tirto.id - Rabu Wekasan 2026 sebentar lagi akan tiba. Lantas, kapan tepatnya Rabu Wekasan 2026 dan tanggal berapa? Simak daftar amalan menurut Islam.
Masyarakat Jawa akan menggelar sejumlah agenda khusus saat Rabu Wekasan. Istilah Rabu Wekasan secara terminologi berasal dari Bahasa Jawa. Kata “Rebo” artinya hari Rabu. Sedangkan “wekasan” bermakna akhir atau penutup.
Rabu Wekasan 2026 merujuk pada hari Rabu terakhir di bulan Safar 1448 Hijriah. Dalam bahasa Arab, Rabu Wekasan dikenal dengan istilah Arba Mustamir.
Hadirnya Rabu Wekasan tidak terlepas dari tradisi masyarakat jahiliyah yang meyakini bahwa bulan Safar adalah bulan yang penuh dengan kesialan. Padahal anggapan ini telah dibantah oleh Rasululah secara tegas.
Mengacu kalender hijriah yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama, 1 Safar 1448 H jatuh pada Kamis, 16 Juli 2026 Masehi. Sementara, 29 Shafar 1448 H bertepatan dengan Kamis, 13 Agustus 2026.
Jadwal Rabu Wekasan 2026
Berdasarkan kalender hijriah 2026 yang dirilis Ditjen Bimas Islam, hari terakhir bulan Safar jatuh pada Kamis, 13 Agustus 2026. Merunut kalender tersebut, Rabu Wekasan bertepatan dengan 12 Agustus 2026.
Dengan demikian, masyarakat yang memiliki kepercayaan terhadap Rabu Wekasan dapat memulai sejumlah amalan dan tradisi pada Selasa, 11 Agustus 2026, setelah matahari terbenam.
Rabu Wekasan muncul karena anggapan masyarakat jahiliyah yang meyakini bahwa bulan Safar adalah bulan yang penuh dengan kesialan. Padahal, dalam berbagai hadis Rasulullah menerangkan tidak ada kesialan dalam bulan Safar.
لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ، وَفِرَّ مِنَ الْمَجْذُومِ كَمَا تَفِرُّ مِنَ الْأَسَدِ
Artinya, “Tidak ada wabah (yang menyebar dengan sendirinya tanpa kehendak Allah), tidak pula tanda kesialan, tidak (pula) burung (tanda kesialan), dan juga tidak ada (kesialan) pada bulan Safar. Menghindarlah dari penyakit judzam sebagaimana engkau menghindar dari singa.” (HR al-Bukhari)
Melansir tulisan berjudul "Sejarah Singkat dan Amaliyah yang Disarankan saat Rebo Wekasan" karya M Rufait Balya via NU Online, kepercayaan Rabu Wekasan diterangkan Syekh Ahmad bin Umar Ad-Dairabi (w.1151 H) dalam kitab Fathul Malik al-Majid al-Muallaf li Naf'il 'Abid wa Qam'i Kulli Jabbar 'Anid.
Kitab ini menerangkan ada sekitar 300 ribu bala' dan bencana akan diturunkan pada hari Rabu terakhir bulan Safar.
(فَائِدَةٌ) ذَكَرَ بَعْضُ الْعَارِفِينَ مِنْ أَهْلِ الْكَشْفِ وَالتَّمْكِينِ أَنَّهُ يَنْزِلُ فِي كُلِّ سَنَةٍ ثَلَاثُمِائَةٍ وَعِشْرُونَ أَلْفًا مِنَ الْبَلِيَّاتِ، وَكُلُّ ذَلِكَ فِي يَوْمِ الْأَرْبِعَاءِ الْأَخِيرِ مِنْ شَهْرِ صَفَرٍ، فَيَكُونُ ذَلِكَ الْيَوْمُ أَصْعَبَ أَيَّامِ السَّنَةِ كُلِّهَا.
Artinya: “(Faedah), ‘Sebagian orang arif dari kalangan ahli kasyf (penyingkapan) dan tamkin (keteguhan rohani) menyebutkan bahwa setiap tahun turun 320 ribu bencana, dan semuanya turun pada hari Rabu terakhir bulan Safar. Maka hari itu menjadi hari yang paling berat di sepanjang tahun".
Meski demikian, mitos kesialan tentang Rabu Wekasan hingga kini masih diyakini oleh masyarakat luas di berbagai wilayah. Agar tidak terlewat dengan waktu tersebut, maka masyarakat dapat menandai kapan waktu Rabu Wekasan 2026 tiba.
Berikut jadwal Rabu Wekasan 2026 menurut kalender hijriah yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam:
- Jadwal Rabu Wekasan 2026: Rabu, 12 Agustus 2026
Amalan Rabu Wekasan dalam Islam
Sejumlah ulama menganjurkan umat Islam untuk meminta perlindungan kepada Allah saat Rabu Wekasan. Amalan ini dikerjakan agar terhindar dari hal-hal buruk.
Menukil tulisan "Amalan Shalat Sunnah pada Rabu Wekasan dan Doanya Dilengkapi Artinya" karya Annisa Rahma via NU Online, salah satu amalan Rabu Wekasan yaitu menunaikan shalat sunah mutlak.
Amalan ini dianjurkan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Damai Al-Muhibbin Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, KH M Djamaluddin Ahmad dalam kitab Al-Risalah Al-Badi'ah halaman 83. Shalat mutlak dikerjakan sebagaimana shalat-shalat sunah lainnya. Setelah shalat, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa.
Berikut tata cara shalat sunah mutlak di hari Rabu Wekasan dalam kitab Al-Risalah Al-Badi'ah:
Lafal Niat Shalat Sunah Rabu Wekasan
أُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى
Artinya, "Saya berniat shalat dua rakaat karena Allah Ta'ala."
Bacaan Surat di Setiap Rakaat
- Surat Al-Fatihah
- Surat Al-Kautsar 17x
- Surat Al-Ikhlas 5x
- Surat Al-Falaq 1x 4.Surat An-Naas 1x
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ. اَللّهُمَّ يَا شَدِيدَ الْقُوى، وَيَا شَدِيدَ الْمِحَالَ، يَاعزِيزُ، يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جَمِيع عَلَّقِكَ، اكْفِنِي مِنْ شَرِّ جَمِيع خَلْقِكَ، يَا مُحْسِنُ، يَا مُجملُ، يَا مُتفضِلُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُتَكَرِّمُ، يَا مَنْ لاَ إلهَ إِلَّا أَنْتَ، ارْحَمْنِي بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
اَللّهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ، وَأَخِيْهِ، وَجَدِّهِ، وَأَبِيهِ، وَأُمِّهِ، وَبَنِيْهِ، اِكْفِنِي شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ، وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ، يَا كَافِيَ الْمُهِمَّاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَّاتِ، فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ، وَحَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، وَلَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ، وَصَلَّى الله عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Artinya, "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya. Ya Allah, yang Maha Perkasa, segala makhluk tunduk kepada kemuliaan-Mu. Lindungilah aku dari segala makhluk-Mu. Wahai dzat yang Maha Baik, yang Maha Indah, yang Maha Pemurah, yang Maha Pemberi, dan yang Maha Mulia, sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Engkau. Berikanlah aku rahmat-Mu wahai dzat yang Maha Pemurah di antara yang pemurah.
Ya Allah, dengan rahasia Hasan, saudara kandungnya, kakeknya, ayahnya, ibunya, dan anak-anaknya, lindungilah aku dari segala kejahatan hari ini dan apa yang turun pada hari ini. Wahai yang Maha Cukup untuk mengatasi semua urusan, wahai yang Maha Menjauhkan bencana. Cukuplah Allah sebagai pelindung kami dan Dia-lah sebaik-baiknya pelindung. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali atas izin Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad dan keluarganya serta sahabat-sahabatnya."
Info lebih lanjut tentang Rabu Wekasan dapat diakses pembaca melalui tautan di bawah ini:
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































