tirto.id - Selebgram Arnold Putra dibebaskan dari otoritas Myanmar dan telah tiba di Indonesia, Senin (21/7/2025). Pembebasan Arnold berlangsung setelah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukan upaya diplomasi pertahanan dengan Myanmar.
“Arnold kembali ke Indonesia dan tiba pada Senin sore,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemenhan Brigjen Frega Ferdinand Wenas, dalam keterangan tertulis, Selasa (22/7/2025).
Dia menuturkan, pembebasan itu bermula saat Kemenhan mengetahui informasi terkait penahanan Arnold oleh otoritas Myanmar. Kemenhan lantas mengambil langkah proaktif melalui pendekatan diplomasi pertahanan untuk bantuan kemanusiaan.
Frega berkata upaya tersebut dilaksanakan Kemhan dengan melibatkan berbagai pihak. Salah satu di antaranya, yakni adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo.
“Termasuk Bapak Hashim Djojohadikusumo dan Sasakawa Peace Foundation yang secara intensif membangun komunikasi dengan pemerintah Myanmar sehingga dapat dibebaskan dan dipulangkan ke tanah air yang disambut pihak Kemlu,” ucapnya.
Frega berujar, dukungan Sasakawa Peace Foundation merupakan bentuk dari kerja sama Kemenhan yang terjalin sejak 2023 melalui program Military Personnel Exchange. Melalui jalur diplomatik dan dialog intensif, proses mediasi dilakukan hingga Pemerintah Myanmar menyetujui pembebasan Arnold Putra.
Di satu sisi, Frega mengimbau Arnold Putra berhati-hati saat berada di negara lain. Terlebih, di negara yang menghadapi situasi konflik.
“Diharapkan agar pengalaman ini menjadi pelajaran berharga dan tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” urai dia.
Sebagai informasi, Arnold ditahan sejak 20 Desember 2024 dan divonis otoritas pengadilan Myanmar tujuh tahun penjara usai terbukti bersalah melanggar Undang-Undang Anti-Terorisme, Undang-Undang Keimigrasian 1947, dan Section 17(2) Unlawful Associations Act.
Arnold ditangkap otoritas setempat atas tuduhan memasuki wilayah Myanmar secara ilegal dan menemui kelompok bersenjata di wilayah tersebut.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id































