Indeks Sidang Kopi Sianida

Jumat, 27 Okt 2023

Bahaya "Viral" By The Press Media Demi Sensasi dan Drama Semata

Trial by the press terjadi karena mengangkat hal-hal sensasional atau dramatisasi yang tidak berhubungan langsung dengan kasus.
Aktual dan Tren
Senin, 9 Okt 2023

Urutan Hasil Putusan Jessica Wongso dari Banding, Kasasi, dan PK

Perjalanan putusan hukum kasus Jessica Wongso dalam pembunuhan terhadap Mirna Salihin.
Hukum
Jumat, 28 Okt 2016

Uang yang Datang dari Drama Jessica di Televisi

Misteri kematian Wayan Mirna Salihin membuat sebagian publik menjadi seperti tokoh detektif Conan. Masyarakat menjadikan ekspose media itu sebagai tontonan. Dan animo pemirsa pun mendatangkan uang.
Hukum
Kamis, 27 Okt 2016

Naluri Hakim dan Hukuman untuk Jessica

Majelis Hakim mempertimbangkan sikap Jessica yang tidak menunjukkan rasa bersalah selama persidangan dan ngotot bahwa dirinya tidak bersalah. Dalam konstruksi argumentasi hakim, sikap ngotot itu mencerminkan persoalan kejiwaan Jessica yang dianggap tidak beres.
Kamis, 27 Okt 2016

Ingus Jessica Sebagai Circumstantial Evidence

Bukti-bukti tidak ada yang menunjukkan Jessica Kumala Wongso menaruh sianida ke kopi Wayan Mirna. Dalam membuat keputusannya, hakim mengaku bisa menggunakan circumstance evidence atau bukti tak langsung. Hasilnya, Jessica diganjar 20 tahun penjara.
Hukum
Kamis, 27 Okt 2016

Fakta & Kontroversi Sebelum Jessica Divonis 20 Tahun Penjara

Setelah 31 kali persidangan, akhirnya Hakim membacakan keputusan terkait kasus kematian Mirna. Banyak fakta unik sepanjang sidang berlangsung serta kontroversi dari para saksi ahli.
Hukum
Jumat, 21 Okt 2016

Arief Diduga Jadi Dalang Pembunuhan Mirna?

Jessica Kumala Wongso terdakwa atas kematian Wayan Mirna Salihin dalam sidang duplik mengatakan Amir Papalia yang mengaku sebagai wartawan di Diviwi Hukum Kepolisian melihat Arief memberikan bungkusan berwarna hitam kepada Rangga barista Kafe Olivier, di parkiran Sarinah sebelum Mirna tewas. Dari keterangan tersebut, ada indikasi bahwa Arief, suami Mirna yang melakukan pembunuhan berencana.
Hukum
Kamis, 20 Okt 2016

Jessica: Mirna Tak Meninggal Jika Ada Pertolongan Pertama

Jessica merasa tak setuju dengan tindakan yang dilakukan oleh Hani dan Arief dalam memberi pertolongan kepada Mirna. Dalam dupliknya, Jessica juga mengungkapkan jika seorang saksi bernama Amir melihat Arief memberikan bungkusan kantong plastik hitam yang diduga uang kepada Rangga sehari sebelum Mirna meninggal.
Hukum
Selasa, 18 Okt 2016

Jessica Akan Konfirmasi Foto-foto Ruang Tahanannya

Terdakwa Jessica Kumala Wongso akan menjelaskan foto-foto ruang tahanan yang diperlihatkan oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang replik. Menurut jakasa, ruang tahanan Jessica merupakan ruangan paling mewah dibanding dengan tahanan lainnya.
Hukum
Selasa, 18 Okt 2016

Replik Jaksa Abaikan Cairan Lambung Mirna, Otto Tak Heran

Dalam persidangan Jessica Kumala Wongso dengan agenda pembacaan replik, Jaksa Penuntut Umum tidak membahas cairan lambung di tubuh Wayan Mirna Salihin yang terbukti negatif. Jawaban jaksa, menurut Otto Hasibuan, justru mengabaikan penyebab kematian Mirna.
Hukum
Minggu, 16 Okt 2016

Beda Es Kopi Mirna dan Jus Jeruk Munir

Kasus pembunuhan akibat racun yang diracik di dalam minuman tak hanya menimpa aktivis HAM Munir Said Thalib, tapi juga dialami Wayan Mirna Salihin. Namun, perlakuan aparat penegak hukum berbeda untuk kedua kasus tersebut.
Hukum
Jumat, 14 Okt 2016

Dugaan Sianida di Tas Jessica Tidak Terbukti, Kata Otto

Tuduhan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait sianida sebanyak 5 gram yang disimpan Jessica dalam tasnya diragukan oleh Kuasa Hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan. Alat yang diduga digunakan untuk meracuni Wayan Mirna Salihin tidak terbukti dalam persidangan.
Hukum
Kamis, 13 Okt 2016

Kuasa Hukum Jessica Bersikeras Jessica Tidak Bersalah

Kuasa Hukum Jessica Kumala Wongso Otto Hasibuan bersikeras Jessica tidak bersalah dalam perkara kematian Wayan Mirna Salihin. Pernyataannya didasari atas kenyataan yang menunjukkan bahwa dua alat bukti yang digunakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak ada dalam sidang.
Hukum
Kamis, 13 Okt 2016

Otto Nyatakan Saksi Ahli Psikologi Langgar Kode Etik

Saksi ahli psikologi yang sempat didatangkan dalam persidangan terdakwa Jessica Kumala Wongso disebut oleh Otto Hasibuan telah melanggar kode etik. Mengungkap rahasia klien di depan persidangan, psikolog akan mendapat ancaman pidana.
Hukum
Rabu, 12 Okt 2016

Sidang Pledoi Jessica Kumala Wongso Dilanjutkan Kamis Pagi

Sidang ke-28 perkara kematian Wayan Mirna Salihin yang digelar pada Rabu harus ditunda dan dilanjutkan pada Kamis (13/10/2016) pukul 09.00 WIB. Hal tersebut karena pembacaan pledoi dari tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso belum usai.
Hukum
Rabu, 12 Okt 2016

Hanya Otopsi yang Dapat Ungkap Sebab Kematian Mirna

Kuasa Hukum Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, menegaskan bahwa otopsi adalah jalan satu-satunya untuk dapat menentukan sebab kematian Wayan Mirna Salihin. Hal itu ia sampaikan karena di dalam persidangan terbukti bahwa dalam tubuh Mirna tidak ditemukan sianida yang selama ini diprediksi sebagai penyebab kematian Mirna.
Hukum
Rabu, 12 Okt 2016

Otto Pertanyakan Rekam Medis Mirna dalam Pledoi Jessica

Kuasa Hukum terdakwa Jessica, Otto Hasibuan mempertanyakan rekam medis Wayan Mirna Salihin yang tidak pernah dibuka selama persidangan, membuat pihak Jessica bertanya-tanya apakah ada hal yang disembunyikan oleh Jaksa Penuntut Umum. Otto menegaskan Jessica hanya berada di waktu dan tempat yang salah.
Rabu, 12 Okt 2016

Jessica Sampaikan Pledoi Setebal 3.000 Lembar

Dalam sidang lanjutan Jessica Kumala Wongso akan disampaikan nota pembelaan atau pledoi dari terdakwa dan kuasa hukumnya. Otto Hasibuan menyebut, pledoi yang akan dibacakan setebal 3.000 lembar.
Hukum
Kamis, 6 Okt 2016

Otto Ragukan Tuntutan Jaksa Soal Pidana 20 Tahun

Dakwaan Jaksa Penuntut Umum dalam persidangan Jessica di PN Jakarta Pusat, Rabu kemarin, diragukan Otto Hasibuan. Bila jaksa yakin, menurut Otto, Jessica tidak hanya dituntut 20 tahun penjara.
Kamis, 29 Sept 2016

Otto Hasibuan: Jessica Lupa, Wajar

Otto Hasibuan menganggap wajar bila Jessica lupa perihal pemindahan paperbag di atas meja nomor 54, Kafe Olivier. Meski tidak ingat, pengacara Jessica itu menyebut kliennya telah berkata jujur.