga Jepang karya Satoru Nii. Meskipun mempunyai judul yang sama, namun ini adalah dua karya yang berbeda.

Wind Breaker karya Satoru Nii adalah manga Jepang yang tayang di situs web Magazine Pocket milik Kodansha sejak 13 Januari 2021.

Manga ini bercerita tentang Haruka Sakura, seorang siswa pindahandi SMA Furin yang mempunyai sifat ingin melindungi yang lemah. Saat ini Wind Breaker versi manga masih berjalan dan merilis season keduanya sejak April 2025 kemarin.

Sinopsis Webtoon Wind Breaker

Webtoon Wind Breaker bercerita tentang Jo Ja Hyeon yang akrab disapa Jay, seorang siswa teladan yang sangat mengagumi sang paman, Jo Mahyeon. Jo Mahyeon adalah seorang pebalap sepeda profesional. Hubungannya semakin dekat setelah sang paman memberikannya sepeda balap untuk aktivitas.

Jay Jo dikenal sebagai siswa teladan di SMU Sunny High. Ia cerdas, disiplin, pendiam, dan selalu menempati peringkat teratas di kelas. Banyak yang menganggapnya sebagai contoh sempurna seorang murid dan pemimpin OSIS yang tak pernah melanggar aturan. Namun di balik wajah datarnya dan kehidupan yang tampak ideal, Jay menyimpan gairah mendalam yang selama ini ia sembunyikan: kecintaan terhadap sepeda balap jalanan.

Segalanya berubah ketika Jay menunjukkan kemampuannya dalam bersepeda kepada beberapa siswa secara tidak sengaja. Ia pun terlibat dengan Hummingbird Crew, sebuah tim balap sepeda jalanan yang terdiri dari remaja-remaja dengan latar belakang berbeda.

Hummingbird Crew merupakan tim yang terdiri dari anggota dengan sifat yang berbeda-beda tetapi memiliki satu kesamaan, yaitu semangat dan kebebasan dalam mengayuh sepeda dan beradu kecepatan.

Jay dan Hummingbird Crew berjuang untuk berkompetisi dalam League of Streets, sebuah kompetisi bersepeda yang diikuti oleh pesepeda dalam kelompok. Jay terus berusaha untuk menampilkan yang terbaik sehingga dapat meraih posisi tertinggi.

Seiring waktu, Jay mulai membuka diri dan memahami bahwa hidup bukan hanya tentang nilai sempurna atau kepatuhan terhadap ekspektasi orang tua dan sekolah. Ia belajar tentang persahabatan, kerja sama tim, dan keberanian untuk menantang batas diri.

Setiap pertandingan yang dilalui membawa konflik dan ketegangan baik secara fisik di arena balap, maupun di kehidupan sehari-hari. Dalam perjalanannya, Jay harus berhadapan dengan rival-rival kuat, tekanan dari keluarganya yang menuntut kesempurnaan, dan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya ia inginkan dalam hidup.

Alasan Webtoon Wind Breaker Dihentikan & Tuduhan Plagiarisme

Pada 11 Juli 2025, Naver memutuskan untuk menghentikan webtoon Wind Breaker. Ini dilakukan setelah ditemukan adanya dugaan plagiarisme dalam karya Jo Yongseok itu.

Jo Yongseok sendiri telah mengkonfirmasi jika tuduhan meniru atau menjiplak karya kreator lain adalah bentuk kesalahannya. Tentu ini menjadi hal yang amat disayangkan mengingat webtoon ini telah ditonton lebih dari 600 juta kali.

"Beberapa materi referensi yang saya gunakan menghasilkan adegan yang hampir identik dengan karya lain. Ini jelas kesalahan saya." tulis Jo Yongseok di akhir episode 177 yang berjudul Remains of Sincerity seperti dikutip dari laman Anime News Network.

Jo Yongseok menjelaskan jika ia tidak dengan sengaja menjiplak karya orang lain. Menurutnya faktor yang membuatnya sampai melakukan tindak plagiarisme adalah tenggat waktu mingguan selama bertahun-tahun yang membuatnya tertekan.

Jo Yongseok meminta maaf pada para penggemar dan menyesalkan jika webtoonnya tidak akan dilanjutkan lagi oleh Naver. Ia menawarkan akhir cerita Wind Breaker bagi para penggemar webtoon ini yang penasaran dengan endingnya di unggahan blog pribadinya.

    Baca juga artikel terkait KOMIK atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

    Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
    Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
    Editor: Wisnu Amri Hidayat