Indeks Sejarah

Alumni Sekolah KW III
Sekolah Kolonial ini diniatkan Kerajaan Belanda untuk menghasilkan abdi-abdi kolonial. Namun, banyak di antara mereka justru mendukung Republik Indonesia.
Hilangnya Warisan Budaya Indonesia
Para kolektor asing berani membayar tinggi naskah kuno atau artefak asli Indonesia. Harganya bisa mencapai miliaran rupiah. Pemerintah kurang merespons karena belum fokus dalam pengelolaan warisan budaya.
Kala Sejarah(wan) Bersertifikasi
Pemerintah tiba-tiba melempar wacana untuk membuat sertifikasi bagi para sejarawan. Dalihnya agar sejarawan bisa mengirim 'karangan' ke jurnal internasional. Namun rencana ini bisa kontra produktif bila sertifikasi bersifat pendataan atau kontrol semata sehingga tidak ada manfaat yang bisa mengembangkan sejarawan untuk terus berkarya.

Para Haji di Persimpangan Kiri
Dalam sejarah pergerakan nasional, selain orang terpelajar yang pernah di sekolah Belanda, para haji pun juga aktif dalam pergerakan nasional. Sebagian bahkan harus bernasib malang karena dibuang.
Bir, Minuman Gagah-gagahan Warisan Belanda
Pada awal abad ke-20, bir adalah minuman laki-laki yang diperkenalkan orang-orang Belanda di Indonesia. Orang Indonesia pun banyak menyukainya sehingga industri ini membesar.
Para Jenderal dari Tanah Batak
Posisi tertinggi militer di Indonesia pernah dipegang oleh jenderal-jenderal Batak. Mereka berasal dari beragam marga, mula dari Panjaitan, Nasution, Siregar, dan marga lain.
Tionghoa di Dunia Olahraga Indonesia
Selain jago berdagang, orang-orang Tionghoa di Indonesia juga dikenal jago bermain bulutangkis. Namun, beberapa di antara mereka ternyata juga berprestasi di cabang olahraga lainnya seperti sepakbola, basket, Tenis, Tinju dan lainnya, juga berdarah Tionghoa.

Melihat Sejarah Indonesia di Pameran 'Indonesian Archives'
Pameran yang berlangsung sampai tanggal 31 Agustus 2016 tersebut memamerkan koleksi ANRI yang berkaitan dengan sejarah Indonesia di bidang politik, ekonomi, dan seni melalui teks, foto, dan audiovisual.

Mewarnai Foto Hitam Putih
Masa lalu tak lagi di lihat hitam dan putih saja. Masa lalu punya warna lain selain hitam dan putih. Itulah mengapa orang-orang yang hobi mewarnai foto lawas itu merekontruksi sejarah melalui foto mereka.
Nasib Pribumi Depok
Para keturunan budak Chastelein itu kini termasuk orang paling malang. Mereka seperti dijauhkan dari sejarah hanya karena dianggap Belanda. Padahal mereka punya darah Indonesia juga. Nenek moyang mereka berjasa membuka lahan yang kini menjadi kota Depok.

Perupa Lekra Sahabat Soekarno
Sebagai pecinta keindahan, Soekarno tentu mencintai lukisan. Tak diragukan juga, Soekarno dekat dengan para pelukis Lekra yang dekat dengan PKI. Lukisan-lukisan karya pelukis Lekra menjadi bagian penting dari koleksi lukisan milik Soekarno.
Stonehenge di Inggris
Kawasan Stonehenge di Wiltshire, Inggris salah satu lokasi yang kerap muncul crop circle. Kawasan ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Orang-orang Indonesia di Kubu NICA
Di masa revolusi, banyak orang-orang Indonesia yang ingin NICA menjajah kembali Indonesia. Keberpihakan itu biasanya karena dorongan rasa mapan, kesetiaan yang mengakar atau masalah politis lainnya.
Tole, Mima, dan Sepenggal Kisah Heroik WNI di Israel
Kisah kemanusiaan ini datang dari negeri seberang. Dari warga negara Indonesia, yang menjadi pahlawan dalam tragedi Holocaust di negeri kincir angin. Penolongnya adalah dua orang asli Indonesia, Tole Madna dan Mima Saina.
Jejak Yahudi dalam Perang Kemerdekaan Indonesia
Kemerdekaan Indonesia disumbang oleh beragam etnis dan agama, tak terkecuali keturunan Yahudi. Para Yahudi dari Belanda, Australia, maupun dari Amerika itu memberikan sumbangan yang tidak kecil dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Westerling Pun Tersenyum
Pekan lalu, saat masih menjabat menkopolhukam, Luhut Pandjaitan menanggapi temuan International People's Tribunal 1965 bahwa Indonesia melanggar HAM dan melakukan genosida dengan sikap ogah kalah. Ia menyatakan akan mempersoalkan juga kasus pasukan Westerling yang membunuh ribuan warga sipil Indonesia pasca-1945 ke PBB. Mari periksa, sudah sejauh mana Belanda bersikap soal Westerling.

Parade Bom Seks Tanah Air
Sejarah film Indonesia tak pernah bisa lepas dari bom seks. Di masa lalu, penampilan artis-artis panas ini merupakan daya tarik tersendiri. Film yang ada bom seksnya pun masih dikenang hingga kini.

Angkatan Udara Berjuang dan Berkorban
Tanggal 29 Juli 1947 merupakan hari penting bagi Angkatan Udara. Operasi udara mengebom posisi lawan sukses dilakukan di tiga kota yang diduduki Belanda. Namun, operasi itu harus dibayar mahal dengan nyawa tiga perwira pentingnya.
Indonesia Asli Indonesia La Galigo
Meski tak banyak orang Indonesia tahu, La Galigo adalah karya sastra terbesar yang dimiliki Indonesia, bahkan sudah diakui dunia sebagai Memory of the World oleh UNESCO. Sekilas, cerita La Galigo tak kalah seru ketimbang cerita lain. Sementara kebanyakan orang Indonesia masa kini lebih tergila-gila pada cerita dari Turki.

"Sultan Hamid II Tidak Terbukti Melakukan Makar"
Tak banyak orang Indonesia tahu Sultan Hamid II dari Pontianak adalah perancang Lambang Negara Garuda Pancasila akan diajukan sebagai Pahlawan Nasional oleh Yayasan Sultan Hamid II. Setelah Republik Indonesia Serikat (RIS) bubar, Sultan Hamid II pun tersingkir dari panggung politik. Selaku Ketua Yayasan Sultan Hamid II, Anshari Dimyati mengajukan Sultan Hamid II sebagai Pahlawan Nasional atas jasanya sebagai perancang lambang negara Garuda Pancasila. Berikut wawancara Tirto.ID dengan Anshari Dimyati:
Masuk tirto.id








