Indeks Papua

Politik
Senin, 3 Agt 2020

Otsus Papua Sudah Gagal, Tak Perlu Diperpanjang Lagi

Otsus Papua berakhir tahun depan. Banyak pihak menilai semestinya proyek itu tak dilanjutkan.
Sosial Budaya
Senin, 27 Juli 2020

Pengungsi Tembagapura Belum Bisa Pulang, Kapolda: Sabar

Kapolda Papua meminta pengungsi dari Tembagapura bersabar karena aparat belum bisa mengusir kelompok bersenjata.
Kesehatan
Senin, 27 Juli 2020

9 Buruh dari Area Tambang PT Freeport Indonesia Positif Corona

Jauh sebelumnya, 51 buruh di area tambang PT Freeport Indonesia positif Corona. Namun perusahaan itu enggan menghentikan operasional.
Hukum
Minggu, 26 Juli 2020

Kebrutalan di Nduga Papua: 2 Sipil Dianiaya & Ditembak Mati TNI

Bapak dan anak Elias Karunggu (40) Selu Karunggu (20) ditembak mati karena dianggap kelompok bersenjata. Kelompok bersenjata sendiri menyanggahnya.
Kesehatan
Jumat, 24 Juli 2020

240 Nakes di Jayapura Positif Corona, Satgas Minta Nakes Jaga Diri

Kota Jayapura, Papua merupakan salah satu contoh adanya klaster kesehatan akibat ada sebanyak 240 tenaga kesehatan positif COVID-19.
Politik
Sabtu, 11 Juli 2020

Ribuan Warganya Masih Mengungsi, Bupati Nduga Resmikan Koramil Baru

Nduga merupakan, zona merah yang rawan terjadinya konflik. Tahun lalu, Jokowi pernah menyatakan hal tersebut.
Politik
Jumat, 10 Juli 2020

Tolak Otsus, Benny Wenda: Referendum Solusi Permasalahan di Papua

Menurut Wenda, Ortsus hanya legalitas untuk menyingkirkan Bangsa Papua.
Kesehatan
Jumat, 10 Juli 2020

Pelayanan RSUD Jayapura Dibatasi Akibat 84 Nakes Positif COVID-19

Dari 84 tenaga kesehatan RSUD Jayapura yang positif COVID-19, 15 orang di antaranya sudah diizinkan pulang.
Hukum
Selasa, 7 Juli 2020

Biak Berdarah 6 Juli 1998: Jalan Damai Berbuntut Kematian

Biak Berdarah terjadi 22 tahun lalu, tepatnya pada 6 Juli 1998. Sampai kini tragedi tersebut belum diusut negara.
Hukum
Senin, 29 Jun 2020

DPR Kritik Buruknya Koordinasi Kejagung-Komnas HAM usut Kasus HAM

Anggota Komisi III DPR Taufik Basari melihat buruknya koordinasi Kejagung dan Komnas HAM dalam mengusut kasus dugaan pelanggaran HAM 
Hukum
Jumat, 26 Jun 2020

Memperingati Hari Anti Penyiksaan, Mengingat Represi Tahanan Papua

Hari ini hari anti penyiksaan. Contoh 'terbaik' penyiksaan, barangkali, adalah kisah-kisah tahanan politik Papua.
Hukum
Senin, 22 Jun 2020

Tapol Papua Buchtar Tabuni: "Teriak Referendum Itu Ekspresi"

Buchtar Tabuni bercerita kepada reporter Tirto dari balik sel. Ia bicara soal vonis terhadapnya, juga tentang referendum Papua.
Hukum
Senin, 22 Jun 2020

Indonesia Anggota DK PBB, tapi Sulit Bereskan Kasus Pelanggaran HAM

Turut serta menuntaskan pelanggaran HAM di luar negeri negeri semestinya berbanding lurus dengan penyelesaian serupa di dalam negeri.
Hukum
Minggu, 21 Jun 2020

Pemerintah Batal Ajukan Banding Putusan Pemblokiran Internet Papua

Pemerintah memandang putusan PTUN itu hanya deklaratif semata sehingga tidak ada lagi tindak lanjut yang perlu dilakukan oleh presiden atau pemerintah.
Hukum
Kamis, 18 Jun 2020

"Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Papua Seperti Merebus Batu"

"Penantian penyelesaian pelanggaran HAM berat di Papua ini seperti merebus batu yang tidak akan masak."
Hukum
Rabu, 17 Jun 2020

Tapol Papua Alexander Gobay Divonis 10 Bulan Penjara

Alexander Gobay juga dianggap majelis hakim telah terbukti melakukan tindak pidana makar.
Hukum
Rabu, 17 Jun 2020

Agus Kossay, Tapol Papua Penolak Rasisme Divonis 11 Bulan Penjara

Putusan majelis hakim PN Balikpapan jauh lebih rendah daripada tuntutan jaksa penuntut umum dari PN Jayapura.
Hukum
Rabu, 17 Jun 2020

Pembacaan Vonis 7 Tapol, Personel TNI-Polri Disiagakan di Jayapura

816 personel TNI-Polri disiagakan guna mengantisipasi adanya aksi penolakan terhadap vonis tujuh tahanan politik (tapol) Papua di PN Balikpapan.
Hukum
Rabu, 17 Jun 2020

Tapol Papua Irwanus Uropmabin Divonis 10 Bulan Penjara

Vonis hakim ini lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni lima tahun penjara.
Hukum
Rabu, 17 Jun 2020

Polisi Masuk Kampus USTJ Papua, Mahasiswa: Saya Dipukul & Diseret

Empat mahasiswa USTJ ditangkap setelah mendirikan posko perjuangan pembebasan tapol. Penangkapan diminta langsung oleh rektorat ke polisi dengan alasan pandemi COVID-19.