Indeks Review Film

Laundry Show: Kumpulan Kelakar yang Tidak Mendarat
Uki ingin jadi bos setelah bosan jadi karyawan. Ia pikir bisa mencuci nasib lewat usaha binatunya.

Alita Battle Angel: Kerugian Lain Khas Adaptasi Manga Hollywood
Visual cukup menghibur tapi lemah di fokus cerita. Tak separah Dragonball: Evolution, Avatar: The Last Airbender, atau Death Note, tapi ditaksir akan menjadi kerugian besar pertama 20th Century Fox pada tahun ini.

Orang Kaya Baru: "Jangan Jadi Orang Kaya, Kamu Tidak Akan Kuat"
Menurut film OKB, sebaik-baiknya tempat bagi orang miskin adalah kemiskinan itu sendiri.

DreadOut: Cuma Butuh Powerbank untuk Membasmi Demit
Kengerian yang ditawarkan DreadOut tak beda jauh dari versi gim.

Keluarga Cemara: Drama yang Paling Menggugah adalah Kemiskinan
Untungnya ia tidak terjebak “poverty porn”, eksploitasi kemiskinan dengan over-dramatisasi.

Milly & Mamet: Antitesa AADC 2, Lebih Membumi untuk Para Ortu Muda
Karena kelelahan mengurus anak dan konflik akibat mengejar karier idaman itu lebih “relatable” ketimbang galau soal masa lalu sambil jalan keliling Jogja.

Spider-Man Into the Spider-Verse: Akhirnya Terasa Orisinal Kembali
Segar, kocak, menjanjikan—baik dari cerita maupun gaya artistik. Cukup ampuh untuk mengusir kejenuhan akibat terus-menerus disuguhi versi live-action yang berpremis serupa.

Widows: Kini Kendali Ada di Tangan Para Perempuan Kuat
Bukan kisah tentang perempuan yang merampok gara-gara kebosanan atau keinginan balas dendam, tapi karena miskin.

Sesuai Aplikasi: Berjejal Komika, Berakhir Mubazir
Film komedi yang dijejali pemain stand-up tapi tidak dibekali skenario bagus.

One Cut of the Dead: Super-Kreatif, Jaminan Pemancing Tawa
Debut sineas Jepang Shinichiro Ueda ini sukses menuntaskan rindu akan film zombie yang brilian seperti ‘Shaun of the Dead’ (2004). Karya layar lebar paling menghibur tahun ini.

Robin Hood: Sebuah Kegagalan Mendekonstruksi Ikon Klasik
Film ini niatnya ingin meniru dekonstruksi Batman di trilogi The Dark Knight.

Jumlah Penonton Film Ahok dan Hanum & Rangga Hingga Hari Ini
Jumlah penonton film Ahok mencapai 1.161.482. Sementaran Hanum & Rangga baru mencapai 362.303 penonton.

Suzzanna Bernapas dalam Kubur Tembus 1 Juta Penonton dalam 4 Hari
Total penonton Suzzanna Bernapas dalam Kubur mencapai 1.000.365.

Film Suzzanna Bernapas dalam Kubur: Komedi Setan yang Mudah Ditebak
Film ini tetap memancing tawa meski di bagian yang seharusnya serius, tidak ada seram-seramnya.

A Man Called Ahok: Drama "Apolitis" yang Bikin Ahok Keras Kepala
Tentang gaya mendidik sang ayah yang membentuk kepribadian si anak.

Tengkorak: Usaha Melokalkan Fiksi Ilmiah agar Lebih Membumi
Tengkorak adalah fiksi ilmiah yang jadi penyegar di tengah gelontoran film horor ecek-ecek atau roman picisan yang menjual rumus “asal syuting di luar negeri”.

Menunggu Pagi: Sekadar Gambar Hura-Hura, Narkoba, dan Cinta Semalam
Film biasa saja yang berusaha memotret kesenangan (dan kebodohan) anak muda yang bersenang-senang.

First Man: Perspektif Kelam di Balik Heroisme Pendaratan di Bulan
Film ini tidak meromantisasi jejak historis Neil Armstrong, tapi menyuguhkan ketegangan nan intim, “trial and error”, dan pertaruhan hidup-mati yang sehari-hari dihadapi astronot NASA.

Venom: Kebrutalan Tanggung yang Diselamatkan Performa Tom Hardy
Venom punya segudang modal untuk mengikuti jejak Deadpool atau Logan. Tapi Sony tak menjajakinya. Demi waralaba ambisius dan menjaga peluang masuk ke Marvel Cinematic Universe.

Johnny English Strikes Again: Obat Kangen Komedi si "Mr. Bean"
Rowan adalah legenda komedi “slapstick” yang mampu mempertahankan ciri khas meski sudah hampir 4 dekade berkarier di dunia hiburan.
Masuk tirto.id








