Indeks Sejarah

Taman Makam Pahlawan sebagai Alat Propaganda
Gelar "pahlawan nasional" acapkali meringkas dan menyempitkan kompleksitas, motivasi, serta peranan si tokoh semasa hidup.
Merekam Desahan Ferdinand Marcos dan Dovie Beams
Meski desahan Ferdinand Marcos dalam pelukan Dovie Beams terekam dan tersiar ke publik Filipina pada 1971, Marcos tetap berkuasa hingga 1986. Rekaman bersanggama bisa jadi alat untuk menjatuhkan seseorang dari kekuasaan.

Diskriminasi dan Hukuman bagi Jilbab dan Cadar
Sebagaimana di Eropa, dalam tingkat tertentu, masyarakat umum di Indonesia masih berprasangka buruk terhadap perempuan yang mengenakan cadar.
Museum Islam Jakarta Diproyeksikan Jadi Ikon Ibu Kota
Jika pendiriannya nanti sudah selesai, Museum Islam Jakarta diharapkan menjadi ikon baru Ibu Kota. Musee du Louvre, Perancis, yang telah mendunia turut terlibat dalam pendirian Museum ini.

Nasib Suram Partai Gurem dalam Sejarah Politik Tanah Air
Politik elite di Indonesia melahirkan banyak partai gurem, dari masa Sukarno, Soeharto, hingga empat Pemilu terakhir.
Hikayat Rolls-Royce
Rolls-Royce disebut-sebut dalam dugaan penyuapan yang melibatkan Emirsyah Sattar, mantan Direktur Utama Garuda Indonesia. Selama ini, Rolls-Royce banyak dikenal sebagai merek mobil, tapi sesungguhnya ia sudah berkibar dalam industri penerbangan lewat dua jilid Perang Dunia.

Sejarah Kebakaran Pasar Senen Berulang
Kebakaran yang melanda Pasar Senen Kamis (19/1/2017) ini ternyata bukan sekali terjadi, ada sejarah panjang sejak pembangunan era Gubernur Ali Sadikin hingga terakhir tahun 2016 lalu.
"Kita Harus Bisa Memilah antara Sayid dan Habib"
Tidak semua keturunan Nabi, atau biasa disebut sayid, adalah habib. Perkara menguji validasinya diurus oleh lembaga bernama Rabithah Alawiyah.

Mereka datang ke Nusantara Demi Cincin Sulaiman
Dari Hadramaut di Yaman, orang-orang Arab berlayar, berdagang, lalu menetap dan beranak-pinak. Hingga muncullah banyak perkampungan orang Arab di Indonesia.
Menjadi Republik Ormas, Membiakkan Paramiliter
Indonesia kaya dengan cerita puluhan bahkan ratusan ormas dan laskar hingga kelompok paramiliter. Lalu apa urgensi program bela negara saat kekerasan vigilante kian menjamur?

Si Raja Debat yang Gigih Membela Islam
"Kalau Tuan merasa seorang Islam ... siapa lagi yang akan bela Islam di saat seperti itu selain Tuan? Bulatkan tekad, Islam harus Tuan bela!”
Dari Lidah Sampai Vagina, Hikayat Cabai Memedaskan Nusantara
Harga cabe melambung. Jika harga cabe masih tak terkendali, akan ada konversi lebih massif dari cabe ke saus curah.
Presiden yang Mewujud dalam Akting Sang Aktor
Memerankan presiden sekaligus tokoh besar dalam sejarah bukanlah tugas gampang. Daniel Day-Lewis yang memerankan Lincoln, Morgan Freeman yang jadi Nelson Mandela, dan Ario Bayu pemeran Sukarno, pernah mengalaminya.

Perang dan Damai yang Terus Mewarnai Hubungan Rusia-Turki
Sebelum Duta Besar Rusia terbunuh di Ankara, hubungan Rusia dan Turki penuh pasang surut. Perang dan damai selalu berulang dalam sejarah hubungan kedua negara.

Pepera, Cara Indonesia Siasati Potensi Keok Saat Referendum
Papua bergabung dengan Indonesia via referendum. Referendum bagaimana? Yang jelas bukan one man one vote, metode yang berpotensi membuat Indonesia kalah.

Si Kompor Mleduk Bertampang Udik dengan Rezeki Kota
Engkongnya orang kaya, juga jadi nama jalan di Kemayoran. Cucunya, Benyamin Sueb, ikut-ikutan kaya. Dan jadi nama jalan pula.

Makam Tan Malaka Disarankan Pindah ke TMP Kalibata
“Mengapa makam beliau tidak dipindah ke Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata. Bukankah Tan Malaka menyandang gelar Pahlawan Nasional?"
Mengapa Banyak Prostitusi di Dekat Rel Kereta Api?
Banyak sekali kawasan prostitusi di tanah Jawa berada di dekat rel kereta api. Bagaimana sejarah prostitusi di dekat rel?

Hikayat Bom Molotov
Sejak Perang Dunia II nama molotov sudah dilekatkan pada peledak ini. Pejuang kemerdekaan Indonesia pun memakainya. Kini memakan korban tak berdosa.
Orang-Orang Tionghoa di Singkawang
Sejarah Singkawang tak lepas dari Kesultanan Sambas, penambang Tionghoa dan emas. Setelah orang-orang Tionghoa ditekan pemerintah Belanda dan emas menurun, Singkawang berkembang.
Masuk tirto.id








