Menuju konten utama

Rekomendasi Wall Charger Mobil Listrik & Tips sebelum Membeli

Bingung cari home charging untuk EV di rumah? Ini dia rekomendasi wall charger mobil listrik beserta fiturnya, lengkap dengan estimasi biaya pemasangan.

Rekomendasi Wall Charger Mobil Listrik & Tips sebelum Membeli
Ilustrasi wall charger mobil listrik. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Kebutuhan akan wall charger mobil listrik kini semakin meningkat seiring dengan naiknya popularitas mobil listrik. Di pasaran, terdapat beberapa produk wall charger yang bisa dibeli, tapi ada beberapa hal yang patut dipahami agar dapat memilih wall charger yang tepat.

Beberapa tahun terakhir, mobil listrik semakin diminati banyak kalangan, bukan hanya karena mengusung teknologi ramah lingkungan, mobil listrik juga menawarkan biaya operasional yang lebih hemat, teknologi modern, dan performa yang tentunya tak kalah dengan mobil konvensional.

Perkembangan electric vehicle (EV) juga didukung dengan hadirnya berbagai mobil listrik dengan range harga beragam, mulai dari dari Wuling, BYD, Hyundai, hingga VinFast.

Di sisi lain, pemilik mobil listrik juga disarankan memiliki charger sendiri di rumah atau home charging untuk mengisi daya kendaraannya. Salah satu jenis charger yang bisa dipasang adalah wall charger yang ringkas dan praktis.

Wall charger umumnya akan dipasang secara permanen di rumah, misalnya di area garasi atau carport. Dibuat dengan jalur listrik khusus, charger jenis ini juga dinilai lebih cepat dan stabil ketimbang charger portable.

Namun, sebelum memilih charger mobil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, termasuk jenis wall charger dan biaya pemasangannya.

Jenis dan Harga Pasang Wall Charger Mobil Listrik

Ilustrasi wall charger mobil listrik

Ilustrasi wall charger mobil listrik. FOTO/iStockphoto

Secara umum, terdapat dua jenis wall chargermobil listrik yang paling sering digunakan, yaitu kapasitas 7 kW (1-Phase) dan 11 kW (3-Phase). Wall charger 7 kW 1-Phase merupakan pilihan paling populer untuk mayoritas rumah tinggal di Indonesia dan membutuhkan daya listrik minimal 7.700 VA.

Sementara itu, wall charger 11 kW 3-Phase dapat mengisi daya lebih cepat, tapi butuh jaringan listrik 3-phase dengan kapasitas daya minimal 13.200 VA ke atas. Jenis ini biasanya lebih cocok diaplikasikan pada kantor atau bangunan yang sejak awal sudah didukung instalasi listrik 3-phase.

Terkait instalasi, total biaya yang dikeluarkan bisa sangat bervariasi dan ada di kisaran belasan hingga puluhan juta rupiah. Biaya tersebut meliputi:

1. Biaya Upgrade Daya atau Pasang Baru PLN

Karena daya rumah standar (seperti 2.200 VA hingga 5.500 VA) umumnya tidak cukup, pemilik rumah harus melakukan tambah daya. Biayanya sekitar Rp7,5 jutaan (7.700 VA) dan Rp12,7 jutaan (13.200 VA), tapi biasanya PLN menawarkan diskon sesuai syarat dan ketentuan berlaku.

2. Harga Unit Wall Charger

Beberapa dealer biasanya memberikan unit charger gratis. Jika ingin membeli sendiri, harga perangkat chargerbiasanya berkisar antara Rp2–10 jutaan, tergantung merek, fitur, hingga garansi yang ditawarkan.

3. Jasa Instalasi

Biaya jasa pemasangan juga sangat bervariasi, tergantung jarak lokasi parkir mobil ke panel utama hingga kondisi tanah yang bisa memengaruhi tingkat kesulitan instalasi kabel. Biayanya bisa berkisar antara Rp5–20 juta.

Dari sini dapat disimpulkan, bahwa jika ingin pasang wall charger mobil listrik, kita harus mempertimbangkan daya listrik rumah, kondisi lokasi pemasangan, kualitas wall charger, hingga biaya total pemasangan perangkat.

Rekomendasi Wall Charger Mobil Listrik dan Harganya

Ilustrasi wall charger mobil listrik

Ilustrasi wall charger mobil listrik. FOTO/iStockphoto

Dalam memilih wall charger mobil listrik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan. Pastikan charger memiliki kompatibilitas konektor yang sesuai dengan mobil listrik yang digunakan, seperti Type 2 yang umum dipakai di Indonesia.

Selain itu, perhatikan kapasitas daya charger, misalnya 7 kW atau 11 kW, lalu sesuaikan dengan kemampuan daya listrik rumah di rumah. Perhatikan juga fitur-fitur pendukung yang ditawarkan perangkat, termasuk fitur keamanan seperti perlindungan terhadap arus bocor, overheat, korsleting, atau lonjakan tegangan.

Sebagai referensi, berikut beberapa rekomendasi wall charger mobil listrik:

1. OTOHEROES EV Charger PG01

OTOHEROES EV Charger PG01 merupakan wall charger mobil listrik yang tersedia dalam tiga pilihan output AC, yakni 7 kW (32 A 1 phase), 11 kW (16 A 3 phase), dan 22 kW (32 A 3 phase), sehingga dapat disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan dan kapasitas listrik di rumah.

Wall charger ini juga mendukung pengaturan serta pemantauan charging melalui aplikasi smartphone, lengkap dengan kartu RFID. Dari sisi keamanan, perangkat sudah dilengkapi proteksi overvoltage, overcurrent, overheating, hingga short circuit, serta fitur auto turn off.

Dengan konektor Type 2 universal, charger ini kompatibel dengan berbagai mobil listrik seperti Hyundai Ioniq 5, Hyundai Ioniq 6, hingga BYD M6. Bodinya terbuat dari material yang kokoh dengan panjang kabel 4,5 meter. Perangkat ini dijual dengan harga Rp3.000.000–Rp3.500.000.

2. Feyree Charger Mobil Listrik

Perangkat ini merupakan wall charger type 2 dengan pengisian daya 7 kW. Pengguna juga dapat menyesuaikan arus listrik mulai dari 8A, 10A, 13A, 16A, 25A, hingga 32A. Charger ini menggunakan sistem 1 phase dengan rentang tegangan 85–264 V dan konektor socket CEE.

Perangkat ini kompatibel dengan berbagai mobil listrik yang memiliki port type 2. Tersedia pilihan panjang kabel 3,5 meter dan 5 meter untuk memudahkan instalasi serta pengisian daya di berbagai posisi parkir. Wall charger mobil listrik ini dijual dengan harga Rp3.000.000–Rp3.200.000.

3. OTOHEROES Charger Mobil Listrik 1-Phase - MD5M

OTOHEROES MD5M merupakan charger mobil listrik portable 1-phase dengan daya hingga 3,5 kW serta mendukung pengaturan arus mulai dari 8A hingga 16A. Charger ini dilengkapi layar LCD yang menampilkan informasi pengisian secara real-time.

Fitur pengaturan otomatis seperti time limit, loading delay, dan charging stop otomatis memungkinkan pengguna menjadwalkan charging pada jam tertentu sekaligus membantu mencegah overcharging.

Dari sisi keamanan, charger ini sudah dibekali berbagai proteksi seperti overvoltage, overcurrent, overheating, dan short circuit protection. Sudah mengantongi sertifikasi IP55, charger dengan panjang 5 meter ini dibanderol harga Rp1.000.000–Rp2.000.000.

4. NEWENERGY Charger Mobil Listrik EV 1-Phase

Wall charger mobil listrik ini mendukung pengisian daya hingga 7 kW dengan arus 16A dan 32A dalam konfigurasi 1 phase. Perangkat ini menggunakan konektor type 2 yang kompatibel dengan berbagai mobil listrik seperti BYD, Hyundai, dan berbagai merek lainnya.

Fitur smart app memungkinkan pengguna memantau arus, voltase, total konsumsi listrik, hingga status charging langsung dari smartphone. Selain itu, tersedia kartu RFID untuk meningkatkan keamanan akses.

Perangkat ini juga dibekali layar LCD dan proteksi berlapis seperti overvoltage, overcurrent, overheating, dan short circuit protection. Harga wall charger ini dibanderol dengan harga Rp2.500.000–Rp3.000.000.

5. Raceway Wall Charger Mobil Listrik

Raceway menghadirkan wall charger mobil listrik 7.4 kW type 2 yang dilengkapi kabel 10 meter serta mendukung konektivitas internet untuk pengendalian pintar melalui aplikasi smartphone. Pengguna dapat memantau status charging melalui layar LCD 3,4 inci sekaligus mengelola akses RFID card.

Selain kompatibel dengan mobil listrik ber-port type 2, perangkat ini juga sudah mengantongi sertifikasi OCPP 1.6, CE, dan IEC 61851 sehingga terjamin aman digunakan. Wall charger mobil listrik ini dijual dengan harga Rp10.000.000–Rp11.500.000.

 Ilustrasi mengisi daya mobil listrik di rumah

Ilustrasi mengisi daya mobil listrik di rumah. foto/istockphoto

6. EcoVolt Premium Wallbox EV Charger

EcoVolt Wallbox EV Charger tersedia dalam varian daya 7 kW, 11 kW, dan 22 kW dengan konektor type 2 yang kompatibel dengan sebagian besar mobil listrik di Indonesia. Sudah mengantongi sertifikasi IP65, perangkat ini dilengkapi layar LCD dengan LED indicator untuk memantau pengisian dan sudah dilengkapi kartu RFID.

Charger EcoVolt mendukung arus hingga 32A, memiliki kabel sepanjang 5 meter, dan mampu beroperasi pada suhu ekstrem -30°C hingga +50°C. EcoVolt Wallbox EV Charger bisa didapatkan dengan harga Rp5.000.000–7.000.000.

7. Prolink PEV III 6507W-AP

Charger yang satu ini memiliki desain ramping dan kompak. Menggunakan konektor EU type-2 (IEC 62196-2), charger ini mendukung daya hingga 7,7 kW dengan arus 32A single phase pada tegangan 220–240VAC. Perangkat ini juga mendukung konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth yang terintegrasi dengan aplikasi ICharging Mobile App.

Selain itu, tersedia indikator lampu LED berwarna yang menampilkan status operasional charger. Dengan sertifikasi proteksi IP65 dan IK10 pada bodi serta IP55 pada konektor, charger dengan kabel 5 meter ini dibanderol dengan harga Rp7.000.000–Rp8.000.000.

8. Gocean Wall Charger Mobil Listrik

Wall charger mobil listrik dari Gocean ini tersedia dalam pilihan daya 7 kW, 11 kW, hingga 22 kW. Menggunakan konektor type 2, charger Gocean kompatibel dengan berbagai EV populer di Indonesia seperti BYD, Hyundai, KIA, Wuling, hingga Chery.

Dibekali teknologi smart charging, perangkat mampu memantau berbagai kondisi pengisian secara otomatis, sedangkan pengguna dapat mengontrol dan memantau proses charging melalui aplikasi smartphone Android.

Selain memiliki proteksi IP65, charger ini juga dilengkapi perlindungan anti petir, material tahan api UL94V-0, serta indikator LED status charging untuk memudahkan pemantauan. Dibekali kabel sepanjang 5 meter dan kartu RFID, wall charger ini bisa didapatkan dengan harga Rp5.000.000–Rp6.000.000.

9. Feyree EVSE Wall Charger box

Feyree menghadirkan wall charger pintar dengan daya hingga 7,6 kW yang mendukung instalasi 1 phase maupun 3 phase untuk pengisian mobil listrik di rumah. Charger ini menggunakan material copper alloy dengan silver plating berkualitas tinggi serta telah mengantongi sertifikasi CE dan FCC.

Dilengkapi layar 4,3 inci, charger ini juga mendukung konektivitas WiFi untuk kontrol pengisian daya, termasuk pengaturan arus mulai dari 8A hingga 50A. Dengan rating IP66, kabel 5 meter, serta mampu beroperasi pada suhu ekstrem -30°C hingga 55°C, wall charger mobil listrik ini dijual di harga Rp5.000.000–Rp5.700.000.

10. Feyree Wallbox Charger EV Type 2

Wall charger Feyree yang satu ini mendukung daya 7 kW dan cocok untuk berbagai merek mobil listrik seperti Hyundai, BYD, AION, Wuling, dan merek lain dengan konektor type 2.

Charger single phase ini memiliki output daya yang dapat diatur sesuai kebutuhan dan mendukung tiga metode pengoperasian, yaitu melalui aplikasi Tuya App & Smart Life via WiFi/Bluetooth, RFID Card, dan Plug & Charge.

Dilengkapi layar LCD 2,8 inci dan touch button control, pengguna dapat memantau serta mengatur waktu pengisian daya. Charger ini sudah memiliki sertifikasi IP65 dan kabel sepanjang 5 meter, harganya dibanderol sekitar Rp1.900.000–Rp3.000.000.

Demikian rekomendasi wall charger mobil listrik yang bisa dijadikan pilihan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya yang lebih praktis dan cepat. Dengan memilih wall charger yang sesuai, proses charging di rumah dapat berlangsung lebih efisien dan aman.

Temukan berbagai tips, rekomendasi, info spesifikasi, hingga berita terkini seputar dunia otomotif melalui kumpulan artikel Tirto di tautan ini:

Kumpulan Artikel Otomotif

Baca juga artikel terkait MOBIL LISTRIK atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Gearbox
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani