Menuju konten utama

RAPI Films Gelar Debut Film Sebelum Dijemput Nenek

Pemutaran perdana film horor komedi karya Fajar Martha Santosa ini menjadi ajang promosi awal sebelum tayang serentak di bioskop mulai 22 Januari 2026.

RAPI Films Gelar Debut Film Sebelum Dijemput Nenek
Pemutaran premiere film Sebelum Dijemput Nenek yang diadakan di Bioskop Epicentrum XXI, Rabu (14/01/2026)

tirto.id - RAPI Films menggelar pemutaran debut film horor komedi Sebelum Dijemput Nenek, karya terbaru sutradara Fajar Martha Santosa. Debut film ini menjadi bentuk promosi pertama di layar kaca Indonesia dan berlangsung di Bioskop Epicentrum XXI, Rabu (14/01/2026).

Usai pemutaran film, acara dilanjutkan dengan konferensi pers yang dihadiri sejumlah pemain, di antaranya Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan, dan Nopek Novian. Para pemain dan kru membagikan pengalaman mereka selama proses produksi film.

Salah satu sorotan utama dalam film ini adalah penampilan Angga Yunanda dan Dodit Mulyanto yang berperan sebagai saudara kembar, Hestu dan Akbar. Sementara itu, Oki Rengga dan Wavi Zihan memerankan Kotret dan Nisa, teman lama tokoh utama. Nopek Novian tampil sebagai mbah dukun yang membantu mengembalikan arwah nenek Hestu dan Akbar.

Film ini juga diperkuat oleh sejumlah karakter pendukung dan cameo yang mencuri perhatian penonton, seperti Eri Pras dan Tante Ernie. Sutradara Fajar Martha Santosa mengatakan kehadiran cameo tersebut memberi warna tersendiri dalam cerita.

“Film ini menghadirkan beberapa cameo untuk memberikan ciri khas yang unik dalam pembawaan karakter yang berbeda, seperti Eri Pras dengan karakter khasnya sebagai konten kreator, begitu pula dengan Tante Ernie,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima tirto pada Senin (19/1/2026).

Fajar menambahkan bahwa keseimbangan antara unsur horor dan komedi menjadi pendekatan utama dalam penggarapan film ini. Menurutnya, ketegangan tetap dibangun tanpa menghilangkan ruang humor yang muncul dari karakter.

“Sejak awal saya ingin horor dan komedi berjalan beriringan. Kontras antara karakter Dodit dan Angga justru membuat cerita terasa lebih manusiawi dan menghibur,” katanya.

Sementara itu, produser film Sebelum Dijemput Nenek, Sunil Samtani, menegaskan bahwa film ini merupakan bagian dari komitmen RAPI Films dalam mengembangkan genre horor komedi yang berakar pada budaya lokal. Ia juga menyebut film ini menjadi debut penyutradaraan Fajar Martha Santosa sebagai wujud dukungan terhadap talenta baru di industri film Indonesia.

Dengan antusiasme promosi yang terus meningkat di media sosial, dinamika unik karakter kembar, serta kejutan cameo yang disiapkan, Sebelum Dijemput Nenek dijadwalkan tayang di bioskop mulai 22 Januari 2026.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis