tirto.id - Menyambut Tahun Baru Imlek yang identik dengan harapan, keberuntungan, dan awal yang baru, Nona Rara merilis koleksi Lunar New Year terbarunya lewat acara bertajuk “Divine Fortune: A Nona Rara Lunar New Year Gathering” di Sarinah Thamrin, Jakarta. Koleksi tahunan ini menjadi cara brand tersebut merayakan semangat kemakmuran dan energi positif melalui balutan batik feminin yang sarat makna.
Dalam koleksi kali ini, Nona Rara menghadirkan tiga capsule spesial: Lunar Harmony, Whisper Prosper, dan Divine Fortune. Ketiganya dirancang dengan pendekatan filosofis yang mengangkat tema harapan, kelimpahan, dan keseimbangan dalam menyambut tahun yang baru. Warna merah auspicious sebagai simbol keberuntungan menjadi benang merah koleksi ini, dipadukan dengan ragam motif batik lintas daerah.
Sentuhan floral Encim Pekalongan yang lembut berpadu dengan motif Mega Mendung Cirebon yang melambangkan kesabaran dan perlindungan, serta keanggunan Batik Garutan yang klasik. Perpaduan tersebut menghadirkan narasi visual tentang kebijaksanaan, kesejahteraan, dan keberuntungan, nilai-nilai yang lekat dengan perayaan Imlek sekaligus akar budaya Nusantara.
Setiap motif dalam koleksi ini membawa pesan simbolik: tentang kesabaran menghadapi tantangan, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, hingga harapan akan kemakmuran di tahun yang baru. Lewat desain yang dibuat timeless dan versatile, koleksi ini dirancang agar tetap relevan dikenakan di berbagai momen perayaan tanpa meninggalkan kedalaman nilai budayanya.
“Koleksi Lunar New Year Nona Rara tahun ini kami rancang sebagai representasi perempuan yang penuh harapan dan percaya diri dalam menyambut babak baru kehidupannya. Melalui perpaduan motif batik tradisional dan siluet modern, kami ingin menghadirkan busana yang tidak hanya indah dikenakan, tetapi juga sarat makna,” ujar Adisfia Nur Henrista, Brand Manager of Nona Rara Batik.
Peluncuran koleksi ini dikemas dalam format gathering yang intim dan eksklusif, dihadiri sekitar 30 tamu undangan yang akrab disapa komunitas “JengSis”. Bukan sekadar acara perkenalan produk, momen ini dirancang sebagai ruang temu yang hangat antara brand dan komunitasnya. Para tamu dapat melihat detail setiap desain dari dekat, memahami filosofi di balik motif, sekaligus merasakan pengalaman personal yang dibangun Nona Rara.
Konsep exclusive showcase tersebut menegaskan pendekatan brand yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada pengalaman dan apresiasi terhadap nilai budaya di balik setiap koleksi. Ada upaya untuk menjadikan batik bukan sekadar busana, melainkan medium cerita dan ekspresi identitas.
Dengan mengusung nilai femininitas, warisan budaya, dan semangat keberuntungan, koleksi Lunar New Year ini menjadi wujud komitmen Nona Rara menghadirkan batik yang relevan secara modern tanpa tercerabut dari tradisi. “Kami ingin setiap perempuan yang mengenakan koleksi ini tidak hanya merasa anggun, tetapi juga membawa makna harapan, kebijaksanaan, dan energi positif dalam setiap langkahnya,” ujar Adisfia.
Koleksi Lunar New Year Nona Rara dirilis dalam jumlah terbatas. Brand ini berharap setiap potongannya bisa menjadi pilihan busana yang bermakna untuk merayakan Imlek. Bukan hanya tampil gaya, tetapi juga menghadirkan simbol awal baru yang penuh sukacita.
“Melalui koleksi edisi terbatas ini, kami berharap setiap potongan dapat menemani momen kebersamaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta, sekaligus menjadi simbol awal baru yang penuh sukacita,” tutup Adisfia.
Editor: Siaran Pers
Masuk tirto.id





























