tirto.id - The King's Warden tengah tayang di bioskop Indonesia sejak 8 April 2026. Animo penggemar cukup tinggi untuk film tersebut seiring dengan fakta bahwa The King's Warden menembus angka 16 juta penonton di Korea Selatan dan ada di urutan 3 daftar film terlaris. Bagaimana sinopsisnya, dan tersediakah link beli tiketnya secara online?
Film garapan sutradara Jang Hang-jun di bawah naungan Showbox, The King's Warden, sudah resmi tayang di bioskop Indonesia. Penonton Indonesia dapat menonton film ini di berbagai bioskop, seperti CGV, Cinepolis, dan juga Cinema XXI.
Di Korea Selatan sendiri, film berdurasi 117 menit ini rilis pada 4 Februari 2026 lalu. Tak hanya di Korea Selatan dan Indonesia, The King's Warden juga rilis di Amerika Serikat, Kanada, Australia, Taiwan, dan selandia Baru.
The King's Warden menyorot kehidupan selama masa pengasingan seorang Raja Danjong yang digulingkan. Berlatar tahun 1457 pada masa Dinasti Joseon, film ini menjadi film drama sejarah yang mendulang kesuksesan dalam penayangannya.
Tak hanya kisahnya yang menarik, film ini juga didukung dengan penampilan akting para aktor dan aktris berbakat. Karakter-karakter dalam The King's Warden diperankan oleh Yoo Hae-jin, Park Ji-hoon, Yoo Ji-tae, hingga Jeon Mi-do.
Park Ji-hoon berperan sebagai Raja Danjong. Penggemar Wak Hero Class 1 (2022) akan melihat kembali penampilan emosional Park Ji-hoon di film ini.
Tak hanya itu, The King's Warden sekaligus menjadi film historis pertama Jeon Mi-do. Sebelumnya, akting Jeon Mi-do tampak memukau di Hospital Playlist (2020-2021) dan Connection (2024).
Sinopsis The King's Warden & Link Beli Tiket
The King’s Warden merupakan karya yang ditulis langsung oleh sang sutradara, Jang Hang-jun, bersama Hwang Seong, Kolaborasi ini menghadirkan kisah sejarah yang punya sentuhan emosional memikat.
The King’s Warden menggali sisi manusiawi dari salah satu bab kelam dalam sejarah Dinasti Joseon: kehidupan seorang raja yang jatuh dari takhta dan menjalani pengasingan.
Berlatar abad ke-15, kisah bermula dari seorang kepala desa sederhana bernama Eom Heung-do yang hidup di tengah kemiskinan. Suatu hari, ia mendengar desas-desus bahwa desa yang menampung bangsawan buangan akan memperoleh keberuntungan dan kemakmuran.
Harapan akan perubahan nasib membuat Heung-do mempercayai rumor tersebut tanpa ragu. Dengan penuh keyakinan, ia mengajukan permohonan untuk menerima seorang bangsawan buangan, berharap kehadirannya menjadi berkah bagi desa.
Permohonan itu dikabulkan. Namun, takdir menyimpan ironi. Bangsawan yang datang bukanlah sosok biasa, melainkan Raja Danjong, penguasa yang telah digulingkan dari tahtanya. Tanpa mengetahui identitas sebenarnya, Heung-do menerima dan merawatnya dengan tulus.
Seiring waktu, hubungan yang tak terduga pun terjalin. Di tengah kesederhanaan desa, sang raja yang kehilangan kuasa, menemukan secercah kemanusiaan. Sementara itu, para penjaganya mulai melihat sang raja tersebut lebih dari sekadar sosok yang harus diawasi. Ikatan emosional pun perlahan tumbuh dari kedua sisi.
Namun, ketenangan yang dahulu tercipta, dan angan-angan kemakmuran sang kepala desa, hanya angan kosong belaka. Bayang-bayang intrik politik dari istana perlahan merayap masuk, mengancam harmoni desa.
Konflik kekuasaan yang belum usai menyeret Heung-do dan warga ke dalam pusaran bahaya. Mereka menghadapi kenyataan pahit bahwa keberuntungan yang selama ini diimpikan, mungkin meman akan datang. Namun, dengan harga yang jauh lebih mahal.
Dengan latar sejarah yang kuat dan eksplorasi karakter yang mendalam, The King’s Warden memang punya banyak alasan untuk jadi salah satu film terlaris di Korea Selatan.
Kisah lanjutan The King's Warden dapat ditonton langsung di bioskop mulai 8 April 2026. Berikut link beli tiketnya secara online:
Link Beli Tiket The King's Warden- XXI
Link Beli Tiket The King's Warden- CGV
Link Beli Tiket The King's Warden- Cinepolis
Kenapa The King's Warden Bisa 16 Juta Penonton di Korea?
Pada 5 April 2026 lalu, film The King's Warden mencapai total kumulatif 16 juta penonton. Angka ini menjadikannya sebagai film ketiga paling banyak ditonton Korea Selatan sepanjang sejarah.
Seaagai catatan, peringkat pertama film terlaris di Korea Selatan dipegang oleh The Admiral: Roaring Currents (2014)dengan 17.615.686 penonton. Berikutnya, Extreme Job (2019) yang punya 16,2 juta penonton, menyusul di posisi kedua. The King's Warden berada di peringkat ketiga.
Jika dilihat dari angka pendapatan, The King's Warden memperoleh sekitar 153 miliar won atau setara dengan 101 juta dolar AS. Alhasil, film ini memang menuai sukses secara komersial, baik dari jumlah penonton maupun pendapatan kotor.
Sebulan setelah rilis, pada 6 Maret 2026, film ini sudah mencatatkan 10 juta penonton di Korea Selatan. Bahkan, dalam 5 hari rilis, film ini sudah menembus angka psikologis 1 juta penonton. Capaian ini bukan tanpa alasan. Di The Korea Times, ulasan Baek Byung-yeul mengatakan bahwa The King's Warden “dihidupkan oleh akting brilian dari para pemeran utama”.
Sang kritikus menyebut bahwa “ceritanya lugas dan berkembang secara linear sehingga mudah ditonton, meski terkadang agak terburu-buru”. Ditambahkannya, film ini “berhasil sebagai drama yang berpusat pada manusia karena berfokus pada kehangatan hubungan antarmanusia dan keberanian orang biasa”.
Artinya, film The King's Warden memang layak mendapat total 16 juta penonton dalam 2 bulan penayangannya. Dengan akting apik para pemeran dan cerita yang kompleks, film ini membawa pesan sederhana nan menyentuh untuk penonton: di tengah runtuhnya kekuasaan, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi kekuatan paling abadi.
Jika ingin mendapatkan rekomendasi artikel terbaru dari Tirto.id seputar manga, anime, drakor, drama China, atau Kpop, klik tautan ini.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id


































