Indeks Korupsi E-ktp

Hukum
Senin, 9 Apr 2018

Dokter yang Tangani Novanto Bingung Soal Pemberitaan Media

Dokter spesialis jantung RS Medika Permata Hijau bingung terkait pemberitaan di televisi bahwa Setnov sudah dirawat tim medis bersama.
Hukum
Senin, 9 Apr 2018

Saksi Dokter Mengaku Tak Sempat Tangani Setya Novanto

Salah satu saksi dalam kasus merintangi penyidikan e-KTP, Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Djoko Sanjoto Suhud menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memeriksa Novanto atau membuat diagnosa.
Hukum
Senin, 9 Apr 2018

Saksi Dokter Akui Setya Novanto Bisa Keluar RS Setelah Kecelakaan

Dokter spesialis jantung RS Medika Permata Hijau, Mohammad Toyibi, memeriksa Setnov sehari setelah kecelakaan.
Hukum
Senin, 9 Apr 2018

Sidang Bimanesh Hadirkan Hilman Mattauch sebagai Saksi

Hilman Mattauch yang ikut terlibat dalam insiden kecelakaan Setnov akan menjadi saksi di persidangan Bimanesh hari ini.
Hukum
Minggu, 8 Apr 2018

Benarkah Aris Budiman Kuda Troya di Tubuh KPK?

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya tidak mengetahui maksud pengakuan Aris soal email yang menuding Direktur Penyidikan KPK menjadi “Kuda Troya”.
Hukum
Jumat, 6 Apr 2018

Aris Budiman Persoalkan Penyidikan e-KTP Usai KPK Lantik 2 Pejabat

Aris Budiman mengungkapkan klaimnya mengenai sejumlah masalah di internal KPK usai Komisi Antirasuah melantik dua pejabat baru, pada hari ini.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Fredrich Yunadi Minta 2 Saksi Disumpah Pocong & Pakai Lie Detector

Fredrich Yunadi meminta hakim memeriksa 2 saksi di persidangan perkaranya dengan alat pendeteksi kebohongan dan ritual sumpah pocong.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Kronologi dan Kejanggalan Setya Novanto Minta Diperban Saat di RS

Indri menjelaskan, saat membersihkan luka dengan Betadine, Setya Novanto juga sempat meminta obat merah.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Ade Komarudin Kembali Disinggung Terima Uang Korupsi e-KTP

Ade Komarudin disebut menerima uang sebesar 100 ribu dolar AS dari Sugiharto saat sidang korupsi e-KTP.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Peran Aktif Anang Sugiana di Korupsi Proyek e-KTP Menurut Irman

Irman menyatakan Anang Sugiana Sudiharjo merupakan petinggi perusahaan anggota konsorsium PNRI yang paling aktif berperan di proyek e-KTP.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Mantan Sekjen Kemendagri Bantah Ikut Pengondisian Proyek e-KTP

Di sidang terdakwa Anang, mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni membantah terlibat pengondisian untuk memenangkan konsorsium Andi Narogong.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Irman Akui Ada Intervensi Komisi II Saat Bahas Proyek E-KTP

Irman bersaksi di persidangan terdakwa Anang bahwa ada campur tangan Komisi II DPR saat membahas proyek e-KTP.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Sidang E-KTP Terdakwa Anang Hadirkan Saksi Diah Anggraeni

Sidang korupsi e-KTP dengan terdakwa Anang Sugiana Sudihardjo akan menghadirkan saksi Diah Anggraeni.
Hukum
Kamis, 5 Apr 2018

Usai Diperiksa 10 Jam, Made Oka Masagung Akhirnya Ditahan KPK

Setelah menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam, Made Oka Masagung akhirnya ditahan KPK.
Hukum
Selasa, 3 Apr 2018

KPK Belum Proses Nama-Nama yang Diduga Terlibat Proyek e-KTP

Hingga saat ini, KPK sudah menyidangkan 5 terdakwa kasus korupsi e-KTP.
Hukum
Selasa, 3 Apr 2018

KPK Periksa Keponakan Setya Novanto Sebagai Saksi Made Oka

KPK telah menetapkan Irvanto Hendra Pambudi Cahyo dan Made Oka Masagung sebagai tersangka.
Hukum
Senin, 2 Apr 2018

Saksi Perawat: Benjolan di Kepala Setnov Hanya Sebesar Kuku Jari

Menurut perawat, selain benjolan, luka lain yang dialami Setnov adalah sedikit luka lecet di tangan kiri dan kanan dan di dahi sebelah kiri.
Hukum
Senin, 2 Apr 2018

Perawat Heran Setnov Minta Obat Merah padahal Lukanya Tak Berdarah

Indri mengaku Setnov minta diperban dan obat merah padahal lukanya tidak berdarah-darah.
Hukum
Senin, 2 Apr 2018

Saksi Perawat Sebut Bimanesh Minta Infus Setnov Hanya Ditempel

Indri juga diminta memasang perban di kepala Setnov yang seharusnya tidak perlu.
Hukum
Minggu, 1 Apr 2018

Jalan Panjang Sebelum Setya Novanto Dituntut 16 Tahun Penjara

Penyidikan keterlibatan Setya Novanto dalam proyek KTP-elektronik menghasilkan 2.415 lembar laporan. Jaksa menuntutnya 16 tahun penjara dan beberapa hukuman lain.