tirto.id - Dalam Forum Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang dihadiri oleh seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Jasa Raharja se-Indonesia, Serikat Pekerja (SP) Jasa Raharja menyampaikan sejumlah aspirasi strategis terkait arah kebijakan dan masa depan perusahaan.
Aspirasi tersebut mencakup tiga hal penting, yaitu menjaga posisi Jasa Raharja sebagai perusahaan yang berdiri sendiri (stand alone) dengan fokus utama pada pelaksanaan Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, memperkuat kontribusi anak perusahaan sebagai penopang keberlanjutan bisnis, serta mendorong pengembangan talenta internal dalam penunjukan jajaran Direksi.
1. Jasa Raharja Sebagai Perusahaan Stand Alone yang Menjalankan Amanat Negara
SP Jasa Raharja menegaskan bahwa Jasa Raharja memiliki mandat strategis sebagai perpanjangan tangan negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum.Sebagai pelaksana Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Tahun 1964, Jasa Raharja adalah bukti nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang membutuhkan jaminan perlindungan sosial akibat risiko kecelakaan. Oleh karena itu, SP Jasa Raharja menilai penting untuk menjaga kemandirian dan fokus bisnis perusahaan agar tetap menjalankan amanat sosial tersebut secara optimal.
2. Mendorong Penguatan Anak Perusahaan untuk Keberlanjutan Bisnis
Selain menjalankan fungsi sosial, Jasa Raharja juga dinilai perlu memastikan keberlanjutan usaha melalui optimalisasi anak perusahaan yang telah terbukti memberikan kontribusi positif.SP Jasa Raharja mengusulkan agar komposisi bisnis Jasa Raharja tetap ditopang oleh anak perusahaan, sehingga tercipta keseimbangan antara tanggung jawab sosial dan keberlanjutan finansial. Dengan demikian, perusahaan dapat terus berinovasi tanpa mengabaikan peran utamanya sebagai pelaksana program perlindungan publik.
3. Aspirasi Penunjukan Direksi: Dorong Pengembangan Talenta Internal
Dalam kesempatan yang sama, SP Jasa Raharja juga menyampaikan aspirasi agar proses penunjukan Direksi di masa mendatang lebih berorientasi pada pengembangan talenta internal.Talenta internal dinilai memiliki pemahaman yang mendalam terhadap budaya kerja, sistem operasional, dan tantangan yang dihadapi perusahaan. Pelibatan talenta internal di posisi strategis diyakini akan memperkuat kesinambungan kebijakan, mempercepat transformasi, serta menjaga nilai-nilai dan semangat pelayanan publik yang selama ini menjadi karakter kuat Jasa Raharja.
Ketua Umum Serikat Pekerja Jasa Raharja, Saleh Ibrahim menegaskan bahwa penyampaian aspirasi strategis ini merupakan peran dan fungsi Serikat Pekerja dalam ikut menjaga sustainibility (keberlanjutan) Jasa Raharja sebagai perusahaan milik negara.
Masuk tirto.id


































