Indeks Sejarah

Dokumen Negara yang Hilang dan Manipulasi Sejarah
Hilangnya sebuah arsip, yang ternyata disimpan Mohammad Yamin sebenarnya cukup mengacaukan pengajaran sejarah. Ini bukan satu-satunya arsip yang hilang di Indonesia. Padahal arsip tersebut arsip penting (sejarah) negara Republik Indonesia.

Penderitaan Tahanan Pulau Buru dalam Sketsa
Di Pulau Buru, ada kelaparan, kerja paksa, tapi ada juga kasih sayang sesama tahanan. Gregorius Soeharsojo Goenito, seorang eks tahanan, menumpahkan semua yang dialaminya ke dalam sketsa.

Sketsa Pulau Buru Karya Eks-Tapol Jadi Dokumen Sejarah
Sketsa buatan Gregorius Soeharsojo Goenito, seorang tahanan politik di Pulau Buru, menjadi salah satu dokumen penting dalam sejarah Indonesia.

Simatupang Mematahkan Mitos
Simatupang berdebat sengit dengan guru sejarahnya. Ia berusaha mematahkan mitos-mitos sang guru yang bermental kolonialis itu.

Sekolah-sekolah di Zaman Belanda
Meski beruntung bisa sekolah macam HIS, ELS, MULO, AMS atau HBS, yang dinikmati tak lebih dari 10 persen orang Indonesia, tetapi diskriminasi tetap mereka alami.
Mengapa Pelajaran Sejarah Tak Disukai
Pelajaran Sejarah sebetulnya kaya dengan referensi kehidupan ini. Namun, cara pembelajaran yang penuh hafalan telah menjauhkan sejarah dari generasi muda Indonesia.
Sejarah Kutang Nusantara
Bertelanjang dada, bukan hal tabu bagi kebanyakan perempuan-perempuan Indonesia di masa lalu. Perlahan-lahan, setelah distribusi kain, kutang atau BH semakin mudah, dada perempuan-perempuan Indonesia makin tertutup.

Cerita Seputar Para Penculik G30S
Ahmad Yani dan jenderal lain diculik anggota Cakrabirawa yang sebelumnya adalah anggota pasukan Banteng Raider dari Jawa Tengah, yang cikal-bakalnya dibentuk oleh Yani sendiri. Letkol Untung sang pemimpin penculikan adalah mantan komandan raider itu juga.
Pemkot Surabaya Gelar Rekonstruksi Perobekan Bendera Belanda
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini akan melakukan pidato kebangsaan saat acara rekonstruksi perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit) di hadapan para partisipan.
Sejarah Perkabaran Injil di Papua
Memang keistimewaan ini bukan pada panorama alamnya melainkan sisi sejarahnya. Mansinam adalah saksi bisu kedatangan misionaris untuk mengabarkan kabar baik dalam Injil dan mengajarkan budaya dan tata cara hidup modern kepada penduduk lokal yang masih tergolong primitif.
Ironi Pencipta Sapta Marga
Kolonel Bambang Supeno pencipta Sapta Marga TNI salah satu satu dari sedikit perwira intelektual di masa awal revolusi. Tapi karir dan hidupnya ironis. Intelektualitasnya justru tak pernah bisa membawanya dalam puncak karir militer. Sebaliknya, di mana-mana ia terantuk masalah di internal Angkatan Darat.

Mencari Jejak Film Nusantara
Loetoeng Kasaroeng adalah film yang pertama kali dibuat di Indonesia. Namun, sejarah Film Indonesia tak bisa lepas dari Usmar Ismail.

Alumni Sekolah KW III
Sekolah Kolonial ini diniatkan Kerajaan Belanda untuk menghasilkan abdi-abdi kolonial. Namun, banyak di antara mereka justru mendukung Republik Indonesia.
Hilangnya Warisan Budaya Indonesia
Para kolektor asing berani membayar tinggi naskah kuno atau artefak asli Indonesia. Harganya bisa mencapai miliaran rupiah. Pemerintah kurang merespons karena belum fokus dalam pengelolaan warisan budaya.
Kala Sejarah(wan) Bersertifikasi
Pemerintah tiba-tiba melempar wacana untuk membuat sertifikasi bagi para sejarawan. Dalihnya agar sejarawan bisa mengirim 'karangan' ke jurnal internasional. Namun rencana ini bisa kontra produktif bila sertifikasi bersifat pendataan atau kontrol semata sehingga tidak ada manfaat yang bisa mengembangkan sejarawan untuk terus berkarya.

Para Haji di Persimpangan Kiri
Dalam sejarah pergerakan nasional, selain orang terpelajar yang pernah di sekolah Belanda, para haji pun juga aktif dalam pergerakan nasional. Sebagian bahkan harus bernasib malang karena dibuang.
Bir, Minuman Gagah-gagahan Warisan Belanda
Pada awal abad ke-20, bir adalah minuman laki-laki yang diperkenalkan orang-orang Belanda di Indonesia. Orang Indonesia pun banyak menyukainya sehingga industri ini membesar.
Para Jenderal dari Tanah Batak
Posisi tertinggi militer di Indonesia pernah dipegang oleh jenderal-jenderal Batak. Mereka berasal dari beragam marga, mula dari Panjaitan, Nasution, Siregar, dan marga lain.
Tionghoa di Dunia Olahraga Indonesia
Selain jago berdagang, orang-orang Tionghoa di Indonesia juga dikenal jago bermain bulutangkis. Namun, beberapa di antara mereka ternyata juga berprestasi di cabang olahraga lainnya seperti sepakbola, basket, Tenis, Tinju dan lainnya, juga berdarah Tionghoa.

Melihat Sejarah Indonesia di Pameran 'Indonesian Archives'
Pameran yang berlangsung sampai tanggal 31 Agustus 2016 tersebut memamerkan koleksi ANRI yang berkaitan dengan sejarah Indonesia di bidang politik, ekonomi, dan seni melalui teks, foto, dan audiovisual.
Masuk tirto.id








