Menuju konten utama

Satgas PRR & TNI Rampungkan Jembatan Armco di Aceh Utara

Jembatan Armco Garuda Tahap III di Aceh Utara resmi beroperasi, mendukung akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan warga.

Satgas PRR & TNI Rampungkan Jembatan Armco di Aceh Utara
Warga melintas di jembatan armco Garuda di Gampong Seureuke, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. FOTO/Dok Satgas PRR
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemulihan infrastruktur pasca bencana di Provinsi Aceh terus mencatatkan progres positif. Salah satu capaian terbarunya adalah beroperasinya Jembatan Armco Garuda Tahap III di Gampong Seureuke, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Infrastruktur ini resmi menjadi penghubung vital yang mempermudah mobilitas warga menuju sekolah, area perkebunan, hingga pusat aktivitas ekonomi lokal.

Jembatan yang menghubungkan Dusun Manjung dan Dusun Mandiri ini rampung hanya dalam durasi 18 hari berkat aksi gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Sebelum hadirnya jembatan tersebut, warga harus memutar rute sejauh 3 hingga 4 kilometer dengan waktu tempuh hingga 2 jam. Kini, durasi perjalanan berhasil dipangkas secara drastis menjadi hanya sekitar 30 menit.

Kepala Pos Komando Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh , Safrizal, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menghadirkan solusi yang efisien bagi masyarakat.

“Kehadiran Jembatan Armco di Aceh Utara ini adalah bentuk komitmen nyata Satgas PRR bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi infrastruktur yang cepat, tangguh, dan tepat guna,” ujar Safrizal kepada tirto.id (27/7/2026).

Ia menambahkan bahwa kemudahan konektivitas dan pemangkasan waktu tempuh ini berdampak langsung pada sektor ekonomi regional.

"Langkah ini mendukung pergerakan barang dan jasa, memperlancar distribusi hasil pertanian serta perkebunan warga, sekaligus menekan biaya logistik lokal. Selain itu, warga kini memiliki akses yang jauh lebih cepat menuju fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pusat-pusat pelayanan publik lainnya," imbuhnya.

Keuchik Gampong Seureuke, Yudimuliadi, turut mengapresiasi sinergi erat antara TNI dan warga yang membuat pengerjaan berlangsung singkat dan efisien. Senada dengan hal tersebut, tokoh masyarakat setempat, Mariotoh, menyampaikan rasa harunya atas kebersamaan warga dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di pelosok desa.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Inf Faisal, berharap infrastruktur anyar ini dapat dirawat bersama agar manfaatnya berkelanjutan dalam mendukung pendidikan serta mendongkrak roda perekonomian warga Gampong Seureuke.

Progres Pemulihan Jembatan di Seluruh Aceh

Pembangunan jembatan di Langkahan ini merupakan bagian dari program skala besar pemulihan konektivitas di Seluruh Aceh. Laporan harian Posko Nasional Satgas PRR per 26 Juli 2026 mencatat dari total 655 jembatan daerah yang terdampak bencana, sebanyak 380 jembatan telah kembali fungsional.

Di saat bersamaan, Satgas Jembatan TNI AD ditugaskan menangani 301 jembatan di berbagai titik Aceh, meliputi jenis Bailey, Armco, dan Perintis:

  • Jembatan Armco: 106 unit selesai, 30 unit dalam pengerjaan (Total: 136 unit).
  • Jembatan Bailey: 43 unit selesai, 17 unit dalam pengerjaan (Total: 60 unit).
  • Jembatan Perintis: 32 unit selesai, 73 unit dalam pengerjaan (Total: 105 unit).
Secara keseluruhan, 181 jembatan telah rampung dibangun oleh TNI AD, sementara 120 unit sisanya masih dalam tahap Pemasangan. Satgas PRR terus mendorong percepatan ini untuk memastikan keterhubungan antarwilayah pulih total, terutama menuju sarana pendidikan, kesehatan, dan sentra pertanian.

----

tirto.id merupakan salah satu media di Indonesia yang telah tersertifikasi IFCN (International Fact Checking Network).

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis