Indeks Current Issue

Berani Ungkap Fakta Polisi Tembak Polisi Jadi Pertaruhan Polri
Publik menilai banyak kejanggalan dalam kasus polisi tembak polisi di rumah jenderal. Pengungkapan fakta secara transparan jadi pertaruhan Polri.

Tarik-ulur Pengisian Kursi MenPAN-RB Pengganti Tjahjo Kumolo
Lambatnya pengisian kursi MenpPAN-RB diduga akibat ada tarik-ulur dalam pengisian kursi yang menjadi jatah PDIP tersebut.

Menguji Pernyataan Menteri PUPR "Jakarta Sulit Dikembangkan Lagi"
Elisa sebut pemindahan ibu kota tak membuat masalah yang dihadapi Jakarta akan berkurang atau biaya perbaikannya jadi lebih murah.

Kasus Zulhas & Risiko Jokowi Pilih Politikus jadi Menteri Ekonomi
Penerapan pakta integritas dinilai sebagai solusi tepat agar kasus Zulhas tidak terulang. Para politikus yang jadi pejabat publik harus memahaminya.

Citayam Fashion Week: Mendobrak Bias Kelas, Ciptakan Subkultur Baru
Citayam Fashion Week dinilai mendobrak satu dominasi persepsi publik tentang kosmopolitan.

Kontroversi Pemerintah Batalkan Pencabutan Izin Ponpes Shiddiqiyyah
Keputusan pemerintah membatalkan kebijakan pencabutan izin Ponpes Shiddiqiyah Jombang menuai kontroversi. Ada motif politik?

Harga Pertamax & Urgensi Naiknya Harga BBM dan LPG Nonsubsidi
Fahmy Radhi mengingatkan Pertamina agar saat harga minyak dunia turun, maka harga BBM dan LPG non-subsidi harus disesuaikan kembali.

Usai Lili Mundur, KPK akan Lebih Baik & Kasusnya Diproses Pidana?
Meskipun Lili Pintauli resmi mundur dan penggantinya sedang diproses, tapi sejumlah pihak tetap mendorong agar kasusnya diproses secara hukum.

Mengusut Motif Polisi Tembak Polisi di Rumah Jenderal Bintang Dua
Kasus ini harus diusut tuntas dan transparan agar publik tidak berspekulasi terkait motif polisi tembak polisi di kediaman dinas petinggi Polri.

Pasal 240 RKUHP Ancam Kebebasan Ekspresi & Kriminalisasi Aktivis?
Peneliti KontraS menilai meski delik Pasal 240 RKUHP bersifat materiil, tetapi ukuran dari kerusuhan itu tidak jelas rumusannya.

Menanti Keberanian Presiden Keluarkan Perppu Presidential Threshold
Feri menilai ada sejumlah keuntungan bagi Presiden Jokowi bila berani keluarkan Perppu. Salah satunya ia akan nampak mematuhi konstitusi.

Pendefinisian Kritik Presiden di RKUHP: Rakyat Berpotensi Dipidana?
Pasal-pasal penghinaan baik terhadap presiden dinilai akan mengancam kebebasan berekspresi kendatipun terdapat pengetatan di sana sini.

Konstelasi Politik Jelang Pilpres 2024: Tiga Poros Sulit Terbentuk?
Poros ketiga di Pilpres 2024 berpotensi sulit terbentuk di tengah aksi manuver partai di luar KIB dan PDIP.

Motif Pemerintah-DPR Batasi Pembahasan RKUHP Hanya 14 Pasal Krusial
Keputusan pemerintah dan DPR hanya membatasi pembahasan RKUHP hanya 14 pasal krusial saja menuai kritik. Semestinya dibahas komprehensif.

Kasus KS di Pesantren Jombang: Bukti Relasi Kuasa & Victim Blaming
Kalis Mardiasih menilai kasus di Jombang merupakan wajah nyata bagaimana akar kekerasan seksual bersumber dari relasi kuasa yang sistemik dan berlapis.

Potensi Langgengnya Konflik Bersenjata di Papua Usai DOB Disahkan
Direktur PAHAM Papua, Gustaf Kawer sebut, selama pemerintah masih salah mengambil kebijakan di Papua, potensi konflik di sana meningkat.

Sistem Zonasi & Nasib SDN di Solo yang Hanya Terima Satu Siswa Baru
Satriwan menilai, sistem zonasi sangat bermasalah karena tak semua kelurahan punya sekolah negeri, termasuk kota besar di Jakarta.

Menyoal Logika Erick Thohir Mahasiswa Jangan Hanya Sibuk Pergerakan
Masinton menilai pernyataan Erick Thohir berbahaya bagi pola pikir anak muda dan berpotensi membentuk mental 'kuli'. Hanya berpikir kuliah dan kerja.

Kasus ACT Diproses Hukum, Bagaimana Nasib Aset & Uang Donasinya?
PPATK menemukan indikasi penyalahgunaan dana ACT diduga mengalir pada kepentingan pribadi dan dugaan aktivitas terlarang.

Kontroversi Eks Pangdam Achmad Marzuki jadi Penjabat Gubernur Aceh
Sejumlah lembaga masyarakat sipil menilai penunjukan Achmad Marzuki tidak sesuai meski disebut telah menjadi purnawirawan TNI.
Masuk tirto.id








